URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Lima kecamatan di Kabupaten Semarang direncanakan menjadi lokasi pengembangan kopi arabika, antara lain Kecamatan Getasan, Jambu, Banyubiru, Sumowono dan Kecamatan Bandungan. Wilayah tersebut memiliki ketinggian di atas 1.000 mdpl dan kondisi tanah yang baik untuk pengembangan kopi arabika.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kabupaten Semarang Dibidik Jadi Sentra Kopi Arabika

Kabupaten Semarang Dibidik Jadi Sentra Kopi Arabika

Kabupaten Semarang Dibidik Jadi Sentra Kopi Arabika

Dispertanikap Kabupaten Semarang melaksanakan Bimtek Temu Usaha Perkopian yang melibatkan sekitar 30-an petani dari lima kecamatan, di Kedai Kopi Gayeng, Dusun Tompak, Desa Genting, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Kamis (17/11/2022) sore.

(Foto/win)

Dispertanikap Kabupaten Semarang melaksanakan Bimtek Temu Usaha Perkopian yang melibatkan sekitar 30-an petani dari lima kecamatan, di Kedai Kopi Gayeng, Dusun Tompak, Desa Genting, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Kamis (17/11/2022) sore.
Featured Image

UNGARAN – Lima kecamatan di Kabupaten Semarang direncanakan menjadi lokasi pengembangan kopi arabika. Ke-lima kecamatan itu adalah Kecamatan Getasan, Jambu, Banyubiru, Sumowono dan Kecamatan Bandungan. Pasalnya wilayah tersebut memiliki ketinggian di atas 1.000 mdpl dan kondisi tanah yang baik untuk pengembangan kopi arabika.

Berdasarkan penuturan Kasi Perkebunan Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan, Rusi Ambarwati, pengembangan budidaya kopi arabika ini merupakan tindaklanjut dari kegiatan Kontes Kopi Nasional yang digelar dalam rangkaian kegiatan Kabupaten Semarang Expo (Kasmex) 2022, beberapa waktu lalu.

“Sebagai reward, Kabupaten Semarang diberikan kepercayaan oleh Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) dan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka) untuk mengembangkan potensi kopi arabika,” ujarnya.

Terkait hal ini, pihaknya telah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Temu Usaha Perkopian yang melibatkan sekitar 30-an petani dari lima kecamatan, di Kedai Kopi Gayeng, Dusun Tompak, Desa Genting, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang.

“Diproyeksikan dalam waktu tiga tahun ke depan, Kabupaten Semarang sudah siap untuk memproduksi kopi arabika, seperti halnya kopi robusta yang telah dikembangkan dalam tiga tahun terakhir,” ungkapnya.

Dalam pengembangan ini, lanjut Rusi, Kabupaten Semarang mendapatkan dukungan 30 ribu benih kopi arabika dari Puslitkoka, yang rencananya akan ditanam di lima kecamatan potensial tersebut.

“Makanya para petani diberikan beberapa pembekalan mengenai teknis pesemaian, perawatan tanaman dan sterusnya agar nantinya tanaman kopi arabika yang dibudidayakan mampu berproduksi maksimal,” sambungnya.

Rusi juga menyampaikan, secara umum program pengembangan kopi arabika ini sudah dimulai di Kabupaten Semarang tahun 2022 ini. Pendampingan juga sudah dilakukan oleh tim Puslitkoka hingga tiga tahun ke depan. Sehingga diharapkan produksi kopi arabika Kabupaten Semarang sudah bisa seperti kopi robusta, yang saat ini tinggal menunggu terbitnya sertifikat indikasi geografis (IG) yang sebelumnya telah didaftarkan Bupati Semarang.

“Kopi robusta sudah emiliki sertifikat IG dan telah mendapatkan penilaian sebagai produk kopi terbaik yang masuk 15 besar secara nasional. Semoga arabika juga bisa menyusul nantinya,” paparnya.

Sementara salah satu petani kopi asal Kecamatan Jambu, Antep Rosit mengaku kopi arabika di Kecamatan Jambu cukup menjanjikan. Meski demikian, ia mengakui selama ini terkendala oleh kebiasaan petani yang tidak sabar untuk melakukan petik merah. Artinya, kopi yang belum matang sudah dipetik sehingga harga jualnya anjlok bahkan di bawah kopi robusta. Padahal, jika para petani kopi mau melakukan petik merah, harga keekonomiannya cukup tinggi.

“Untuk saat ini saja harga green bean kopi arabika bisa mencapai Rp 80.000 per kilogram,” katanya. (win)

 

BACA JUGA :

Arus Balik Lebaran, One Way Nasional Berlaku Mulai 24 Maret 2026
Arus Balik Lebaran, One Way Nasional Berlaku Mulai 24 Maret 2026
One Way Nasional Mudik Lebaran 2026 Resmi Ditutup, Lalu Lintas Kembali Normal
One Way Nasional Mudik Lebaran 2026 Resmi Ditutup, Lalu Lintas Kembali Normal
TG
Berikan Kenyamanan Pemudik, Kodim 0714/Salatiga Dirikan Posko Pengamanan SCI
Indahnya Toleransi, Pemuda Gereja, Bantu Lancarkan Shalat Idul Fitri Muhammadiyah di Ramayana Salatiga
Indahnya Toleransi, Pemuda Gereja, Bantu Lancarkan Shalat Idul Fitri Muhammadiyah di Ramayana Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Mudik Lebaran 2026 Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Mudik Lebaran 2026: Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal

INFOGRAFIS

TERKINI

Arus Balik Lebaran, One Way Nasional Berlaku Mulai 24 Maret 2026
Arus Balik Lebaran, One Way Nasional Berlaku Mulai 24 Maret 2026
Rekayasa lalu lintas one way nasional diterapkan Korlantas Polri bersama Kementerian Perhubungan dan operator tol di sejumlah ruas pada 24 Maret 2026, menyusul prediksi puncak arus balik 23–24 Maret, guna...
One Way Nasional Mudik Lebaran 2026 Resmi Ditutup, Lalu Lintas Kembali Normal
One Way Nasional Mudik Lebaran 2026 Resmi Ditutup, Lalu Lintas Kembali Normal
Rekayasa one way nasional arus mudik Lebaran 2026 resmi ditutup. Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tetap waspada, pastikan kondisi prima, BBM cukup, dan patuhi arahan petugas demi keselamatan.
TG
Berikan Kenyamanan Pemudik, Kodim 0714/Salatiga Dirikan Posko Pengamanan SCI
Arus mudik H-1 Lebaran di JLS Salatiga terpantau lengang. TNI bersama Pramuka dan Linmas mendirikan posko siaga lengkap dengan fasilitas istirahat dan ambulance untuk kenyamanan pemudik.
Indahnya Toleransi, Pemuda Gereja, Bantu Lancarkan Shalat Idul Fitri Muhammadiyah di Ramayana Salatiga
Indahnya Toleransi, Pemuda Gereja, Bantu Lancarkan Shalat Idul Fitri Muhammadiyah di Ramayana Salatiga
Shalat Idulfitri di halaman Mal Ramayana Salatiga berlangsung lancar dengan pengamanan ketat dari TNI/Polri. Para pemuda Gereja GPIB Tamansari turut membantu kelancaran ibadah, mencerminkan toleransi antar...
Arus Lalin dari Exit Tol hingga Tingkir Merayap, Satlantas Berlakukan Rekayasa
Arus Lalin dari Exit Tol hingga Tingkir Merayap, Satlantas Berlakukan Rekayasa
Rekayasa lalu lintas dilakukan Satlantas Polres Salatiga dipimpin AKP Henry Sulistyanta di Karang Balong, Tingkir, Kamis (19/3/2026), guna mengurai kepadatan arus kendaraan dari exit tol menuju pusat kota....
Muat Lebih

POPULER

Lonjakan pembelian bunga terjadi di Terminal Wisata Bandungan Indah, Kabupaten Semarang, Kamis (19/3/2026), oleh warga dari berbagai daerah menjelang Idulfitri, untuk kebutuhan ziarah dan hiasan rumah, dengan beragam pilihan bunga dijual terjangkau sehingga aktivitas pasar meningkat signifikan.
Jelang Lebaran, Ribuan Warga Serbu Pasar Bunga Bandungan
TG
Berikan Kenyamanan Pemudik, Kodim 0714/Salatiga Dirikan Posko Pengamanan SCI
One Way Nasional Mudik Lebaran 2026 Resmi Ditutup, Lalu Lintas Kembali Normal
One Way Nasional Mudik Lebaran 2026 Resmi Ditutup, Lalu Lintas Kembali Normal

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved