URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Beredarnya kabar tentang pengumpulan iuran hadiah pensiun untuk Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Semarang, Djarot Supriyoto, mendapat bantahan dari sejumlah pejabat dan ASN di lingkungan Pemkab Semarang. Kepala BKUD Rudibdo dan Asisten Pemerintahan Rudi Susanto menyampaikan klarifikasi dari Kabupaten Semarang pada Selasa, 29 Juli 2025, setelah potongan surat berisi rincian dana untuk sepeda motor Yamaha NMAX dan karikatur tersebar di media sosial.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Buntut Pencatutan Nama Sekda Kabupaten Semarang Minta Motor Nmax, Sejumlah OPD Lakukan Penelusuran

Buntut Pencatutan Nama Sekda Kabupaten Semarang Minta Motor Nmax, Sejumlah OPD Lakukan Penelusuran

Buntut Pencatutan Nama Sekda Kabupaten Semarang Minta Motor Nmax, Sejumlah OPD Lakukan Penelusuran

Sekda Kabupaten Semarang Djarot Supriyoto. Foto: Dok. Rasika
Sekda Kabupaten Semarang Djarot Supriyoto. Foto: Dok. Rasika
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Beredarnya kabar mengenai pengumpulan iuran untuk hadiah pensiun Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Semarang, Djarot Supriyoto, mendapat respons dari sejumlah pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKUD) Kabupaten Semarang, Rudibdo, mengaku langsung melakukan klarifikasi kepada jajarannya setelah informasi tersebut mencuat.[custom-related-posts title=”Kabar terkait:” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

“Saya kontak sekretaris, kepala bagian, dan kepala bidang. Mereka menyatakan tidak mengetahui adanya surat permintaan iuran tersebut,” ujarnya saat dihubungi, Selasa (29/7/2025).

Ia menegaskan, tidak ada instruksi dari dirinya maupun dari Sekda terkait pengumpulan sumbangan. “Kalau dari saya juga tidak ada perintah soal itu. Dari Sekda juga tidak ada permintaan sumbangan,” tegasnya.

Menurut Rudibdo, momen pensiun seorang pejabat adalah hal yang wajar dan tidak perlu diperlakukan secara berlebihan. “Sama seperti pisah sambut Kapolres, Dandim, atau Kajari, acaranya hanya seremoni biasa di Pendopo Rumah Dinas,” ujarnya.

Senada, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kabupaten Semarang, Rudi Susanto, juga membantah adanya permintaan pembelian sepeda motor Yamaha NMAX untuk Sekda.

“Kalau ada kabar permintaan seperti itu, maka jelas itu hoaks,” katanya. Ia mengaku turut menelusuri informasi yang beredar, termasuk potongan surat yang tersebar di media sosial. “Namun sejauh ini tidak ditemukan adanya permintaan seperti yang dituduhkan,” ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, di media sosial beredar potongan surat yang memuat rincian iuran antar perangkat daerah (PD) dan kecamatan. Surat tersebut mencantumkan kekurangan dana sebesar Rp28 juta, serta pembelian sepeda motor NMAX seharga sekitar Rp35 juta dan karikatur seharga Rp2 juta. Dana disebutkan akan disetorkan paling lambat 30 Juli 2025 ke Bagian Umum Setda atau ke rekening atas nama Lisa Revania (sebelumnya tertulis Lisa Reviana).

Potongan surat tersebut juga disertai caption yang menyebut bahwa Sekda meminta iuran dari seluruh organisasi perangkat daerah dan kecamatan untuk membeli hadiah pensiun berupa sepeda motor dan karikatur.

Menanggapi hal tersebut, Sekda Djarot Supriyoto menyatakan secara tegas bahwa dirinya tidak pernah mengajukan permintaan tersebut.

“Demi Allah saya tidak pernah minta-minta seperti itu. Saya juga tidak tahu dari mana potongan surat itu berasal. Saya malah baru tahu dari ajudan saya,” tegasnya.

Djarot menyatakan akan mengambil langkah hukum karena merasa nama baiknya dicemarkan.

“Ini termasuk fitnah. Silakan cek ke dinas-dinas, apakah benar ada permintaan itu. Saya akan lapor polisi, karena ini merusak nama baik saya,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved