URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kecelakaan tragis terjadi ketika sebuah sepeda motor Honda Vario 150 menabrak seekor kuda wisata hingga tewas di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Alun-alun Bandungan, Kabupaten Semarang pada Jumat siang, 30 Mei 2025. Peristiwa ini melibatkan Ilham (18), pengendara asal Jepara, yang bersama penumpangnya terpental sejauh 20 meter dan mengalami luka serius.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kuda Wisata Tewas Ditabrak Motor di Bandungan, Pengendara Terpental 20 Meter

Kuda Wisata Tewas Ditabrak Motor di Bandungan, Pengendara Terpental 20 Meter

Kuda Wisata Tewas Ditabrak Motor di Bandungan, Pengendara Terpental 20 Meter

Kuda wisata yang tewas tertabrak sepeda motor di Bandungan dievakuasi oleh warga, Jumat (30/5/2025). Foto: IST
Kuda wisata yang tewas tertabrak sepeda motor di Bandungan dievakuasi oleh warga, Jumat (30/5/2025). Foto: IST
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kecelakaan terjadi di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Alun-alun Bandungan, Kabupaten Semarang, Jumat (30/5/2025) siang. Sebuah sepeda motor Honda Vario 150 menabrak kuda wisata hingga tewas. Pengendara dan penumpangnya terpental sejauh 20 meter dan mengalami luka serius.

Peristiwa nahas ini terjadi di Jalan Veteran, saat motor berpelat K 3597 AGC melaju dari arah Jalan Gintungan Utara. Diduga rem blong saat menuruni jalur curam sejauh tiga kilometer membuat pengendara kehilangan kendali dan menabrak kuda yang sedang ditunggangi wisatawan.

“Suaranya keras sekali. Motornya terpental, kuda langsung mati di tempat,” kata Mujiono (59), juru parkir setempat.

Bagian depan motor ringsek parah. Pengendara, Ilham (18) asal Jepara, bersama penumpangnya, langsung dilarikan ke rumah sakit. Wisatawan penunggang kuda juga mengalami luka.

Polisi bersama tim medis segera mengevakuasi korban, kendaraan, dan bangkai kuda dari lokasi. Kuda malang tersebut milik Mundayin (63), penyedia jasa wisata kuda di alun-alun.

Rekan sesama penjaja kuda wisata, Paidi (44), menyayangkan kejadian ini dan meminta perhatian pemerintah.

“Nilai kudanya bisa sampai Rp13 juta. Kami khawatir wisatawan enggan datang lagi kalau kondisi jalan tetap membahayakan,” ujarnya.

Paidi juga menyoroti kondisi turunan tajam dari arah Gintungan yang rawan kecelakaan. Ia berharap ada petugas yang berjaga untuk mengingatkan pengendara, terutama pengguna motor matik, agar berhenti sejenak dan mendinginkan rem. (win)

BACA JUGA :

Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Daihatsu Xenia bernopol D 1712 DW terbakar sekitar 100 meter setelah mengisi BBM di SPBU Kampung Kali, Jalan Mayjen Sutoyo, Semarang, Senin (17/8/2026) malam. Pertamina menyebut pengemudi diketahui merokok sebelum kendaraan terbakar, sementara penyebab pasti insiden masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dan keterangan resmi kepolisian.
Mobil Xenia Terbakar 100 Meter dari SPBU, Pertamina Soroti Empat Galon BBM
Pengemudi Toyota Innova berinisial SW, warga Ambarawa, diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat terlibat kecelakaan dengan Honda Vario di Jalan Fatmawati, Blotongan, Salatiga, Sabtu (16/8/2026) tengah malam. Korban mengalami luka ringan. Kedua pihak berdamai, sementara polisi tetap menilang SW karena mengemudi dalam pengaruh miras.
Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai
Musim kemarau menyebabkan tanaman padi berusia sekitar 20 hari setelah semai di Dusun Pluwang, Desa Wringin Putih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, mati akibat pasokan irigasi tidak mencukupi. Kondisi ini membuat petani penggarap mengalami kerugian jutaan rupiah setelah sebelumnya menghadapi gagal panen akibat serangan hama tikus pada musim tanam sebelumnya.
Kemarau Bikin Sawah Mengering, Petani Wringin Putih Tekor Jutaan Rupiah
Toyota Innova diduga terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di kawasan Blotongan, Salatiga, Sabtu (15/8/2026) malam, sebelum meninggalkan lokasi. Polisi bersama warga mengejar kendaraan tersebut hingga Jetis dan berhasil menghentikannya. Korban kecelakaan dilarikan ke RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmojo untuk mendapat perawatan, sementara penanganan kasus diserahkan kepada Satlantas Polres Salatiga.
Mirip Film Laga, Polisi di Salatiga Kejar Pelaku Tabrak Lari

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum