URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Herman Sinurat (32), seorang warga dari Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga, mewujudkan impian memiliki motor sport baru setelah menabung uang koin receh selama lima tahun. Sebagai pedagang plastik, Herman mengumpulkan koin receh dari hasil penjualan dan sisa kembalian harian, serta sisa recehan istrinya, yang juga bekerja di sebuah pabrik.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kisah Herman Warga Salatiga, Beli Motor Sport Pakai Uang Koin 3 Galon Air Mineral

Kisah Herman Warga Salatiga, Beli Motor Sport Pakai Uang Koin 3 Galon Air Mineral

Kisah Herman Warga Salatiga, Beli Motor Sport Pakai Uang Koin 3 Galon Air Mineral

Herman Sinurat (32), seorang warga dari Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga, mewujudkan impian memiliki motor sport baru setelah menabung uang koin receh selama lima tahun. Sebagai pedagang plastik, Herman mengumpulkan koin receh dari hasil penjualan dan sisa kembalian harian, serta sisa recehan istrinya, yang juga bekerja di sebuah pabrik.
Foto dok Ari
Herman Sinurat, warga Tetep Salatiga saat membeli motor Sport dengan memakai 3 galon uang koin 
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Keingginan harus diwujudkan, meski sabar menunggu waktu. Itulah barangkali prinsip hidup yang dipegang oleh Herman Sinurat (32) warga Tetep RT01 RW03 Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga. Dia yang sehari hari berjual plastik, akhirnya berhasil membeli motor sport baru dengan menggunakan uang koin receh sebanyak 3 Galon hasil menabung dengan mengumpulkan tiap hari selama lima tahun.

Kepada wartawan, Herman Sinurat mengaku sejak lama memang ingin memiliki motor sport idaman laki laki saat ini. ” Saya mengumpulkan uang koin receh hampir 5 tahun lebih, semua demi mimpi yang harus saya wujudkan” ujarnya di dealer Honda Cendana Mulia Ungaran, Kabupaten Semarang, Sabtu (3/2/2024).
Dirinya mengumpulkan uang receh tersebut dari tahun 2019 hingga sekarang, mengumpulkan 2 macam, 500 rupiah dan 1000 rupiah.

Uang itu terkumpul dari hasil jualan plastik dan sisa kembalian serta sisa recehan untuk dikumpulkan hingga banyak.

” Saya sehari hari jualan plastik dan istri saya kerja di pabrik, uang ini kami dapat dari kembalian jualan sedikit demi sedikit dan sisa receh istri untuk kami kumpulkan, ” tambahnya.

Sejumlah karyawan dealer Cendana Ungaran, saat menghitung uang koin dari Herman Sinurat.

Awalnya ia dating ke dealer untuk membeli sepeda motor honda yang terkenal dengan berbagai macam bentuk, tetapi akhirnya pilihan jatuh pada motor sport. honda sport CBR150 R.

Admin Dealer Cendana Ungaran, Septi Suraeningrum (32) mengaku kaget ada laporan pembelian unit sepeda motor konsumen membawa uang recehan 3 galon, pihaknya lantas menyuruh karyawan lain untuk ikut menghitung uang tersebut.

” Saya kaget setelah mendapat info dari kasir kalo ada konsumen yang membeli unit sepeda motor dengan uang recehan yang dibawa didalam 3 galon, ” kata Septi.

Herman Sinurat saat diwawancarai wartawan

BACA JUGA :

Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan Sekolah Tani Milenial 2026 untuk mendorong regenerasi petani di tengah menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Program yang diikuti 240 peserta itu digelar di Kecamatan Sumowono, Selasa (21/7/2026), dengan pembekalan budidaya, kewirausahaan, dan pemasaran digital guna mencetak petani modern yang mampu menjaga ketahanan pangan.
Tak Malu jadi Petani, Khoirul Mantap Ikut Pelatihan Sekolah Tani Milenial Usai Lulus Kuliah
Kapolres Salatiga Ade Papa Rihi mengungkap penggagalan peredaran narkotika bermodus pengiriman melalui jasa ekspedisi di Kota Salatiga. Dalam operasi bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah dan Bea Cukai, petugas menyita hampir 6 kilogram ganja serta 2,83 gram sabu, sekaligus menangkap dua tersangka yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika lintas daerah.
Polisi Salatiga Amankan 6 Kilogram Ganja Kering dan Paket Sabu Siap Edar
Legislatif Nilai Pengawasan Perizinan di Kabupaten Semarang Lemah, Pemkab Diminta Lebih Tegas
Legislatif Nilai Pengawasan Perizinan di Kabupaten Semarang Lemah, Pemkab Diminta Lebih Tegas
Kopdar dengan Media, Rutan Salatiga Bangun Sinergi, Tangkal Informasi Negatif
Kopdar dengan Media, Rutan Salatiga Bangun Sinergi, Tangkal Informasi Negatif
Perdana! Kejari Salatiga Musnahkan BB di SMA Lab, Berikan Edukasi kepada Siswa
Perdana! Kejari Salatiga Musnahkan BB di SMA Lab, Berikan Edukasi kepada Siswa
Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Reformasi Transportasi Publik Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Reformasi Transportasi Publik: Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta