KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Jawa Tengah Siap Penuhi Kebutuhan Protein Hewani untuk MBG bagi 9 Juta Sasaran

Jawa Tengah Siap Penuhi Kebutuhan Protein Hewani untuk MBG bagi 9 Juta Sasaran

Jawa Tengah Siap Penuhi Kebutuhan Protein Hewani untuk MBG bagi 9 Juta Sasaran

Bupati Semarang Ngesti Nugraha saat meninjau program MBG di SD Negeri Gondoriyo, Kecamatan Jambu, beberapa waktu lalu. Foto: IST

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui program Makan Bergizi (MBG) menargetkan penyediaan protein hewani bagi sekitar 9 juta siswa, mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), termasuk juga santri di pondok pesantren, madrasah, serta kelompok rentan seperti ibu hamil dan menyusui.

Target ini dinilai realistis mengingat produksi telur dan daging ayam ras di Jawa Tengah saat ini berada pada kondisi surplus.

“Dengan kebutuhan 9 juta butir telur per hari atau sekitar 1.500 ton per hari, kita masih mampu mencukupi karena kedua komoditas ini merupakan sumber protein hewani termurah dan mudah dijangkau masyarakat,” ungkap Plt Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jawa Tengah, Ignasius Hariyanta Nugraha di Ungaran, Jumat (18/4/2025).

Namun, lanjut Hariyanta, program ini tidak lepas dari tantangan. Kebijakan pemerintah pusat yang membuka keran impor produk peternakan secara luas, termasuk daging, dinilai bisa mengancam kelangsungan peternakan rakyat dalam jangka pendek.

“Produk impor yang lebih murah membuat para peternak lokal kesulitan bersaing,” sambungnya.

Meski begitu, pemerintah daerah menekankan pentingnya membangun peternakan rakyat yang lebih efisien dan berdaya saing.

“Kita harus mendesain sistem peternakan rakyat yang efisien, agar harga produk lokal tidak jauh berbeda dengan produk impor. Di sisi lain, konsumen juga menunjukkan preferensi terhadap produk lokal,” urainya.

Ia mencontohkan perbandingan antara daging ayam broiler dan ayam kampung. Masyarakat dinilai lebih bangga dan menyukai rasa ayam kampung yang khas.

“Ini menunjukkan bahwa ternak lokal bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri karena memiliki cita rasa yang berbeda. Ini peluang yang harus kita manfaatkan,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah optimistis bahwa di balik setiap tantangan terdapat peluang. Program MBG diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas gizi generasi muda dan kelompok rentan, tetapi juga mendorong kebanggaan terhadap produk peternakan lokal. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]