KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kerja Overtime, Petugas KPPS Diberi Multivitamin Agar Tetap Prima

Kerja Overtime, Petugas KPPS Diberi Multivitamin Agar Tetap Prima

Kerja Overtime, Petugas KPPS Diberi Multivitamin Agar Tetap Prima

Dokkes Polres Semarang memeriksa kesehatan dan memberikan multivitamin kepada para petugas penyelenggara Pemilu 2024. Dalam dua hari, petugas KPPS hingga tingkat PPK menerima tindakan kesehatan seperti injeksi dan obat. Kegiatan yang dipimpin oleh Kasi Dokkes Polres Semarang Iptu Dwi Yulianto mencakup sejumlah sekretariat PPK di beberapa kecamatan, termasuk Susukan, Kaliwungu, Bringin, Bancak, Tuntang, dan Getasan.
Foto: Humas Polres Semarang
Petugas KPPS hingga PPK dicek kesehatannya oleh tim Dokkes Polres Semarang usai pelaksanaan pencoblosan, Kamis (15/2/2024).

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Dokkes Polres Semarang mengecek kesehatan serta memberikan multivitamin bagi para petugas penyelenggara Pemilu 2024. Selama dua hari, petugas KPPS hingga tingkat PPK diberikan tindakan kesehatan berupa injeksi dan juga obat.

Dalam kegiatan yang dipimpin oleh Kasi Dokkes Polres Semarang Iptu Dwi Yulianto, petugas menyambangi sejumlah sekretariat PPK satu hari pascapencoblosan di wilayah masing-masing, di antaranya Kecamatan Susukan, Kaliwungu, Bringin, Bancak, Tuntang, dan Getasan.

“Total ada 50 dosis injeksi vitamin yang kita berikan kepada ketua maupun petugas KPPS. Sebelumnya kami periksa tekanan darah dan lakukan analisis apakah ada alergi obat atau penyakit bawaan lainnya,” ungkap Dwi, Jumat (16/2/2024).

Kegiatan yang dilaksanakan kali ini, lanjutnya, sebagai wujud kepedulian pihak kepolisian untuk mendukung kelancaran seluruh tahapan Pemilu 2024. Selain dari segi pengamanan, kesehatan para petugas penyelenggara juga perlu dijamin.

“Termasuk kepada seluruh personel TNI dan Polri juga kami berikan tindakan serupa,” sambungnya.

Ia berharap dengan dilaksanakan pengecekan maupun pemberian vitamin ini, seluruh tahapan Pemilu 2024 dapat berjalan lancar, aman dan damai dengan kondisi kesehatan yang prima. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]