KABAR RASIKA

Kapolda Minta Masyarakat Tidak Anarkis Saat Demo Tolak Kenaikan Harga BBM di Jateng

Kapolda Minta Masyarakat Tidak Anarkis Saat Demo Tolak Kenaikan Harga BBM di Jateng

Kapolda Minta Masyarakat Tidak Anarkis Saat Demo Tolak Kenaikan Harga BBM di Jateng

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi.

SEMARANG – Pemerintah secara resmi menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi maupun non-subsidi mulai dari pertalite, pertamax dan solar. Dari kebijakan tersebut, banyak masyarakat yang tak setuju dengan menggelar unjuk rasa atau demo di berbagai wilayah agar harga BBM turun.

Oleh karena itu, Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Lutfi meminta masyarakat untuk tidak anarkis saat melaksanakan demo kenaikan harga BBM. Luthfi juga mewajibakan masyarakat agar menaati peraturan terkait menyampaikan pendapat dimuka umum.

“Masyarakat untuk tidak mensikapi (kenaikan harga BBM) secara anarkis. Silahkan menyampaikan pendapat di muka umum sebagaimana amanat Undang-Undang No. 9 Tahun 1998,” ujarnya kepada awak media Senin (5/9/2022).

Luthfi menambahkan, Polda Jateng juga pastinya melakukan pengamanan terhadap masyarakat yang akan melakukan aksi unjuk rasa. Selain itu, Polda Jateng juga memfasilitasi masyarakat untuk berdikusi terkait dengan kenaikan harga BBM.

“Upaya preentif dan preventif yang kita lakukan baik itu intelejen maupun Polda dan wilayah. kita akan selalu mengawal kegiatan ini dan ini semua kita fasilitasi termasuk Polda Jateng juga akan menginisiasi melakukan forum diskusi yang melibatkan pertamina, Polda Jateng maupun Disperindag (Dinas Perindustrian dan Perdagangan) dan lainnya,” katanya.

“Dan ini nanti akan kita terus lakukan rosdshow untuk memberikan suatu penerangan, pencerahan terhadap potensi masyarkaat terlait dengan kenaikan harga BBM,” tambahnya.

BACA JUGA :

Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px