URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) melalui Direktorat Kerja Sama (Diker) baru saja menggelar kegiatan internasional bersama Hult Prize di Merapi Ballroom Laras Asri. Dalam acara bertajuk “Unlimited” ini, tahap Awarding Night telah dilaksanakan. Natania Desyderia, Campus Director Hult Prize at UKSW 2024, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kompetisi ide bisnis berbasis internasional yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Lahirkan Pebisnis Muda, Kelompok Bravethon Siap Wakili UKSW dalam Ajang Regional Summit Hult Prize

Lahirkan Pebisnis Muda, Kelompok Bravethon Siap Wakili UKSW dalam Ajang Regional Summit Hult Prize

Lahirkan Pebisnis Muda, Kelompok Bravethon Siap Wakili UKSW dalam Ajang Regional Summit Hult Prize

Kelompok Bravethon Siap Wakili UKSW dalam Ajang Regional Summit Hult Prize 

Foto dok IST

Kelompok Bravethon Siap Wakili UKSW dalam Ajang Regional Summit Hult Prize 
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – UKSW melalui Direktorat Kerja Sama (Diker) kembali menggelar kegiatan internasional bersama Hult Prize, di Merapi Ballroom Laras Asri. Belum lama ini. Dalam Kegiatan Hult Prize at UKSW 2024 bertajuk “Unlimited” ini memasuki tahap Awarding Night.

Campus Director Hult Prize at UKSW 2024 Natania Desyderia mengungkapkan bahwa kegiatan Hult Prize merupakan kompetisi ide-ide bisnis berbasis internasional yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Adapun rangkaian Hult Prize at UKSW 2024 berawal dari training, kemudian mentoring, trial pitch hingga final pitch untuk dinilai oleh para juri yang ahli di bidangnya masing-masing.

Lebih lanjut disampaikannya, setelah mengikuti rangkaian seleksi terdapat lima tim yang terdiri dari 19 mahasiswa dari berbagai fakultas yang ada di UKSW. Kelima tim tersebut adalah Bravethon, Transcend, Second Nature, Horizon Voyage, dan StarterKit.

“Acara awarding night ini untuk mengumumkan pemenang dari Hult Prize OnCampus Program di UKSW. Harapannya first winner bisa lolos pada tahap Regional Summit Hult Prize di Bangkok Thailand tahun ini,” ungkap Natania yang juga mahasiswa dari Fakultas Teknologi Informasi (FTI) ini.

Berhasil keluar sebagai first winner adalah tim Bravethon yang beranggotakan Bramadi Theodorus, Nathania Calista, dan Benita Elma, ketiganya merupakan mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB). Kelompok ini menciptakan bioplastik yang terbuat dari sampah bonggol jagung. Ide bisnis ini bertujuan untuk mengurangi plastic waste, sampah bonggol jagung, dan dapat membantu meningkatkan pendapatan petani jagung.

“Ide ini berawal dari tumpukan bonggol jagung yang menjadi salah satu sampah. Beranjak dari permasalahan tersebut kami berkomitmen untuk mengolah bonggol jagung menjadi produk bioplastik,” ungkap Bramadi.

Dalam kesempatan ini, Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Kewirausahaan (WR RIK) Prof. Dr. Ir. Eko Sediyono, M.Kom., memberi ucapkan selamat kepada para pemenang. Prof. Dr. Ir. Eko Sediyono menuturkan bahwa kegiatan Hult Prize merupakan wadah untuk mencari bibit-bibit pebisnis dengan sudut pandang yang baru dan global.

“Saya ucapkan selamat kepada para pemenang, tentu kemenangan yang diraih di Hult Prize ini menjadi pemicu untuk terus berkembang,” ungkapnya.

BACA JUGA :

Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan