URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berkunjung di Pondok Pesantren Anak Difabel Al Firdaus Desa Tampingan, Boja, Kendal, Jumat (21/10/2022). Selain melihat kondisi asrama, Ganjar juga menemui anak-anak di ruang kelas bak seorang guru yang mengajar.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Keseruan Ganjar Mengajar di Pesantren Anak Berkebutuhan Khusus

Keseruan Ganjar Mengajar di Pesantren Anak Berkebutuhan Khusus

Keseruan Ganjar Mengajar di Pesantren Anak Berkebutuhan Khusus

featured-img

KENDAL – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berkunjung di Pondok Pesantren Anak Difabel Al Firdaus Desa Tampingan, Boja, Kendal, Jumat (21/10/2022). Selain melihat kondisi asrama, Ganjar juga menemui anak-anak di ruang kelas bak seorang guru yang mengajar.

Dengan mengenakan batik dan kopiah hitam, Ganjar langsung menemui Ketua Ponpes Anak Difabel Al Firdaus, Kadiyono. Kemudian diajak melihat kondisi asrama untuk para santri.

Setelah itu, menuju Sekolah Luar Biasa (SLB) yang berada di samping Ponpes tersebut. Ganjar, langsung memasuki ruang kelas satu per satu.

Serunya, orang nomor satu di Jawa Tengah itu menyapa siswa berkebutuhan khusus bagai seorang guru.

“Halo, siapa namanya? kalau besar mau jadi apa?” sapa Ganjar.

Pertanyaan itu dijawab beragam dari para siswa. Di antaranya ada yang ingin menjadi gamer, polisi, sampai ada yang ingin menjadi sopir truk. Jawaban itu membuat suasana di kelas pecah.

Ganjar pun mengajak anak-anak itu membaca tulisan di papan tulis. Dan, memberikan motivasi agar mereka tetap bersemangat menempuh pendidikan.

“Iya, ini ada beberapa anak yang mondok di sini. Pas besok hari santri, pas hari ini sekarang ini ada unik. Unik artinya ada kepedulian dari masyarakat yang kemudian membuat pondok kecil dan ada beberapa santri yang sekolah di sini dan yang unik adalah SLB,” ujar Ganjar.

Ia salut dengan ketekunan para guru yang memberikan fasilitas pendidikan kepada anak berkebutuhan khusus.

“Tadi kita lihat di sekolahnya, melihat aktivitasnya penuh dengan kesabaran. dan kita memang mendorong agar anak-anak ini bisa mendapatkan fasilitas seperti yang lain, sehingga kita siapkan kemandirian kelak kemudian hari anak indonesia yang hebat-hebat ini,” tuturnya.

Ganjar meminta, pengelola Ponpes Anak Difabel Al Firdaus untuk segera menyelesaikan perizinan dan legalitasnya.

“Sehingga dari pemerintah bisa membantu. Ya, anak-anak yang bersemangat luar biasa dan gurunya luar biasa ini mudah-mudahan bisa menjadikan harapan buat anak dan keluarga. pasti semuanya pengen anaknya sukses,” tandas Ganjar, usai memberikan bantuan dan santunan.

BACA JUGA :

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved