URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Duta Genre Kota Salatiga, Sheila dan rekannya, melakukan audiensi dengan Wali Kota Salatiga Robby Hernawan dan Ketua TP PKK Retno Margiastuti Robby Hernawan di Ruang Kerja Wali Kota Salatiga pada Selasa, 6 Mei 2025. Audiensi ini dilakukan untuk meminta dukungan dan arahan dalam rangka mengikuti perlombaan Duta Genre tingkat Provinsi Jawa Tengah. Dalam kesempatan itu, para Duta Genre menyampaikan bahwa mereka tengah menghadapi berbagai tantangan seperti public speaking, pengetahuan, dan kreasi sebagai bagian dari persiapan lomba yang akan berlangsung pada bulan Juli. Retno memberikan semangat agar peserta lebih percaya diri dan tegas saat tampil, sementara Robby menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi dalam mengembangkan potensi anak muda Salatiga, termasuk berani mencoba dan menggali peluang ekonomi kreatif.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jelang Lomba Tingkat Provinsi, Robby Beri Pesan kepada Sheila Duta Genre Salatiga

Jelang Lomba Tingkat Provinsi, Robby Beri Pesan kepada Sheila Duta Genre Salatiga

Jelang Lomba Tingkat Provinsi, Robby Beri Pesan kepada Sheila Duta Genre Salatiga

Wali kota Robby Hernawan berikan pesan kepada Duta Genre Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM l SALATIGA – Wali Kota Salatiga Robby Hernawan dan Ketua TP PKK Kota Salatiga Retno Margiastuti Robby Hernawan menerima audiensi dari Forum Anak dan Duta Genre di Ruang Kerja Wali Kota Salatiga, Selasa (06/05/2025).

Mewakili Salatiga, Duta Genre akan segera melakukan perlombaan di tingkat Provinsi. Banyak challenge yang dihadapi mulai dari public speaking, pengetahuan, dan kreasi. Akan hal itu, kedua Duta Genre membutuhkan dukungan dan pengarahan dari Wali Kota serta Ketua TP PKK Kota Salatiga agar terus bersemangat dalam menghadapi perlombaan.

”Persiapan kami sendiri kami telah menjalankan head to head challenge melalui live instagram dan kedepannya masih banyak lagi challenge-challenge sebagai syarat-syarat untuk menjalani lomba duta genre ini di bulan juli,” ucap Sheila sebagai Duta Genre Kota Salatiga.

Retno memberikan wejangan kepada para peserta untuk terus yakin dan tidak takut dalam menjalani challenge yang ada terutama yang terdekat ada challenge public speaking.

”Harapan bunda nanti saat lomba saat tampil public speaking-nya sudah siap ya harus sudah pede, jangan takut-takut ngomongnya, yang tegas dalam menyampaikan. Bunda pesan nanti mewakili Kota Salatiga tunjukkan potensi salatiga yang ada. Jangan lupa ya,” Kata Ketua TP PKK Kota Salatiga.

Akan banyaknya potensi di Salatiga, Wali Kota Salatiga memberikan nasihat supaya anak-anak muda terus berkreasi mengembangkan potensi yang ada di Salatiga. Ia menekankan tidak harus bekerja sendiri namun juga bisa berkolaborasi dengan siapa saja.

”Contohnya ada anak muda di Cirebon itu hanya lulusan SMA menguasai digital marketing dan hanya menjual Sachet Kapal Api bisa sampai 500 juta sebulan. Salatiga itu potensi, jadi kondisi alamnya itu berpotensi besar asal mau berinovasi, asal kreatif. Anak-anak muda ini juga bisa berkolaborasi dengan PKK juga bisa. Yang penting itu kreatif dan juga berani mencoba,” ujar Robby.

BACA JUGA :

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved