URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Semarang menggelar kegiatan lomba mendesain dan peragaan busana batik lokal asal Kabupaten Semarang . Melalui kegiatan ini, IWAPI berupaya untuk mendorong UMKM lokal, terutama batik khas Kabupaten Semarang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

IWAPI Kabupaten Semarang Coba Angkat Potensi Batik Lokal Lewat Lomba Desain dan Fashion Show

IWAPI Kabupaten Semarang Coba Angkat Potensi Batik Lokal Lewat Lomba Desain dan Fashion Show

IWAPI Kabupaten Semarang Coba Angkat Potensi Batik Lokal Lewat Lomba Desain dan Fashion Show

featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Kabupaten Semarang memiliki kekayaan warisan berupa batik dengan ciri khasnya tersendiri. Di antaranya Batik Patron dari Ambarawa, Shibori dari Desa Kenteng, dan Gemawang dari Jambu.

Guna menggali lebih dalam khasanah batik tersebut, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Semarang mencoba mengeksplorasi melalui kegiatan lomba mendesain dan peragaan busana batik lokal asal Kabupaten Semarang.

Wakil Ketua Umum III Bidang Perdagangan DPC IWAPI Kabupaten Semarang Ovi Safitri menyampaikan, latar belakang dilaksanakannya kegiatan tersebut adalah sebagai salah satu upaya mendorong UMKM lokal terutama batik khas Kabupaten Semarang.

“Concern kegiatan kali ini memang di batik. Makanya kami libatkan pelajar SMK, di samping kaum wanita tentunya, untuk menggali lagi lebih dalam khasanah perbatikan,” ujarnya di sela kegiatan HUT ke-48 IWAPI di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (16/2/2023).

Dijelaskan Ovi, potensi daerah terutama batik di Bumi Serasi sangat menonjol. Sehingga pihaknya menangkap peluang ini dengan menggandeng pelajar SMK di Kabupaten Semarang untuk dapat mengembangkan diri.

“Kita melihat potensi mereka untuk berkembang sangat besar, akan tetapi belum ada wadahnya. Oleh karena itu kita coba kasih mereka kesempatan untuk eksplore batik lagi,” terangnya.

Selain dengan lomba desain batik, pelajar SMK ini juga diberikan wadah untuk memamerkan karyanya melalui fashion show. Dengan itu ia berharap para generasi muda memiliki ruang yang lebih luas untuk berkespresi dan mengembangkan kreativitasnya.

“Selama ini yang kita tahu lulusan SMK diproyeksikan ke perusahaan untuk bekerja. Akan tetapi dengan langkah ini diharapkan mereka bisa menjadi entrepreneur dan memunculkan bibit-bibit desainer batik yang baru,” jelasnya.

Sementara Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengapresiasi apa yang dilakukan oleh DPC IWAPI Kabupaten Semarang kali ini. Menurutnya, usaha untuk membangkitkan UMKM pasca pandemi termasuk batik juga menjadi salah satu prioritas.

“Beberapa waktu lalu telah kita gelar Kabupaten Semarang Expo 2022, antusiasmenya luar biasa. Ini membuktikan bahwa UMKM kita memiliki daya saing yang tinggi,” bebernya.

Di luar itu, imbuh Ngesti, Pemkab Semarang juga menyediakan fasilitas bagi para pelaku UMKM untuk mengembangkan diri melalui Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan UMKM (PLUT KUMKM) di Kecamatan Tuntang.

“Silakan dimanfaatkan. Kami sediakan juga pelatihan bagaimana menjaga kualitas produk UMKM di sana,” tandasnya.

Sebagai informasi, selain lomba desain batik dan fashion show, rangkaian HUT ke-48 IWAPI juga diisi dengan bazar aneka produk UMKM lokal Kabupaten Semarang. Tak kurang dari 26 stand bazar mulai dari kuliner, jasa, biro travel, fashion, kriya hingga properti turut berpartisipasi. (win)

 

BACA JUGA :

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) meraih penghargaan Most Impactful University for National Integration dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026 di Solo pada 17 Juli 2026. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi UKSW dalam menghadirkan pendidikan inklusif, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program di bidang kesehatan, lingkungan, pemberdayaan UMKM, serta penguatan ekonomi desa.
Berkat Akademi BUMDes, UKSW Raih Pengakuan Nasional atas Inovasinya
Menjelang Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga, upaya Pemerintah Kota Salatiga melestarikan Gedung Pakuwon, bangunan cagar budaya yang menjadi lokasi bersejarah Perjanjian Salatiga 1757, masih terkendala komunikasi dengan pemilik yang berdomisili di Semarang. Hingga Selasa (21/7/2026), Disbudpar belum memperoleh respons atas permohonan audiensi sehingga pemerintah berencana menggandeng Pemkot Semarang untuk memfasilitasi pertemuan, sembari menyiapkan langkah pelestarian agar nilai sejarah bangunan tetap terjaga.
Begini Nasib Gedung Pakuwon Salatiga, Pemkot Kesulitan Bertemu Pemilik
Wali Kota Salatiga bersama Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan ziarah ke makam para mantan Wali Kota Salatiga pada Senin (21/7/2026) sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga. Ziarah dilakukan di TPU Ngemplak dan Makam Sidomulyo untuk mendoakan serta memberikan penghormatan kepada almarhum John Manuel Manoppo dan Letkol Soegiman atas jasa dan pengabdian mereka dalam membangun Kota Salatiga
Jelang Hari Jadi, Robby bersama Istri Tabur Bunga di Makam Mantan Wali Kota
Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan Sekolah Tani Milenial 2026 untuk mendorong regenerasi petani di tengah menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Program yang diikuti 240 peserta itu digelar di Kecamatan Sumowono, Selasa (21/7/2026), dengan pembekalan budidaya, kewirausahaan, dan pemasaran digital guna mencetak petani modern yang mampu menjaga ketahanan pangan.
Tak Malu jadi Petani, Khoirul Mantap Ikut Pelatihan Sekolah Tani Milenial Usai Lulus Kuliah
Legislatif Nilai Pengawasan Perizinan di Kabupaten Semarang Lemah, Pemkab Diminta Lebih Tegas
Legislatif Nilai Pengawasan Perizinan di Kabupaten Semarang Lemah, Pemkab Diminta Lebih Tegas
Kopdar dengan Media, Rutan Salatiga Bangun Sinergi, Tangkal Informasi Negatif
Kopdar dengan Media, Rutan Salatiga Bangun Sinergi, Tangkal Informasi Negatif

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Reformasi Transportasi Publik Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Reformasi Transportasi Publik: Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta