URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran menginisiasi layanan BPJS Online di Kantor Desa Meteseh, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, pada Rabu (19/02), untuk mempermudah peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam mengakses pelayanan administrasi kepesertaan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kehadiran BPJS Online Disambut Baik oleh Kepala Desa Meteseh

Kehadiran BPJS Online Disambut Baik oleh Kepala Desa Meteseh

Kehadiran BPJS Online Disambut Baik oleh Kepala Desa Meteseh

Foto: Dok
Foto: Dok
featured-img

Kendal, Jamkesnews – Berbagai inovasi untuk memberikan kemudahan kepada peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam mengakses pelayanan administrasi kepesertaan, BPJS Kesehatan Cabang Ungaran mengajak Kepala Desa Meteseh, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal untuk mengimplementasikan layanan BPJS Online di Kantor Desa, pada Rabu (19/02).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, Subkhan mengatakan bahwa BPJS Online merupakan salah satu layanan administrasi non tatap muka untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat yang bertempat tinggal di daerah yang sulit diakses dalam mengurus administarsi Program JKN.

“Layanan BPJS Online merupakan solusi bagi masyarakat yang bertempat tinggal di daerah-daerah yang memiliki keterbatasan untuk mengakses pelayanan administrasi di Kantor BPJS Kesehatan. Pada beberapa kesempatan kami mengajak kepada pemangku kepentingan dan perangkat desa untuk mendukung dan mengimplementasikan layanan BPJS Online. Hal ini untuk memudahkan para peserta Program JKN mendapatkan layanan administrasi,” ujar Subkhan.

Subkhan juga menyampaikan waktu layanan BPJS Online sendiri dapat dilakukan mulai pada pukul 08.00 sampai dengan 15.00 waktu setempat atau dapat menyesuaikan dengan kesepakatan yang telah disepakati antara BPJS Kesehatan dengan Kantor Desa setempat. Adapun layanan yang dapat dilayani pada BPJS Online yaitu, pemberian informasi langsung kepada peserta, pendaftaran peserta baru, perubahan data peserta dan perubahan fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP).

“Kami berharap dengan adanya layanan BPJS Online, masyarakat yang bertempat tinggal jauh dari Kantor BPJS Kesehatan dapat memanfaatkan layanan ini. Kami juga ingin memastikan bahwa dengan hadirnya BPJS Online di desa-desa, para peserta Program JKN dapat terbantu, tidak hanya di Desa Meteseh saja, tetapi juga di desa-desa lainnya yang memiliki kendala akses,” tutur Subkhan.

Kepala Desa Meteseh, Sisyanto mengungkapkan sambutan baiknya atas kehadiran layanan BPJS Online di Kantor Desanya. Dirinya mengungkapkan bahwa jarak yang cukup jauh antara Desa Meteseh dengan Kantor BPJS Kesehatan yang cukup jau seringkali membuat warganya merasa kesulitan untuk mendapatkan pelayanan administrasi Program JKN.

“Kami sangat berterima kasih dan menyambut baik layanan BPJS Online ini. Dengan adanya kemajuan teknologi dan inovasi dari BPJS Kesehatan akan layanan BPJS Online ini akan sangat membantu masyarakat untuk mengurus administrasi terkait Program JKN,” ujar Sisyanto.

Dalam pengaturan jadwal layanan BPJS Online, Sisyanto akan berkoordinasi dengan jajarannya di Kantor Desa Meteseh agar layanan BPJS Online dapat berjalan dengan optimal dan memberikan informasi kepada warga. Pemberian informasi akan adanya layanan BPJS Online akan dilakukan secara massif melalui perangkat desa di wilayah Desa Meteseh.

“Selain pengaturan jadwal dan memasifkan informasi kepada warga, kami juga akan mempersiapkan sarana-sarana yang dibutuhkan dalam layanan BPJS Online melalui Aplikasi Zoom Meeting. Kami akan memastikan sinyal internet juga tidak ada gangguan, agat layanan BPJS Online dapat berjalan dengan lancar,” ungkap Sisyanto.
Sisyanto yakin, warga Desa Meteseh pastinya akan menyambut dengan antusias atas hadirnya layanan BPJS Online di desanya. Ia juga berharap bagi warganya yang belum terdaftar sebagai peserta Program JKN dapat memanfaatkan pendaftaran melalui layanan BPJS Online.

“Selama ini ketika kami meminta warga di Desa Meteseh untuk segera mendaftarkan dirinnya sebagai peserta Program JKN selalu ada saja mereka mengatakan jauh untuk mendatangi Kantor BPJS Kesehatan. Kami ingin sekali warga Desa Meteseh secara keseluruhan telah terdaftar sebagai peserta Program JKN agar mereka memiliki jaminan kesehatan ketika mereka membutuhkan pelayanan kesehatan. Karena kapan datangnya sakit tidak ada yang tahu,” ujar Sisyanto. (hrs)

BACA JUGA :

JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan mencatat kepesertaan JKN mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen penduduk Indonesia hingga akhir 2025. Dalam Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan 2025, Direktur Utama Prihati Pujowaskito menyebut layanan kesehatan dimanfaatkan 725,3 juta kali, didukung penguatan layanan digital, jaringan fasilitas kesehatan, serta kondisi Dana Jaminan Sosial yang tetap sehat untuk menopang SDM produktif.
JKN Catat 725 Juta Layanan Kesehatan Sepanjang 2025, Kepesertaan Tembus 98,62 Persen
Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir. Dengan pembiayaan yang dijamin melalui kepesertaan JKN yang ditanggung Pemerintah Kota Salatiga, ia dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya hingga kondisinya berangsur pulih dan kembali beraktivitas.
Sukisno: JKN Jadi Penyelamat Saat Stroke, Kini Kembali Berjalan dan Beraktivitas
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menyalurkan bantuan peralatan kesehatan kepada Posyandu Plamboyan RW 3, Purwoyoso, Ngaliyan, serta karpet untuk Masjid Al Ghaffar di Manyaran, Semarang, pada 13 Agustus 2026. Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung pelayanan kesehatan dan aktivitas ibadah masyarakat di sekitar wilayah operasional jalan tol serta memperkuat hubungan dengan warga.
Bantuan JTT Menyasar Posyandu dan Masjid di Semarang
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menyalurkan bantuan peralatan kesehatan kepada Posyandu Plamboyan RW 3, Purwoyoso, Ngaliyan, serta karpet untuk Masjid Al Ghaffar di Manyaran, Semarang, pada 13 Agustus...
Hari Jadi ke-81 Jateng Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Menurun
Hari Jadi ke-81 Jateng: Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Menurun
Jawa Tengah memasuki usia ke-81 dengan pertumbuhan ekonomi kumulatif 5,80 persen pada Semester I-2026, melampaui pertumbuhan nasional. Bersamaan dengan itu, kemiskinan turun menjadi 9,21 persen dan investasi...
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Aldi Fernando (21), warga Desa Berokan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, diduga mengalami penganiayaan dua kali pada awal dan 7 Agustus 2026. Polisi telah meminta keterangan korban dan sejumlah saksi...
Kebakaran Rumah di Kedungringin Suruh, Satu Orang Meninggal Terjebak Kobaran Api
Kebakaran Rumah di Kedungringin Suruh, Satu Orang Meninggal Terjebak Kobaran Api
Kebakaran menghanguskan rumah milik Rohmat Salam di Desa Kedungringin, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Jumat (14/8/2026) malam. Pemilik rumah meninggal dunia setelah terjebak saat api membesar. Damkar...
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Mahasiswa Fakultas Psikologi UKSW, Kanaya Abigail, mengampanyekan 17 SDGs kepada siswa usia 6–18 tahun di tiga sekolah Slovakia melalui program Global Volunteer AIESEC. Ia menggunakan permainan dan diskusi...

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved