URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
PSIS Semarang mengalami kekalahan secara dramatis 0-1 dari Persebaya pada pekan keenam BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion Gelora Bung Tomo, Selasa (23/8/2022).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kalah Dramatis Dari Persebaya, Sergio Sebut Plan PSIS Tidak Berjalan

Kalah Dramatis Dari Persebaya, Sergio Sebut Plan PSIS Tidak Berjalan

Kalah Dramatis Dari Persebaya, Sergio Sebut Plan PSIS Tidak Berjalan

featured-img

SEMARANG – PSIS Semarang mengalami kekalahan secara dramatis 0-1 dari Persebaya pada pekan keenam BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion Gelora Bung Tomo, Selasa (23/8/2022). Gol tunggal sekaligus penentu kemenangan Persebaya diciptakan oleh Marselino Ferdinand pada injury time babak kedua tepatnya di menit 94.

Pelatih PSIS, Sergio Alexander mengakui strategi dan game plan yang disusunya tidak berjalan sesuai dengan rencana. Sebaliknya, Persebaya masih konsisten hingga pertandingan selesai dan bahkan tuan rumah berhasil mencetak gol kemenangannya.

“Ini memang bukan harinya PSIS, saya akui game plan tidak berjalan sesuai rencana build up possesion dari bawah belum berjalan baik. Itu yang membuat Persebaya berhasil memanfaatkan dan meraih kemenangan dimenit akhir,” ujar Sergiosaat jumpa pers usai pertandingan.

Saat ditanyai awak media mengenai kenapa Kiper Redondo ditarik keluar padahal performanya cukup bagus, dirinyaa menyebut bahwa Redondo mengalami masalah pada kakinya.

“Ya memang Redondo kami tarik dan digantikan Wahyu Nugroho karena mengalami gangguan pada kaki. Oleh sebab itu, pada jeda Half Time harus kita ganti,” bebernya.

Sedangkan untuk gol Maselino pada penghujung laga, menurutnya tembakan pemain bernomor punggung 7 itu berhasil menempatkan bola di posisi yang cukup sulit dari penjaga gawang.

“Marsel berhasil menempatkan tendangan di posisi yang tidak bisa dijangkau. Meski sebenarnya para pemain sudah mencoba untuk memblok, tapi memang PSIS kecolangan dan itu membunuh kami,” katanya.

Sementara salah satu pemain PSIS, Oktafianus Fernando merasakan kekecewaan atas kekalahan Tim Laskar Mahesa Jenar. Namun, meski kalah harus besar hati dan terus fokus untuk pertandingan tandang selanjutnya.

“Memang saya akui kecewa atas kekalahan ini, tapi tetap haris besar hati. Selamat untuk Persebaya atas kemenangan ini,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara