URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kota Salatiga memperingati Hardiknas 2026 melalui upacara di halaman kantor pemkot, Senin (4/5/2026), dengan menegaskan penguatan pendidikan inklusif berbasis mindset, mental, dan misi, sekaligus mengapresiasi berbagai capaian prestasi nasional sebagai hasil kolaborasi seluruh elemen pendidikan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kota Salatiga Borong Penghargaan di Hardiknas 2026, Fokus Pendidikan Inklusif

Kota Salatiga Borong Penghargaan di Hardiknas 2026, Fokus Pendidikan Inklusif

Kota Salatiga Borong Penghargaan di Hardiknas 2026, Fokus Pendidikan Inklusif

Wali Kota Salatiga berfoto bersama para penerima penghargaan inklusi usai upacara Hardiknas 2026 di Kantor Pemkot Salatiga. Foto dok IST
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pemkota Salatiga memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dengan menonjolkan penguatan pendidikan inklusif dan memanen berbagai penghargaan bergengsi. Momentum ini menjadi penegasan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan seluruh elemen pendidikan menjadi kunci dalam mencetak prestasi di tingkat nasional maupun provinsi.

Peringatan yang digelar melalui upacara di halaman Kantor Pemerintah Kota Salatiga pada Senin (4/5/2026) ini, menyoroti pentingnya konsep 3M, mindset, mental, dan misi. Hal tersebut sebagai pondasi utama peningkatan mutu pendidikan yang harus diintegrasikan di lingkungan sekolah, keluarga, hingga media.

Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menilai capaian prestasi yang diraih Kota Salatiga, termasuk predikat Kota Tertoleran se-Indonesia dan tata kelola Unit Layanan Disabilitas terbaik, merupakan hasil dari kerja keras kolektif.

“Atas nama pribadi maupun pemerintah, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak. Semoga prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga memotivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat kolaborasi,” ujarnya usai memimpin upacara peringatan Hardiknas 2026.

Selain prestasi di bidang tata kelola pemerintahan, aspek akademik juga menjadi sorotan. Prestasi dari tingkat sekolah dasar, seperti juara OSN tingkat nasional yang diraih siswa SD Bethany, menunjukkan bahwa kualitas pendidikan di Salatiga merata di berbagai jenjang. Wali Kota menekankan bahwa pendidikan yang berkeadilan harus dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

“Kita ingin menghadirkan pendidikan dan tata kelola pemerintahan yang semakin inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan. Semua ini demi menyiapkan generasi emas 2045 dari Kota Salatiga,” tambah Robby.

BACA JUGA :

Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”
Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved