URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebanyak tujuh narapidana di Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, memperoleh kebebasan setelah menerima remisi pada momentum HUT ke-80 Republik Indonesia, Minggu (17/8/2025). Kepala Lapas Kelas IIA Ambarawa, Subakdo Wulandoro, menyebutkan total 602 warga binaan mendapat pengurangan masa hukuman, dengan tujuh di antaranya langsung bebas, termasuk Supriyanto asal Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

7 Narapidana Lapas Ambarawa Langsung Bebas Setelah Terima Remisi HUT ke-80 Kemerdekaan RI

7 Narapidana Lapas Ambarawa Langsung Bebas Setelah Terima Remisi HUT ke-80 Kemerdekaan RI

7 Narapidana Lapas Ambarawa Langsung Bebas Setelah Terima Remisi HUT ke-80 Kemerdekaan RI

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyerahkan remisi HUT ke-80 Kemerdekaan RI secara simbolis kepada narapidana yang menjadi warga binaan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Minggu (17/8/2025). Foto: IST
Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyerahkan remisi HUT ke-80 Kemerdekaan RI secara simbolis kepada narapidana yang menjadi warga binaan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Minggu (17/8/2025). Foto: IST
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN — Sebanyak tujuh narapidana di Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, langsung menghirup udara bebas usai menerima remisi pada momentum HUT ke-80 Republik Indonesia, Minggu (17/8/2025).

Kepala Lapas Kelas IIA Ambarawa, Subakdo Wulandoro menyampaikan, total ada 602 warga binaan yang mendapat pengurangan masa hukuman atau remisi tahun ini. Dari jumlah tersebut, tujuh orang dinyatakan bebas.

“Remisi dasawarsa ini diberikan dalam rangka memperingati 80 tahun kemerdekaan Indonesia. Dari 602 penerima, tujuh orang langsung bebas, salah satunya Supriyanto dari Salatiga,” jelas Subakdo.

Ia menambahkan, pemberian remisi merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada warga binaan yang berkelakuan baik dan mengikuti program pembinaan dengan sungguh-sungguh.

“Remisi ini bukan hadiah yang diberikan secara cuma-cuma. Ini penghargaan atas dedikasi, disiplin, dan kesungguhan narapidana dalam menjalani pembinaan,” tegasnya.

Subakdo mengungkapkan, meski kondisi lapas saat ini kelebihan penghuni, pihaknya tetap konsisten menjalankan berbagai program pembinaan. Dari sisi keagamaan, keterampilan, hingga pembinaan mental, semuanya diarahkan agar warga binaan siap kembali ke masyarakat.

“Lapas Ambarawa berkapasitas 222 orang, namun saat ini dihuni 526 warga binaan. Walau overkapasitas, pembinaan tetap berjalan maksimal,” terangnya.

Salah seorang warga binaan yang langsung bebas, Supriyanto (45), mengaku sangat bersyukur. Ia mendapatkan remisi dasawarsa setelah menjalani hukuman selama satu tahun enam bulan.

“Setelah ini, saya ingin segera pulang, bertemu keluarga, lalu mencari pekerjaan yang benar,” ujarnya. (win)

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga