URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Anindya Putri Aprilia, siswi SMAN 3 Salatiga, terpilih menjadi wakil Jawa Tengah sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional yang bertugas di Istana Negara pada peringatan HUT ke-80 RI, Minggu (17/8/2025), setelah menyisihkan 68 peserta seleksi dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bikin Bangga! Anindya Putri Aprilia, dari SMAN 3 Salatiga Anggota Paskibraka 2025

Bikin Bangga! Anindya Putri Aprilia, dari SMAN 3 Salatiga Anggota Paskibraka 2025

Bikin Bangga! Anindya Putri Aprilia, dari SMAN 3 Salatiga Anggota Paskibraka 2025

Anindya Putri Aprilia, Wakil Jateng di Paskibraka Nasional HUT RI 2025 berfoto dengan Wali Kota Salatiga, belum  lama  ini
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Anindya Putri Aprilia, siswa SMAN 3 Salatiga, menjadi wakil Jawa Tengah sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional di HUT RI Ke-80, Minggu (17/8/2025).Anindya berhasil menyingkirkan 68 peserta seleksi dari berbagai sekolah wakil 35 kabupaten/kota di Jateng.

Anindya Putri Aprilia siswi SMAN 3 Salatiga, terpilih menjadi pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) 2025, mewakili Provinsi Jawa Tengah. Keduanya akan bertugas di Istana Negara, saat upacara HUT ke-80 Republik Indonesia, 17 Agustus.

Subkoordinator Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Jateng, Widi Nugroho mengatakan, seleksi tahun ini menekankan prinsip transparansi dan kesetaraan, tanpa diskriminasi latar belakang daerah, etnis, agama, maupun status sosial, yang terpilih melewati proses seleksi ketat, mulai dari tingkat kabupaten hingga provinsi, meliputi tes administrasi, kesehatan, parade, jasmani, psikotes, hingga wawancara.

“Seleksi dilakukan murni berdasarkan penilaian menyeluruh. Tidak ada sistem kuota daerah. Yang lolos itu yang terbaik. Hanya yang terbaik yang terpilih,” ujar Widi, di Semarang belum lama ini.

Anindya menjadi putri pertama dari Kota Salatiga yang berhasil lolos seleksi paskibraka nasional.

“Saya ingin mendedikasikan diri menjadi paskibraka untuk mengibarkan Sang Merah Putih di mana pun saya berada, “Puji Tuhan, kali ini di tingkat nasional,” kata Anindya.

Lantas, siapa Anindya Putri Aprilia?

Anindya Putri Aprilia tercatat sebagai pelajar SMAN 3 Salatiga.

Dara kelahiran Salatiga, 7 April 2009 itu dikenal aktif sebagai pengurus OSIS dan paskibra SMAN 3 Salatiga.

Namun, selain aktif berkegiatan di sekolah, Anindya juga punya bakat di bidang olahraga.

Anindya tercatat sebagai atlet anggar.

Di bidang ini, dia pun menorehkan prestasi di tingkat kota dan provinsi.

Anindya pernah meraih Juara 1 di dua kategori, yakni Beregu Degen Putri dan Individu Degen Putri di Popda Kota Salatiga 2025.

Sebelumnya, pada Kejurprov Jateng Desember 2024, dia juga naik podium sebagai Juara 1 Beregu Degen Putri dan Juara 3 Beregu Degen Putri.

Keahliannya di arena anggar menjadi satu di antara aspek yang membedakannya saat seleksi Paskibraka.

“Dari keahliannya bermain anggar, ternyata itu jadi keunggulan saat tahapan unjuk bakat.”

“Masing-masing peserta diminta menampilkan kemampuan di bidang seni, olahraga, atau budaya,” kata guru pendamping Anindya, Dian Indrihartini .

Lulus dari SMAN 3 Salatiga, dia berharap bisa melanjutkan pendidikan ke Universitas Pertahanan (Unhan) untuk mengambil Program Studi Sejarah Militer.

“Saya ingin memahami lebih dalam sejarah perjuangan bangsa lewat perspektif militer,” kata Anindya.

Di tingkat sekolah, Anindya menjadi satu di antara 16 peserta yang lolos melaju ke tingkat Kota Salatiga.

Di tingkat Kota Salatiga, Anindya yang mewakili SMAN 3 Salatiga harus bersaing ketat dengan 81 calon lain.

Dari 82 peserta itu, hanya akan diambil satu pasangan (pria dan wanita) untuk mewakili Salatiga ke seleksi tingkat Jateng.

Anindya resmi terpilih sebagai satu di antara 76 pelajar dari seluruh Indonesia sebagai anggota pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) yang akan bertugas di Istana Negara saat HUT RI, 17 Agustus 2025.

BACA JUGA :

Rest Area Pendopo KM 456 Tol Semarang–Solo di Pabelan, Kabupaten Semarang, dipadati pengunjung pada Minggu (12/7/2026) bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah. Ribuan pengguna jalan tol memanfaatkan rest area untuk beristirahat, menikmati kuliner UMKM, dan menggunakan berbagai fasilitas, sementara pengelola mencatat lonjakan sekitar 5.000 pengunjung di masing-masing sisi A dan B selama masa liburan.
Hari Terakhir Liburan, Rest Area Pendopo KM 456 Jadi Titik Singgah Favorit Keluarga
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki 18 titik jalan, mengatur operasional kendaraan, dan melakukan penyiraman jalan. Perbaikan yang dimulai sejak 8 Juli 2026 itu dilakukan lebih cepat dari target sebagai tindak lanjut hasil audiensi bersama warga dan pemerintah.
PT MABA Klaim Penuhi Tuntutan Warga, Perbaiki 18 Titik Jalan di Jalur Tambang Delik–Tlompakan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro dikukuhkan sebagai Ketua Korpri Kabupaten Semarang periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (9/7/2026). Ia akan mengusulkan penempatan ASN lebih dekat dengan domisili melalui Baperjakat untuk menekan biaya transportasi, sekaligus mendorong transformasi digital, solidaritas anggota, dan optimalisasi aset Korpri.
Ketua Korpri Kabupaten Semarang Usulkan ASN Bekerja Dekat Rumah demi Tekan Biaya Hidup
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan antrean kendaraan di sejumlah SPBU Jawa Tengah dan DIY tidak disebabkan kelangkaan Biosolar. Stok Biosolar tercatat mencapai 13,5 kali konsumsi harian normal dan Pertalite 11,5 kali, sementara perusahaan memantau persediaan secara real-time serta mengirim pasokan tambahan dari depot terdekat saat stok menurun.
Antrean Biosolar di Sejumlah SPBU, Pertamina Tegaskan Bukan karena Kelangkaan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting