URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Adalah AKBP Indra Mardiana, sang Kapolres, didampingi sejumlah Pejabat utama Polres Salatiga dan Kapolsek Jajaran berkeliling ke pelosok wilayah untuk mengganti Bendera Merah Putih yang dipasang warga namun warnanya sudah kusam atau robek untuk diganti dengan Bendera Merah Putih yang baru, pada hari Kamis 18/08/2022.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kapolres Salatiga Blusukan, Temui Bendera Lusuh dan Robek Langsung Diganti Baru

Kapolres Salatiga Blusukan, Temui Bendera Lusuh dan Robek Langsung Diganti Baru

Kapolres Salatiga Blusukan, Temui Bendera Lusuh dan Robek Langsung Diganti Baru

featured-img

Aksi itu dilakukan Dalam rangka menumbuhkan semangat Cinta Tanah Air, Bangsa dan Negara, diwilayah hukum Polres Salatiga.

Adalah AKBP Indra Mardiana, sang Kapolres, didampingi sejumlah Pejabat utama Polres Salatiga dan Kapolsek Jajaran berkeliling ke pelosok wilayah untuk mengganti Bendera Merah Putih yang dipasang warga namun warnanya sudah kusam atau robek untuk diganti dengan Bendera Merah Putih yang baru, pada hari Kamis 18/08/2022.

Saat ditemui di kediaman Parti warga Noborejo setelah mengganti Bendera, Kapolres Salatiga menyampaikan jika Kegiatan ini masih dalam Rangkaian HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-77, sekaligus untuk menumbuhkan semangat Cinta Tanah Air, Bangsa dan Negara, puluhan Bendera Merah Putih di pasang untuk menggantikan bendera yang sudah kusam yang dipasang warga.

“Harapannya masyarakat lebih menghayati dan menghargai perjuangan para Pahlawan bangsa yang telah memperjuangkan dan atau merebut kemerdekaan RI dari penjajah dan meningkatkan rasa kebanggaan menjadi warga negara Indonesia sekaligus Cinta NKRI”, terang AKBP Indra Mardiana.

“Selain kita ganti benderanya dengan yang baru juga kita berikan tambahan paket sembako, hal ini wujud kedekatan Polri dengan masyarakat serta wujud untuk meringankan beban warga yang sangat terdampak pandemi panjang Covid-19, tambah AKBP Indra Mardiana.

AKBP Indra Mardiana saat diwawancarai wartawan

Parti warga Noborejo mengucapkan terima kasih atas dipasangnya Bendera Baru di depan rumahnya serta atas sembako yang diterimanya, “matur nuwun pak polisi atas Bendera Merah Putih barunya dan sembakonya, sekarang bendera saya terlihat gagah”, ucapnya.

Selesai kegiatan Kapolres Salatiga menegaskan bahwa moment hari ini adalah wujud Polres Salatiga peduli dan ikut mendekatkan kepada masyarakat khususnya di moment HUT RI Ke 77 ” PULIH LEBIH CEPAT, BANGKIT LEBIH KUAT “. Salah satu kegiatan adalah mengganti bendera yang sudah terlihat kusam atau kurang baik dan robek sesuai dengan UU No 24 Tahun 2009 tentang bendera, bahasa, lambang negara serta lagu kebangsaan. Dan semoga sembakonya dapat bermanfaat bagi masyarakat.” tutup AKBP Indra Mardiana, S.H, S.I.K, M.Si.

BACA JUGA :

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved