[adinserter name="Block 5"]
[adinserter name="Block 4"]

KABAR RASIKA

Program Dokter Spesialis Mulai Keliling di Salatiga, Berikan Berbagai Layanan

Program Dokter Spesialis Mulai Keliling di Salatiga, Berikan Berbagai Layanan

Program Dokter Spesialis Mulai Keliling di Salatiga, Berikan Berbagai Layanan

Program Dokter Spesialis Keliling – Mendekatkan Layanan Kesehatan Masyarakat (SPELING MELESAT) resmi dimulai di Kota Salatiga pada Senin (18/8/2025) di Balai RW 02 Promasan, Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo, sebagai inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang direspon positif oleh Pemerintah Kota Salatiga untuk mendekatkan layanan kesehatan spesialis langsung ke tengah masyarakat.
Foto dok IST
Warga memanfaatkan program Dokter spesialis keliling di Balai RW 02, Kelurahan Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Program Dokter Spesialis Keliling – Mendekatkan Layanan Kesehatan Masyarakat (SPELING MELESAT) mulai berjalan di Kota Salatiga tepatnya di Balai RW 02 Promasan, Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo, Senin (18/8/2025).

Program SPELING ini merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) yang bertujuan membawa layanan kesehatan spesialis langsung ke tengah masyarakat.
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bukti nyata kepedulian Pemerintah Kota Salatiga terhadap kesehatan warganya. “Walaupun ada pemeriksaan, semoga tetap sehat, sehat lahir dan batin untuk semua,” ujarnya.

Program utama SPELING di Promasan ini fokus pada beberapa layanan penting, di antaranya, pemeriksaan untuk deteksi dini TBC, pemeriksaan kehamilan, termasuk status gizi dan USG, demi memastikan proses persalinan yang aman dan lancar, pemeriksaan kanker mulut rahim dan kusta, cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi seluruh masyarakat.

SPELING di Promasan ini adalah yang pertama kalinya digelar di Salatiga, dengan rencana tahap pertama akan dilakukan di delapan titik lokasi berbeda.

“Saya kira ini perlu kita sambut baik programnya dan semoga bisa berkelanjutan dikarenakan kebermanfaatannya. Memang yang saya harapkan dokter juga bisa turun ke lapangan begini, karena dokter bisa lebih mengetahui kondisi kesehatan warganya,” terang Robby.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Salatiga, Retno Robby Hernawan, menambahkan bahwa para kader PKK akan selalu siap mendukung dan membersamai program SPELING ini.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dari berbagai pihak, yaitu Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Rumah Sakit Islam Tunas Harapan, dan Puskesmas Tegalrejo.

BACA JUGA :

BPJS Kesehatan memperkuat standar pelayanan publik melalui Customer eXcellence 126 atau CX126 yang mengukur kualitas layanan di 126 kantor cabang. Program ini menekankan pelayanan yang mudah, cepat, setara, dan solutif dengan melibatkan pengalaman peserta. Hasil penilaian diharapkan menjadi acuan perbaikan berkelanjutan agar kualitas layanan JKN lebih konsisten di seluruh Indonesia.
BPJS Kesehatan Uji Kualitas Pelayanan Lewat CX126: Peserta JKN Tak Cuma Butuh Cepat, Tapi Juga Kepastian
Sebanyak 31 sapi di Kota Salatiga terkonfirmasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang Januari hingga 4 September 2026. Dispangtan Salatiga menyebut lalu lintas sapi dari luar daerah menjadi faktor utama penyebaran penyakit. Dari jumlah tersebut, 30 sapi telah sembuh dan satu dipotong paksa, sementara saat ini tidak ada kasus aktif.
31 Sapi di Salatiga Terjangkit PMK, Dinas Pantau Lalu Lintas Ternak
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Semarang telah menjangkau 697.318 warga atau sekitar 63 persen dari total sasaran hingga 13 Agustus 2026. Pemeriksaan yang berlangsung di 26 Puskesmas tersebut setara 116,6 persen dari target tahunan dan mencakup bayi, anak, remaja, dewasa, hingga lansia.
Lampaui Target, Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Semarang Jangkau 697 Ribu Warga
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
Komisi A DPRD Salatiga Soroti Tunggakan Biaya Pasien RSUD hingga Milyaran
Komisi A DPRD Salatiga Soroti Tunggakan Biaya Pasien RSUD hingga Milyaran

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px