URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Bantuan yang diberikan berupa uang tunai Rp 1 juta bagi pelaku UMKM dan Rp 500.000 untuk anak yatim piatu. "Bantuan ini tidak berasal dari APBN atau APBD. Selain itu, tidak ada potongan sama sekali, bantuan yang diterima utuh, silakan dipergunakan untuk kemajuan usaha yang digeluti," kata ketua DPC Gerindra, Yuliyanto

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ketua DPC Partai Gerindra Kota Salatiga Salurkan Bantuan untuk UMKM dan Yatim Piatu

Ketua DPC Partai Gerindra Kota Salatiga Salurkan Bantuan untuk UMKM dan Yatim Piatu

Ketua DPC Partai Gerindra Kota Salatiga Salurkan Bantuan untuk UMKM dan Yatim Piatu

featured-img

Bantuan yang diberikan kali ini berupa uang tunai Rp 1 juta bagi pelaku UMKM dan Rp 500.000 untuk anak yatim piatu.

“Bantuan ini tidak berasal dari APBN atau APBD. Selain itu, tidak ada potongan sama sekali, bantuan yang diterima utuh, silakan dipergunakan untuk kemajuan usaha yang digeluti,” kata ketua DPC Gerindra, Yuliyanto, Kamis (14/4/2022).

Menurut Yuliyanto, pelaku UMKM harus memiliki jiwa penuh semangat, tangguh, dan adaptif dalam menghadapi perkembangan zaman. “Sekarang zaman media sosial, gunakan itu untuk promosi dan mengenalkan produk. Setiap hari Instagram saya juga banyak ditag pelaku UMKM yang ingin mempromosikan produknya,” terangnya.

Yuliyanto menyampaikan, uang Rp 1 juta jika dimanfaatkan dengan benar, jujur, dan niat sungguh-sungguh untuk usaha, akan berlipat ganda. “Tapi tentu semua butuh proses, tidak ujug-ujug. Kita semua harus tekun dan disiplin, agar bantuan yang diberikan ini bermanfaat untuk kemajuan usaha yang berimplikasi pada kesejahteraan keluarga,” kata dia.

Dikatakan, selama menjabat sebagai Wali Kota Salatiga selama dua periode, dirinya tidak pernah memberi janji yang muluk-muluk. Karena yang terpenting adalah bukti kerja nyata dan memberi manfaat untuk masyarakat Salatiga.

Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Salatiga Sarwono menyampaikan bantuan yang diberikan sebagai wujud kepedulian terhadap pelaku UMKM dan anak yatim piatu. “Di masa pandemi, UMKM menjadi salah satu penggerak perekonomian yang berdampak positif, ini kita apresiasi dan beri motivasi agar terus berkembang,” ungkapnya.

Sarwono menambahkan bantuan diberikan per kecamatan sesuai kuota. “Kita lakukan survei dan kelayakan juga untuk penerima bantuan ini, agar tepat sasaran dan bermanfaat,” tegasnya.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara