KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kapolres Salatiga Blusukan, Temui Bendera Lusuh dan Robek Langsung Diganti Baru

Kapolres Salatiga Blusukan, Temui Bendera Lusuh dan Robek Langsung Diganti Baru

Kapolres Salatiga Blusukan, Temui Bendera Lusuh dan Robek Langsung Diganti Baru

Aksi itu dilakukan Dalam rangka menumbuhkan semangat Cinta Tanah Air, Bangsa dan Negara, diwilayah hukum Polres Salatiga.

Adalah AKBP Indra Mardiana, sang Kapolres, didampingi sejumlah Pejabat utama Polres Salatiga dan Kapolsek Jajaran berkeliling ke pelosok wilayah untuk mengganti Bendera Merah Putih yang dipasang warga namun warnanya sudah kusam atau robek untuk diganti dengan Bendera Merah Putih yang baru, pada hari Kamis 18/08/2022.

Saat ditemui di kediaman Parti warga Noborejo setelah mengganti Bendera, Kapolres Salatiga menyampaikan jika Kegiatan ini masih dalam Rangkaian HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-77, sekaligus untuk menumbuhkan semangat Cinta Tanah Air, Bangsa dan Negara, puluhan Bendera Merah Putih di pasang untuk menggantikan bendera yang sudah kusam yang dipasang warga.

“Harapannya masyarakat lebih menghayati dan menghargai perjuangan para Pahlawan bangsa yang telah memperjuangkan dan atau merebut kemerdekaan RI dari penjajah dan meningkatkan rasa kebanggaan menjadi warga negara Indonesia sekaligus Cinta NKRI”, terang AKBP Indra Mardiana.

“Selain kita ganti benderanya dengan yang baru juga kita berikan tambahan paket sembako, hal ini wujud kedekatan Polri dengan masyarakat serta wujud untuk meringankan beban warga yang sangat terdampak pandemi panjang Covid-19, tambah AKBP Indra Mardiana.

AKBP Indra Mardiana saat diwawancarai wartawan

Parti warga Noborejo mengucapkan terima kasih atas dipasangnya Bendera Baru di depan rumahnya serta atas sembako yang diterimanya, “matur nuwun pak polisi atas Bendera Merah Putih barunya dan sembakonya, sekarang bendera saya terlihat gagah”, ucapnya.

Selesai kegiatan Kapolres Salatiga menegaskan bahwa moment hari ini adalah wujud Polres Salatiga peduli dan ikut mendekatkan kepada masyarakat khususnya di moment HUT RI Ke 77 ” PULIH LEBIH CEPAT, BANGKIT LEBIH KUAT “. Salah satu kegiatan adalah mengganti bendera yang sudah terlihat kusam atau kurang baik dan robek sesuai dengan UU No 24 Tahun 2009 tentang bendera, bahasa, lambang negara serta lagu kebangsaan. Dan semoga sembakonya dapat bermanfaat bagi masyarakat.” tutup AKBP Indra Mardiana, S.H, S.I.K, M.Si.

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]