RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Korban Meninggal Akibat Hanyut Di Saluran Air Di Ungaran Ternyata Dua Orang

Korban Meninggal Akibat Hanyut Di Saluran Air Di Ungaran Ternyata Dua Orang

Korban Meninggal Akibat Hanyut Di Saluran Air Di Ungaran Ternyata Dua Orang

SEMARANG – Pemotor yang meninggal dunia usai hanyut di sebuah saluran air di depan PT Anugrah Indofood Barokah Makmur, kawasan Jalan Jendral Sudirman Gedanganak, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang Selasa (16/11/2021) sore ternyata dua orang.

Korban pertama bernama Nur Rochim warga Bawen, Kabupaten Semarang ditemukan dalam keadaan tersangkut ranting pohon sekitar 1 kilometer dari lokasi motornya yang ditemukan pada Selasa (16/11/2021).

Sedangkan korban kedua yaitu Warsyiah warga Ngesrep, Kelurahan Tenjomoyo, Kecamatan Banyumanik. Ia ditemukan sejauh 19 kilometer dari lokasi pertama kali hanyut atau di aliran sungai Kaligarang dekat wisata Gubuk Serut, Tinjomoyo, Sekarang, Gunungpati, Rabu (17/11/2021) sekira pukul 18.00 WIB.

“Iya betul ada korban hanyut dari sungai di Kabupaten Semarang. Sore ini ditemukan di wilayah Gunungpati,” ucap Kapolsek Gunungpati Kompol Warijan saat dihubungi wartawan.

Ia mengatakan, korban ditemukan menyangkut di sela-sela batu oleh Tim SAR Gabungan. Lalu jasad korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit di Ungaran.

“Korban dievakuasi tim SAR menuju rumah sakit Ungaran. Keluarga menerima kejadian itu sebagai musibah,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto menjelaskan, kejadian bermula pada Selasa (16/11/21 pukul 14.30 WIB korban berboncengan naik motor dari Ungaran.

Lalu pada saat melintas di depan PT. Nissin jalan Jenderal Sudirman pengendara menghindari sengolan motor lain motor oleng ke kiri akhirnya jatuh ke Saluran air.

“Diduga pengendara kehilangan keseimbangan tidak bisa mengendalikan motor akhirnya Kedua pengendara jatuh ke saluran air,” katanya.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran