URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ajaib mengadakan acara berjudul Jagongan Bareng Ajaib di Ballroom Lantai 5 Hotel Tentrem, Jalan Gajahmada No.123 Kota Semarang pada Kamis (11/8/2022) malam.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jagongan Bareng Ajaib, Ganjar Beri Pesan Masyarakat Untuk Waspada Investasi Bodong

Jagongan Bareng Ajaib, Ganjar Beri Pesan Masyarakat Untuk Waspada Investasi Bodong

Jagongan Bareng Ajaib, Ganjar Beri Pesan Masyarakat Untuk Waspada Investasi Bodong

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Influencer & Founder Sekolah Saham Indonesia Dennis SLL dan Brand Ambasador Ajaib, Ghozali Everyday saat menjadi narasumber dalam acara Jagongan Bareng Ajaib di Ballroom Lantai 5 Hotel Tentrem, Jalan Gajahmada No.123 Kota Semarang pada Kamis (11/8/2022) malam.
featured-img

SEMARANG – Ajaib mengadakan acara berjudul Jagongan Bareng Ajaib di Ballroom Lantai 5 Hotel Tentrem, Jalan Gajahmada No.123 Kota Semarang pada Kamis (11/8/2022) malam. Dalam acara itu, Ajaib mengundang Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Influencer & Founder Sekolah Saham Indonesia Dennis SLL dan Brand Ambasador Ajaib, Ghozali Everyday untuk menjadi narasumber acara bertema Berani Rencanakan Masa Depan Dengan Ahlinya tersebut.

Acara itu juga dihadiri langsung oleh Komisaris Utama PT Ajaib Sekuritad Asia, Andi Gani Nena Wea dan CEO Ajaib Grup Anderson Sumarli.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengakui sampai saat ini memang masih banyak berkeliaran investasi-investasi bodong di Indonesia. Tak hanya itu, masyarakat juga masih banyak yang tertipu pada iming-iming keuntungan yang besar.

Untuk itu, pada Jagongan Bareng Ajaib ini, selain mengedukasi publik mengenai kelola keuangan,

Ganjar mengingatkan kepada masyarakat untuk berhati-hati dengan investasi bodong.

“Kita mengedukasi publik bagaiamana kalau mau investasi saham itu hati-hati jangan sampai terjebak perusahan bodong,” ujar Ganjar usai kegiatan kepada awak media.

Oleh karena itu, Ganjar menuntut masyarakat jika akan melakukan investasi khususnya saham ke perusahaan-perusahaan yang berada dalam naungan dan diakui oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).”Mesti terdaftar di OJK. Ini penting dulu yang pertama,” terangnya.

Disisi lain, Ganjar juga mewajibkan kepada perusahaan bidang investasi untuk mengedukasi publik sebelum mereka melakukan investasi seperti cara memilih, mencari informasi legalitas dan kredibilitas, sehingga tidak terjebak investasi bodong.

“Judulnya berani investasi, maka saham seperti apa sih yang menguntungkan. Nah mereka ini kita harapkan bisa mengedukasi publik,” tegas Ganjar.

Hal itu, kata Ganjar, agar masyarakat tahu adanya alternatif lain dalam mengelola keuangannya. Ganjar mengatakan, selama ini masyarakat masih terpaku pada kelola uang konvensional.

“Biasanya masyarakat itu kalau punya uang masih konvensional investasinya. Tanah, emas kemudian aset,” katanya.

Dengan mengedukasi publik tentang investasi, Ganjar berharap masyarakat lebih produktif dalam mengelola keuangan. “Ada yang lebih produktif lagi, saham. Ini mudah-mudahan bisa mengedukasi publik dari berbagai alternatif investasi yang ada,” imbuhnya.

Sementara itu, CEO Ajaib Grup, Anderson Sumarli menerangkan saat ini ada dus juta nasabah yang melakukan investasi menggunakan Ajaib. Ia menyebut, jutaan nasabah ini mayoritas juga belum pernah mengenal investasi.

Oleh karena itu, Ajaib berfokus pada pendekatan khususnya kepada anak muda yang baru mengenal dunia investasi.”Ada kurang lebih dua juta nasabah di Indonesia menggunakan Ajaib. Dan mayoritas dari mereka belum pernah berinvestasi sebelumnya. Maka dari itu pendekatan kami fokus untuk orang yang baru mulai dalam perjalanan investasi,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara