URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Penemuan jenazah di sungai Jalan Sriwijaya, Candisari atau tepatnya di depan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Jateng (Jateng), Kamis (11/8/2022) ternyata adalah korban tabrak lari.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jenazah Yang Ditemukan di Sungai Jalan Sriwijaya Ternyata Korban Tabrak Lari oleh Lawyer

Jenazah Yang Ditemukan di Sungai Jalan Sriwijaya Ternyata Korban Tabrak Lari oleh Lawyer

Jenazah Yang Ditemukan di Sungai Jalan Sriwijaya Ternyata Korban Tabrak Lari oleh Lawyer

Giant Permana seorang Lawyer yang menabrak Hendro Margo Raharjo di Jalan Sriwijaya yang jasadnya ditemukan mengambang di sungai depan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Jateng (Jateng) diamankan kepolisian.
Giant Permana seorang Lawyer yang menabrak Hendro Margo Raharjo di Jalan Sriwijaya yang jasadnya ditemukan mengambang di sungai depan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Jateng (Jateng) diamankan kepolisian.
Featured Image

SEMARANG – Penemuan jenazah di sungai Jalan Sriwijaya, Candisari atau tepatnya di depan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Jateng (Jateng), Kamis (11/8/2022) ternyata adalah korban tabrak lari.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan, korban bernama Hendro Margo Raharjo warga Jalan Tegalsari Perbalan RT 5 RW 3, Kelurahan Wonotingal Kecamatan Candisari, Kota Semarang.[irp posts=”41059″ name=”Geger! Penemuan Jasad di Sungai Sriwijaya Semarang”]

Pria 59 tahun itu ditabrak oleh mobil Toyota Yaris warna silver bernomor polisi H 9476 LM yang dikemudikan oleh seorang Lawyer bernama Giant Permana warga Palebon Tengah Baru No. 4 RT 7 RW 11, Kelurahan Palebon, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang.

“Bukan korban pembunuhan atau kekerasan. Jadi korban tabrak lari oleh seorang Lawyer yang sudah praktek selama 4 tahun,” ujar Irwan saat rilis kasus di Mapolrestabes Semarang, Jumat (12/8/2022).

Kombes Irwan menjelaskan, awal mula kasus ini bermula ketika pihaknya menerima laporan adanya penemuan mayat yang mengambang di Sungai Jalan Sriwijaya sekira pukul 15.00 WIB. Mendapat informasi itu, pihaknya meminta Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mencari penyebab pasti kematian korban.

Saat dilakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban, ditemukan sejumlah luka yang berada di kepala korban. Karena curiga ada indikasi orang lain atas kematian korban, kemudian pria yang bekerja di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tersebut dibawa ke RSUP Kariadi untuk dilakukan autopsi.

“Kita juga melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) di lokasi kejadian memeriksa saksi dan CCTV yang ada di sekitar lokasi dapat disimpulkan bahwa peristiwa ini adalah kecelakaan atau tabrakan,” jelasnya.

Sebelum kejadian, lanjut Irwan, korban pada saat itu sedang melakukan olahraga jogging atau lari di pinggir jalan tersebut.”Saat ditabrak, korban mengalami luka pada kepala sobek sepanjang kurang lebih tujuh centimeter di dua titik,” terangnya.

Saat insiden lalu lintas ini, ada saksi yang melihat mobil yang menabrak orang. Karena khawatir, kemudian saksi tersebut menghampiri dan mencoba objek yang tertabrak itu. Namun, saat dilakukan pencarian, tak ditemukan apapun lantaran pada saat kejadian, lokasi dalam keadaan gelap.

“Namun tak menemukan apa-apa sehingga (saksi) pergi pulang. Kira-kira begitu pada pagi hari,” ucapnya.

Kemudian pada sore hari seorang bocah yang sedang mencari cacing di lokasi kejadian melihat sesosok badan orang yang mengambang dan tidak ada pergerakan sama sekali.

Sementara itu, dihadapan polisi dan awak media, pelaku mengaku tak mengetahui objek atau benda apa yang ia tabrak. Saat kejadian, pada waktu itu kondisi jalan gelap dan ia sedang memeriksa setelah menerima notifikasi ponselnya yang berada di dasbord sebelah kiri bangku supir.

“Pada saat kejadian itu saya tidak melihat apa yang saya tabrak itu orang. Awalnya di kampung sebelum perpustakaan saya melirik ada notifikasi handphone jadi saya melirik dan pas jalan di depan Gedung Perpustakaan saya merasa kayak ada benturan,” bebernya.

Karena curiga dengan apa gang dirinya rasakan, kemudian ia turun sejenak untuk memeriksa penyebab benturan tersebut. Kebetulan di lokasi terdapat pengguna jalan roda dua yang mengetahui hal itu dan dirinya langsung meminta bantuan untuk memeriksa di lokasi kejadian.

“Pada saat setelah kejadian sebenarnya saya berada di lokasi saya langsung berhenti. Saya sudah berusaha menolong dan mencari. Sebelum ada orang yang tahu kejadian saya mencari dan kebetulan ada orang yang tahu juga. Terus saya bilang ke orang itu kalau dia lihat ayo bantu saya mencari tapi tidak ketemu apa-apa,” katanya.

“Saya saat mengemudi dalam keadaan sadar habis dari warung saya. Saya juga pelan-pelan saat berkendara,” tuturnya.

Disisi lain, Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP SIgit menerangkan, diduga pelaku mengendarai mobil dengan kecepatan 50 KM/jam. Setelah kejadian dirinya bekerja sama dengan Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang untuk melakukan pemeriksaan.

“Saat barnag bukti mobil ditemuka rambut dans setelah dilakukan pemeriksaan hasilnya benar rambut korban,” imbuhnya.

Saat ini barang bukti dan pelaku sudah diamankan di Mapolrestabes Semarang untuk proses hukum lebih lanjut. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dapat dijerat dengan Pasal 359 KUHPidana dengan ancaman paling lama lima tahun penjara.

BACA JUGA :

Polres Salatiga menggelar latihan kesiapsiagaan penanganan gangguan kamtibmas di depan Kantor Pemkot Salatiga, Kamis (23/4/2026), dengan skenario unjuk rasa hingga ricuh. Kegiatan ini melibatkan Forkopimda untuk menguji kesiapan personel, koordinasi lintas sektor, serta memastikan respons cepat sesuai prosedur dalam menghadapi potensi eskalasi.
Hadapi Mayday, Polres Salatiga Siap! Sudah Gelar Latihan di Hadapan Forkopimda
Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang menggelar simulasi Sispamkota di Kantor Bupati, Kamis (23/4/2026), untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan seperti unjuk rasa. Kegiatan ini dilakukan dengan melatih personel sesuai prosedur serta mengedepankan pendekatan dialogis dalam menangani aspirasi masyarakat.
Simulasi Pengamanan Kota Digelar, Kapolres dan Bupati Semarang Pastikan Kesiapsiagaan Hadapi Unjuk Rasa
SMKN 1 Bawen mengekspor edamame ke Jepang melalui kerja sama industri sebagai bagian pembelajaran berbasis produksi, Kamis (23/4/2026). Program di lahan 3 hektare ini melibatkan 400 siswa dan dikembangkan sejak empat bulan terakhir untuk memenuhi permintaan pasar sekaligus mencetak lulusan berdaya saing global.
Edamame SMKN 1 Bawen Tembus Ekspor Jepang
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan menghadiri peluncuran Indeks Kota Toleran 2025 oleh SETARA Institute di Jakarta, Rabu (22/4/2026), saat Salatiga kembali meraih peringkat pertama dengan skor 6,492. Capaian ini diraih melalui kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kerukunan serta memperkuat nilai toleransi secara berkelanjutan.
Selamat! Salatiga Sandang Kota Paling Toleran di Indonesia

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Mudik Lebaran 2026 Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Mudik Lebaran 2026: Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran

INFOGRAFIS

TERKINI

PT Trans Marga Jateng menyalurkan 200 paket sembako kepada warga Bugel dan Kauman Kidul di Taman Wisata Sejarah Salatiga, Kamis (23/4/2026), sebagai bentuk tanggung jawab sosial proyek akses tol Pattimura. Bantuan ini diberikan untuk mendukung kesejahteraan warga terdampak sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
TMJ Peduli, Salurkan 200 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Akses Tol Pattimura
PT Trans Marga Jateng menyalurkan 200 paket sembako kepada warga Bugel dan Kauman Kidul di Taman Wisata Sejarah Salatiga, Kamis (23/4/2026), sebagai bentuk tanggung jawab sosial proyek akses tol Pattimura....
Polres Salatiga menggelar latihan kesiapsiagaan penanganan gangguan kamtibmas di depan Kantor Pemkot Salatiga, Kamis (23/4/2026), dengan skenario unjuk rasa hingga ricuh. Kegiatan ini melibatkan Forkopimda untuk menguji kesiapan personel, koordinasi lintas sektor, serta memastikan respons cepat sesuai prosedur dalam menghadapi potensi eskalasi.
Hadapi Mayday, Polres Salatiga Siap! Sudah Gelar Latihan di Hadapan Forkopimda
Polres Salatiga menggelar latihan kesiapsiagaan penanganan gangguan kamtibmas di depan Kantor Pemkot Salatiga, Kamis (23/4/2026), dengan skenario unjuk rasa hingga ricuh. Kegiatan ini melibatkan Forkopimda...
Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang menggelar simulasi Sispamkota di Kantor Bupati, Kamis (23/4/2026), untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan seperti unjuk rasa. Kegiatan ini dilakukan dengan melatih personel sesuai prosedur serta mengedepankan pendekatan dialogis dalam menangani aspirasi masyarakat.
Simulasi Pengamanan Kota Digelar, Kapolres dan Bupati Semarang Pastikan Kesiapsiagaan Hadapi Unjuk Rasa
Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang menggelar simulasi Sispamkota di Kantor Bupati, Kamis (23/4/2026), untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan seperti unjuk...
Bikin Resah, Satpam UKSW Amankan 5 Orang Diduga DC
Bikin Resah, Satpam UKSW Amankan 5 Orang Diduga DC
Petugas keamanan UKSW mengamankan lima orang yang diduga debt collector di area kampus Salatiga, Kamis (23/4/2026), setelah kedapatan memantau dan memotret kendaraan saat kampus ramai. Mereka dibawa ke...
SMKN 1 Bawen mengekspor edamame ke Jepang melalui kerja sama industri sebagai bagian pembelajaran berbasis produksi, Kamis (23/4/2026). Program di lahan 3 hektare ini melibatkan 400 siswa dan dikembangkan sejak empat bulan terakhir untuk memenuhi permintaan pasar sekaligus mencetak lulusan berdaya saing global.
Edamame SMKN 1 Bawen Tembus Ekspor Jepang
SMKN 1 Bawen mengekspor edamame ke Jepang melalui kerja sama industri sebagai bagian pembelajaran berbasis produksi, Kamis (23/4/2026). Program di lahan 3 hektare ini melibatkan 400 siswa dan dikembangkan...
Muat Lebih

POPULER

Sebanyak 85 siswa LPK Serbaindo Salatiga diwisuda di Laras Asri, Kamis (16/4/2026), di tengah meningkatnya peluang kerja ke Jepang. Lulusan bersertifikasi bahasa Jepang N3 diminati sektor caregiver, didorong perubahan visa kerja dan tingginya permintaan tenaga asing, dengan potensi gaji di atas Rp16 juta.
Kondisi Ekonomi Lesu, LPK Serbaindo Justru Sukses Kirim Tenaga Kerja ke Jepang
Pembanggunan Exit Tol Pattimura Salatiga Segera Dilaksanakan, 10 Tahun Perjuangan Fadholi Berbuah Manis
Pembanggunan Exit Tol Pattimura Salatiga Segera Dilaksanakan, 10 Tahun Perjuangan Fadholi Berbuah Manis
Program ketahanan pangan hortikultura melalui BUMDes Mekar Wijaya mulai membuahkan hasil di Desa Wonoyoso, Pringapus, Semarang, Selasa (21/4/2026), saat panen perdana melon premium digelar. Dikelola modern dengan konsep petik sendiri, program ini dipilih karena risiko rendah dan permintaan tinggi, sekaligus menjadi edukasi dan peluang ekonomi bagi masyarakat.
Panen Perdana, BUMDes Wonoyoso Pringapus Tawarkan Sensasi Petik Melon Premium Sendiri

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved