RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Kerja Overtime, Petugas KPPS Diberi Multivitamin Agar Tetap Prima

Kerja Overtime, Petugas KPPS Diberi Multivitamin Agar Tetap Prima

Kerja Overtime, Petugas KPPS Diberi Multivitamin Agar Tetap Prima

Dokkes Polres Semarang memeriksa kesehatan dan memberikan multivitamin kepada para petugas penyelenggara Pemilu 2024. Dalam dua hari, petugas KPPS hingga tingkat PPK menerima tindakan kesehatan seperti injeksi dan obat. Kegiatan yang dipimpin oleh Kasi Dokkes Polres Semarang Iptu Dwi Yulianto mencakup sejumlah sekretariat PPK di beberapa kecamatan, termasuk Susukan, Kaliwungu, Bringin, Bancak, Tuntang, dan Getasan.
Foto: Humas Polres Semarang
Petugas KPPS hingga PPK dicek kesehatannya oleh tim Dokkes Polres Semarang usai pelaksanaan pencoblosan, Kamis (15/2/2024).

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Dokkes Polres Semarang mengecek kesehatan serta memberikan multivitamin bagi para petugas penyelenggara Pemilu 2024. Selama dua hari, petugas KPPS hingga tingkat PPK diberikan tindakan kesehatan berupa injeksi dan juga obat.

Dalam kegiatan yang dipimpin oleh Kasi Dokkes Polres Semarang Iptu Dwi Yulianto, petugas menyambangi sejumlah sekretariat PPK satu hari pascapencoblosan di wilayah masing-masing, di antaranya Kecamatan Susukan, Kaliwungu, Bringin, Bancak, Tuntang, dan Getasan.

“Total ada 50 dosis injeksi vitamin yang kita berikan kepada ketua maupun petugas KPPS. Sebelumnya kami periksa tekanan darah dan lakukan analisis apakah ada alergi obat atau penyakit bawaan lainnya,” ungkap Dwi, Jumat (16/2/2024).

Kegiatan yang dilaksanakan kali ini, lanjutnya, sebagai wujud kepedulian pihak kepolisian untuk mendukung kelancaran seluruh tahapan Pemilu 2024. Selain dari segi pengamanan, kesehatan para petugas penyelenggara juga perlu dijamin.

“Termasuk kepada seluruh personel TNI dan Polri juga kami berikan tindakan serupa,” sambungnya.

Ia berharap dengan dilaksanakan pengecekan maupun pemberian vitamin ini, seluruh tahapan Pemilu 2024 dapat berjalan lancar, aman dan damai dengan kondisi kesehatan yang prima. (win)

BACA JUGA :

Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka
Polwan Polres Salatiga menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan di Panti Asuhan Bakti Luhur, Tegalrejo, Argomulyo, Jumat (21/9/2026), untuk menyambut Hari Jadi Polwan ke-78. Kegiatan diisi penyerahan kebutuhan pokok dan pemeriksaan kesehatan bagi penghuni panti sebagai bentuk kepedulian sekaligus mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.
Peduli Sesama, Polwan Polres Salatiga Gelar Baksos hingga Gendong Bayi
Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Satlantas Kepolisian Resor Semarang bersama PT Trans Marga Jateng, Sat PJR Polda Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, dan Dinas Kesehatan Kota Semarang menggelar sosialisasi keselamatan berkendara serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi sopir truk di Rest Area KM 429 A Ungaran, Tol Semarang-Solo. Kegiatan yang menyasar kendaraan diduga over dimension over loading itu dilakukan sebagai edukasi menuju program Zero ODOL 2027 tanpa penindakan atau tilang.
Menuju Zero ODOL 2027, Polisi Temukan 50 Truk Bermuatan Berlebih di Rest Area KM 429 Ungaran

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran