URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Inflasi di Provinsi Jawa Tengah pada Juli 2025 tercatat sebesar 0,18% (mtm), lebih rendah dari bulan sebelumnya dan inflasi nasional, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS). Seluruh kota pemantauan inflasi di Jawa Tengah, seperti Tegal, Semarang, Surakarta, dan Purwokerto, mengalami inflasi, dengan Tegal mencatat angka tertinggi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Biaya Pendidikan Jadi Pendorong Utama Kenaikan, Inflasi Jateng Masih Aman

Biaya Pendidikan Jadi Pendorong Utama Kenaikan, Inflasi Jateng Masih Aman

Biaya Pendidikan Jadi Pendorong Utama Kenaikan, Inflasi Jateng Masih Aman

Rahmat Dwi saputra, Kepala Bank Indonesia Jawa Tengah
featured-img

RASIIKAFM.COM  | SEMARANG – Memasuki tahun ajaran baru 2025/2026, tekanan inflasi di Provinsi Jawa Tengah tetap berada dalam kondisi terkendali. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Jateng pada Juli 2025 sebesar 0,18% (mtm), lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 0,24% (mtm), dan juga lebih rendah dari angka inflasi nasional yang mencapai 0,30% (mtm).

Meski secara bulanan menunjukkan penurunan, secara tahunan inflasi Jawa Tengah tercatat 2,52% (yoy) atau sedikit lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional yang berada di level 2,37% (yoy).

Secara spasial, seluruh kota pemantauan inflasi di Jawa Tengah mengalami inflasi, dengan Kota Tegal mencatatkan angka tertinggi sebesar 0,41% (mtm). Sementara kota-kota lain seperti Semarang, Surakarta, dan Purwokerto mencatat inflasi dalam kisaran yang lebih rendah.

Kenaikan inflasi pada Juli ini terutama disebabkan oleh naiknya biaya di sektor pendidikan, seiring dimulainya tahun ajaran baru. Kelompok pengeluaran Pendidikan memberikan andil terbesar terhadap inflasi sebesar 0,09% (mtm). Komponen yang mengalami kenaikan antara lain biaya pendaftaran ulang dan SPP di jenjang taman kanak-kanak, SD, SMP, hingga SMA.

Harga BBM dan Pangan Ikut Sumbang Inflasi

Kelompok Transportasi turut menyumbang 0,03% (mtm) terhadap inflasi akibat penyesuaian harga BBM nonsubsidi oleh PT Pertamina (Persero) di awal Juli 2025. Harga Pertamax naik 3,31%, Pertamax Turbo 3,45%, Pertamax Green 95 3,52%, dan Dexlite 4,55% mengikuti tren harga minyak dunia.

Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau juga berkontribusi sebesar 0,03% (mtm). Komoditas seperti beras, bawang merah, dan cabai rawit masih menjadi penyumbang utama inflasi. Meski begitu, tekanan inflasi beras mulai melandai, dengan andil hanya 0,04% (mtm) pada Juli, turun dari 0,05% (mtm) di bulan sebelumnya. Hal ini didukung penyaluran beras program SPHP oleh Bulog Jawa Tengah yang terus digencarkan.

Sebanyak 12.651 ton beras SPHP ditargetkan tersalurkan hingga akhir Juli 2025 sebagai bagian dari total alokasi 168.686 ton sepanjang tahun ini.

Bank Indonesia bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan guna menjaga inflasi dalam kisaran target nasional 2,5±1%. Upaya tersebut mencakup penguatan pasokan, efisiensi distribusi, hingga stabilisasi harga pangan strategis di daerah. (hrs-wd)

BACA JUGA :

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendorong DPRD Jawa Tengah mempercepat pembahasan dan pengesahan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal saat Rapat Paripurna di Gedung Berlian, Semarang, Kamis (2/7/2026). Regulasi tersebut disiapkan sebagai payung hukum untuk memperkuat pendataan, akses jaminan sosial, bantuan hukum, pelatihan, permodalan, dan kesejahteraan pekerja informal di Jawa Tengah.
Pekerja Informal Jateng Selangkah Lagi Miliki Payung Hukum
Pertamina Turunkan Harga BBM Non-Subsidi Mulai 1 Juli 2026
Pertamina Turunkan Harga BBM Non-Subsidi Mulai 1 Juli 2026
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Perdagangan menyiapkan Shelter Kridanggo sebagai pusat penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) kuliner melalui program SIPEKAT. Rencana tersebut disampaikan dalam kegiatan diseminasi di Aula Dinas Perdagangan Kota Salatiga sebagai upaya menyelaraskan penataan ruang kota, fungsi jalan, dan pemberdayaan ekonomi pedagang melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan serta sektor perbankan.
PKL Kuliner Salatiga akan Dipusatkan di Shelter Kridanggo
Desa Kranggan di Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, mendapat apresiasi dari Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen karena berhasil mengembangkan potensi desa melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, perguruan tinggi, dan BUMDes. Saat menghadiri Festival Pande Besi dan Opor Bebek, Jumat (26/6), Taj Yasin meminta seluruh OPD menjadikan desa tersebut sebagai rujukan Program Desa Dampingan guna mempercepat kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.
Taj Yasin Minta OPD Jateng Tiru Desa Kranggan, Model Pengembangan Desa yang Sukses Dongkrak Ekonomi Warga
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital yang terus berkembang. Dalam media briefing di Semarang, Kamis (25/6/2026), BI mengungkap hingga 31 Mei 2026 Indonesia Anti-Scam Centre menerima 579.459 laporan penipuan digital, sehingga masyarakat diminta segera melapor jika menjadi korban agar peluang penyelamatan dana lebih besar.
Uang Hasil Kerja Bertahun-tahun Bisa Lenyap dalam Hitungan Menit, BI Jateng Ingatkan Bahaya Scam Digital
BI Jateng Stabilitas Rupiah Jadi Prioritas, Pertumbuhan Ekonomi Tetap Dijaga
BI Jateng: Stabilitas Rupiah Jadi Prioritas, Pertumbuhan Ekonomi Tetap Dijaga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menetapkan tiga koordinator kelompok masyarakat (Pokmas) Kelurahan Bergas Lor, Kecamatan Bergas, sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan APBD Kabupaten Semarang Tahun Anggaran 2019–2020. Ketiganya diduga menyelewengkan dana swakelola hingga merugikan keuangan negara sekitar Rp600 juta dan ditahan sejak 30 Juni 2026 untuk kepentingan penyidikan.
Korupsi Dana Swakelola Bergas Lor Terbongkar, Tiga Koordinator Pokmas Dijebloskan ke Tahanan
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar