URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
ChatGPT said:SD Islam Istiqomah Ungaran, Kabupaten Semarang, merayakan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh semangat melalui rangkaian lomba yang berlangsung pada 14–16 Agustus 2025 di halaman sekolah. Kegiatan yang melibatkan siswa, guru, dan orang tua ini diwarnai berbagai perlombaan seperti menyanyi lagu nasional, mewarnai, estafet air, hingga permainan edukatif, dengan sorotan utama pada fashion show busana daur ulang limbah dan pakaian adat yang menampilkan kreativitas sekaligus kebhinekaan budaya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Penuh Warna dan Makna, SD Islam Istiqomah Ungaran Rayakan HUT ke-80 RI dengan Lomba Kreatif dan Ramah Lingkungan

Penuh Warna dan Makna, SD Islam Istiqomah Ungaran Rayakan HUT ke-80 RI dengan Lomba Kreatif dan Ramah Lingkungan

Penuh Warna dan Makna, SD Islam Istiqomah Ungaran Rayakan HUT ke-80 RI dengan Lomba Kreatif dan Ramah Lingkungan

featured-img

UNGARAN — Suasana meriah dan penuh semangat nasionalisme menyelimuti SD Islam Istiqomah, Ungaran, Kabupaten Semarang dalam perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selama tiga hari berturut-turut, sejak 14 hingga 16 Agustus 2025, halaman sekolah berubah menjadi panggung semarak lomba-lomba seru yang mengajak siswa untuk berkreasi, berkompetisi, sekaligus belajar mencintai Tanah Air dan lingkungan.

Tawa riang dan sorak-sorai terdengar di setiap sudut sekolah. Anak-anak mengikuti berbagai perlombaan seperti menyanyi lagu nasional, mewarnai, estafet air, lempar bola, hingga permainan edukatif yang mengasah kerja sama dan ketangkasan. Namun, sorotan utama jatuh pada fashion show bertema daur ulang limbah dan pakaian adat, yang sukses memikat perhatian guru, orang tua, dan seluruh siswa. Dalam balutan busana unik yang terbuat dari plastik dan kertas, para siswa berlenggak- lenggok dengan percaya diri.

Tak hanya menampilkan busana daur ulang, para siswa juga tampil anggun dalam balutan pakaian adat dari berbagai daerah, memperlihatkan kebinnekaan budaya Indonesia yang patut dibanggakan.

Menurut Kepala SD Islam Istiqomah Ungaran, Masykur, S.Pd.I., kegiatan ini bukan sekadar ajang hiburan, tetapi juga sarana menanamkan nilai penting kepada generasi muda.

“Momen HUT Kemerdekaan ini kami manfaatkan untuk menanamkan rasa cinta Tanah Air dan kepedulian terhadap lingkungan. Nasionalisme harus tumbuh sejak kecil, karena mencintai Indonesia adalah bagian dari iman. Melalui kegiatan kreatif seperti ini, kami ingin anak-anak belajar bahwa limbah pun bisa menjadi sesuatu yang bernilai,” ujarnya.

Lebih dari sekadar lomba, acara ini menjadi refleksi bagaimana pendidikan bisa dikemas secara menyenangkan dan bermakna. SD Islam Istiqomah Ungaran membuktikan bahwa perayaan kemerdekaan tak hanya soal upacara dan seremonial, tetapi juga momen menanamkan karakter: cinta negeri dan cinta bumi. (ben)

BACA JUGA :

Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah stok Pertalite hingga 18 persen di seluruh SPBU Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta selama libur sekolah 22 Juni hingga 3 Juli 2026 untuk mengantisasi lonjakan konsumsi BBM akibat meningkatnya kunjungan wisatawan. Penambahan pasokan dilakukan di jalur utama dan kawasan wisata, disertai penguatan distribusi, pengaturan antrean, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan kepolisian guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
Wisatawan Membeludak, Pertamina Siapkan Pertalite Ekstra untuk Jateng-DIY
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 1.339.560 tabung di Jawa Tengah dan DIY pada 16 Juni 2026 untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan selama libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Penyaluran tambahan melalui skema fakultatif ini dilakukan guna menjaga ketersediaan stok dan memastikan masyarakat tetap mudah memperoleh LPG selama masa libur nasional.
Takut Langka Saat Libur? Pertamina Siapkan Tambahan 1,3 Juta Tabung LPG 3 Kg
Ribuan jamaah thariqah dari berbagai daerah menghadiri Silaturahmi Nasional Annitho Aswaja di Wisma Perdamaian Semarang, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan yang dihadiri ulama, habaib, dan tokoh pemerintahan ini digelar untuk memperkuat ukhuwah, konsolidasi organisasi, serta meneguhkan komitmen kebangsaan melalui zikir, tausiyah, baiat kubro, dan pemberdayaan umat.
Habib Luthfi Tegaskan Komitmen Jaga NKRI dalam Silatnas Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Menteri HAM RI Natalius Pigai menyatakan pemerintah tengah menyiapkan Undang-Undang Neuro Rights guna melindungi privasi, kebebasan, dan martabat manusia dari dampak perkembangan teknologi serta kecerdasan buatan. Pernyataan itu disampaikan usai Festival HAM di Universitas Kristen Satya Wacana, Kamis (11/6/2026), saat pembahasan RUU disebut telah memasuki tahap akhir harmonisasi lintas kementerian dan lembaga.
Hadir di UKSW, Pigai Sebut Pemerintah sedang Siapkan UU Neuro Rights, Lindungi Pikiran Manusia dari Ancaman AI
Natalius Pigai mengapresiasi penyelenggaraan Festival HAM bertema “Pembangunan HAM di Indonesia dalam Jiwa Pancasila” yang digelar Fakultas Hukum Universitas Kristen Satya Wacana. Menurutnya, UKSW selangkah lebih maju dalam membangun kesadaran hak asasi manusia melalui dunia pendidikan.
Menteri HAM Apresiasi Inisiatif UKSW Salatiga Gelar Festival

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Semarang memicu kekhawatiran sejumlah orang tua karena status pendaftaran anak belum terverifikasi hingga hari kedua pelaksanaan, Rabu (3/6/2026). Banyak calon murid mendatangi SMP Negeri 2 Ungaran untuk memastikan proses seleksi, sementara pihak sekolah menyebut verifikasi dilakukan bertahap akibat tingginya jumlah pendaftar dan banyaknya kesalahan administrasi.
Cemas Status Pendaftaran Murid Belum Bergerak, Orang Tua Cari Kepastian ke Sekolah