URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Masa kampanye pemilu serentak 2024 membawa berkah bagi percetakan Duta Prints di Kota Salatiga. Terletak di Jalan Fatmawati, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, percetakan ini menerima pesanan intensif dari calon legislatif (caleg) dan tim sukses (timses). Wiwit Fitriani, seorang karyawan, mengungkapkan bahwa omzet bulanan percetakan mencapai lebih dari Rp 240 juta. Pesanan meliputi banner, baliho, stiker, dan kalender dari berbagai kontestan pemilu.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kampanye Pemilu 2024 Berkah Tersendiri Bagi Pengusaha Percetakan

Kampanye Pemilu 2024 Berkah Tersendiri Bagi Pengusaha Percetakan

Kampanye Pemilu 2024 Berkah Tersendiri Bagi Pengusaha Percetakan

Foto Arief Rasika
Aktifitas salah satu percetakan jelang pemilu 2024.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Masa kampanye pemilu serentak 2024 menjadi berkah tersendiri bagi pengusaha percetakan. Salah satunya percetakan Duta Prints yang berada di Jalan Fatmawati, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga Jawa Tengah (Jateng). Setiap harinya selalu ada pesanan dari calon legislatif (caleg) dan timses. Bahkan omzet perbulannya di percetakan itu mencapai Rp 240 juta lebih.

Hal itu diungkapkan salah seorang karyawan Duta Prints, Wiwit Fitriani. Diakuinya, banyak pesanan masuk dari caleg berupa banner, baliho, stiker, dan kalender. Pesanan mulai terlihat naik setelah pengundian nomor urut calon presiden dan juga caleg.

“Sebelum penetapan nomor itu sudah mulai ada pesanan. Tapi setelah penetapan nomor itu langsung pesanan naik. Kalau saat ini ada kenaikan tiga kali lipat dari hari biasa atau 200 persen,” terang Wiwit Jumat (22/12/2023).

Diakuinya, hari biasa percetakan tempatnya bekerja melayani pesanan maksimal 5 ribu orderan dalam sebulan. Namun sejak memasuki sosialisasi sampai waktu kampanye trennya naik. Semula, orderan jadi 10 ribu sekarang ini sudah 20 ribu pcs, perbulan rata-rata.

Dia mengaku, peningkatan jumlah pelanggan mulai terjadi pada bulan Agustus 2023 dari 75 persen terus naik seiring masa tahapan kampanye. Semakin tingginya orderan masuk pengelola percetakan pun menambah pekerja semula 15 orang kini 25 orang.

“Saya disini admin jadi tahu pesanan keluar masuk. Untuk sebaran wilayah pemesan datang dari Kabupaten Sragen, Karanganyar, Wonogiri, Salatiga, Kendal, Kabupaten Semarang, dan Jawa Timur. Sedang luar Jawa ada dari Papua, dan Kalimantan,” katanya.

Wiwit menyebut, para pelanggan pun dinilai beragam mulai tim sukses Capres, caleg DPR RI, DPRD Kota/Kabupaten, dan Provinsi. Untuk masa kampanye ini harga cetak APK tidak ada kenaikan harga tetap seperti hari biasa mulai Rp 13 ribu per meter sampai Rp 18 ribu per meter sesuai bahan dan ukuran besar kecilnya APK.

Selain, berupa banner ada sebagain timses maupun caleg juga memesan kaos dan stiker serta pernak pernik seperti pin, kalender dan gantungan kunci. Diakui, memasuki tahun politik ini turut membawa dampak positif dunia usaha percetakan dari pendapatan Rp 80 juta per bulan menjadi Rp 240 juta.

“Stiker dihargai Rp 500 per biji sedang jenis combed Rp 65-75 ribu. Untuk para kontestan pemilu ini beragam mulai tertinggi belanja APK masuk sini ada PKB, Nasdem, PAN, PDIP, Golkar, dan PPP. Sejak para caleg dapat nomor urut omzet naik 100 persen memasuki masa kampanye sekarang ini menjadi 200 persen,” beber Wiwit.

Terpisah, seorang tim sukses caleg asal Kota Salatiga Wahyono menyebutkan, masih memilih media banner atau baliho sebagai bentuk sosialisasi kepada pemilih karena dinilai efektif mengenalkan caleg.

Adapun cara kekinian melalui media sosial juga dilakukan dia bersama timses yang lain. Baliho kata dia, rata-rata dipakai caleg pendatang baru sedang medsos sifatnya aktivasi.

“Untuk saya dan tim memang memadukan serangan udara dan darat. Udara lewat medsos, adapun darat pemasang APK baliho besar, banner kecil di gang kampung dan stiker. Itu cepat dampaknya dikenal warga lokal,” tandas Wahyono.

BACA JUGA :

Hari Jadi ke-81 Jateng Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Menurun
Hari Jadi ke-81 Jateng: Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Menurun
Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Bank Indonesia mencatat pengguna QRIS di Jawa Tengah mencapai 9,08 juta hingga Juni 2026, menempatkan Jateng sebagai provinsi dengan jumlah pengguna terbesar ketiga secara nasional. Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin luasnya penerimaan pembayaran digital, sementara jumlah merchant QRIS mencapai 4,52 juta dan menjadi yang terbesar keempat secara nasional.
Pengguna QRIS di Jateng Tembus 9,08 Juta, Terbesar Ketiga Nasional
Bank Indonesia Jawa Tengah mewaspadai dampak kekeringan pada semester II 2026 terhadap produksi pangan dan stabilitas harga. Dalam Media Briefing di Pekalongan, Kamis (13/8/2026), BI mencatat Jawa Tengah mengalami deflasi 0,13 persen pada Juli dengan inflasi tahunan sekitar 2,6 persen, namun tetap mengantisipasi gejolak harga komoditas pangan.
BI Jateng Waspadai Dampak Kekeringan, Pengendalian Inflasi Diperkuat
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved