URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ratusan siswa SD Islam Terpadu Nurul Islam (SDIT Nuris) Tengaran, Kabupaten Semarang, meramaikan suasana Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif 2024 dengan menggelar Pemilu internal pada Senin (5/2/2024) pagi. Dua agenda pemilihan yang diadakan adalah Pemilihan Ketua Tim Dokter Kecil Sekolah (TDKS) dan Pemilihan Ketua Tim Penegak Disiplin Sekolah (TPDS), diikuti oleh siswa kelas 4, 5, 6, serta guru dan karyawan yang memiliki hak suara.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Layaknya Pemilu, SDIT Nuris Tengaran Gelar Pemilihan “Presiden TPDS 2024”

Layaknya Pemilu, SDIT Nuris Tengaran Gelar Pemilihan “Presiden TPDS 2024”

Layaknya Pemilu, SDIT Nuris Tengaran Gelar Pemilihan “Presiden TPDS 2024”

Ratusan siswa SD Islam Terpadu Nurul Islam (SDIT Nuris) Tengaran, Kabupaten Semarang, meramaikan suasana Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif 2024 dengan menggelar Pemilu internal pada Senin (5/2/2024) pagi. Dua agenda pemilihan yang diadakan adalah Pemilihan Ketua Tim Dokter Kecil Sekolah (TDKS) dan Pemilihan Ketua Tim Penegak Disiplin Sekolah (TPDS), diikuti oleh siswa kelas 4, 5, 6, serta guru dan karyawan yang memiliki hak suara.
Foto Arief Rasika
Sejumlah siswa SDIT Nurul Islam Tengaran saat mengikuti pencoblosan guna memilih Presiden TPDS masa bhakti 2024.
featured-img

RASIKAFM.COM | TENGARAN – Di tengah hingar bingar Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif 2024, ratusan siswa SD Islam Terpadu Nurul Islam (SDIT Nuris) Tengaran, Kabupaten Semarang, meramaikannya terlebih dahulu dengan menggelar Pemilu, Senin (5/2/2024) pagi.

Dua agenda pemilu yang digelar siswa SDIT Nuris, yakni Pemilihan Ketua Tim Dokter Kecil Sekolah (TDKS) dan Pemilihan Ketua Tim Penegak Disiplin Sekolah (TPDS).

Kegiatan ini diikuti siswa kelas 4,5,6, serta guru dan karyawan yang memiliki hak pilih.

Tercatat Ada 303 siswa yang memiliki hak suara.

Calon ketua TDKS terdiri atas 3 siswa yakni Daffa (no 1), Hizam (2), dan Kenzie (3).

Adapun calon ketua TPDS ada 4 siswa, yakni Haidar (1), Samir (2), Althaf (3), dan Ibnu (4).

Kepada rasikafm.com
Kepala SDIT Nuris Tengaran, Siti Rofiah, M.Pd mengatakan, ivent Pemilu TDKS dan TPDS merupakan kegiatan tahunan.

Namun tahun ini spesial karena bertepatan dengan masa Pemilu 2024 Nasional yang digelar 14 Februari.

“Semoga kegiatan Pemilihan Ketua TDKS dan TPDS menjadi pembelajaran siswa mengerti dan memahami demokrasi,” kata Rofi didampingi Ardiansyah, pembina TPDS SD Nuris.

Dijelaskannya, dalam proses pemilu tersebut telah didata siswa yang memiliki hak suara. Kemudian dibentuk panitia pemilihan atau KPU sebagai pelaksana.

Panitia pemilihan dan pemungutan suara tersebut dibagi dalam tiga kelompok yang bertugas di 3 TPS.

Pantauan Rasika FM pelaksanaan pencoblosan layaknya pemilu, seperti setiap pemilih, diwajibkan mencelupkan jarinya ke tinta.

Bahkan semua alur proses pemilihan di TPS tidak berbeda dengan Pemilu Presiden/Legislatif/Kepala Daerah.

Sementara itu Ifa, siswa kelas 4 mengaku senang bisa ikut berpartisipasi dalam pemilu di sekolah.

Kepala Sekolah Siti Rofiah saat diwawancarai Rasika FM

BACA JUGA :

Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Ratusan siswa SMK Negeri 1 Salatiga menggelar aksi di lingkungan sekolah pada Senin untuk mempertanyakan perubahan rencana pembangunan fasilitas yang sebelumnya disepakati sebagai ruang ekspresi siswa. Aksi muncul setelah siswa mendapat informasi lahan tersebut akan digunakan untuk ruang praktik. Kepala sekolah menyebut persoalan terjadi akibat miskomunikasi dan memastikan ruang ekspresi tetap dibangun di lokasi berbeda, sementara sekolah menggelar audiensi untuk menjelaskan perubahan tersebut.
Merasa Kecewa dengan Sekolah, Ratusan Siswa SMK 1 Salatiga Gelar Aksi Demo
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku
Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban
Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang memperkuat upaya pencegahan kebakaran di TPA Blondo, Kecamatan Bawen, selama musim kemarau dengan penyemprotan rutin di titik rawan dan peningkatan kesiapsiagaan personel. Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, menyebut langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya kasus kebakaran yang telah mencapai 80 kejadian hingga awal Agustus 2026, didominasi kebakaran hutan dan lahan.
Cegah Kebakaran TPA Blondo, Damkar Kabupaten Semarang Rutin Semprot Titik Rawan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved