URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sejumlah daya tarik wisata (DTW) yang ada di Kabupaten Semarang diprediksi akan mengalami lonjakan pengunjung dari dalam maupun luar daerah yang akan mengisi liburan akhir tahun mereka.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Libur Akhir Tahun, Bupati Semarang Minta Pengamanan Ekstra di Kawasan Wisata

Libur Akhir Tahun, Bupati Semarang Minta Pengamanan Ekstra di Kawasan Wisata

Libur Akhir Tahun, Bupati Semarang Minta Pengamanan Ekstra di Kawasan Wisata

Bupati Semarang Ngesti Nugraha. (Foto: Win)

Bupati Semarang Ngesti Nugraha. (Foto: Win)

Bupati Semarang Ngesti Nugraha. (Foto: Win)
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sejumlah daya tarik wisata (DTW) yang ada di Kabupaten Semarang diprediksi akan mengalami lonjakan pengunjung dari dalam maupun luar daerah yang akan mengisi liburan akhir tahun mereka.

Sebagai langkah antisipasi, Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan, telah menyiapkan beberapa persiapan agar aktivitas liburan di wilayah kabupaten Semarang tetap lancar, aman dan berkeselamatan. Di antaranya adalah kelancaran jalur wisata serta keamanan wahana wisatanya.

“Libur akhir tahun ini bertepatan dengan liburan sekolah sehingga volume kendaraan di jalur menuju tempat wisata diperkirakan juga akan melonjak. Tentunya, ini akan sangat berkaitan dengan keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas,” ujarnya di Ungaran, Senin (26/12/2022).

Di sisi lain, lanjut Ngesti, masyarakat diharapkan juga lebih berhati- hati dan tidak berperilaku yang dapat membahayakan diri dan orang lain, pada saat berkendara. Selain itu juga memastikan seluruh sarana prasarana yang akan digunakan untuk angkutan liburan akhir tahun serta wahana wisata betul-betul siap dan layak untuk digunakan.

“Sehingga tercipta suasana liburan yang aman dan berkeselamatan,” tegasnya.

Kepada seluruh pengelola wisata, Ngesti juga mengimbau untuk mempersiapkannya dengan baik. Berbagai wahana permainan, sarana pendukung keselamatan khususnya pada wisata air harus dipastikan dapat berfungsi dengan baik pada saat para pengunjung tempat wisata yang dikelola meningkat. Sehingga kegiatan wisata di kawasan yang dikelolanya juga dapat berlangsung dengan aman meski jumlah pengunjung meningkat.

“Mudah- mudahan, selama libur akhir tahun nanti di Kabupaten Semarang juga tidak ada bencana alam,” sambungnya.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Heru Subroto menekankan kepada pengelola wisata khususnya wisata air untuk lebih memperhatikan faktor keselamatan. Apalagi kondisi cuaca pada bulan Desember ini yang cenderung ekstrem dengan curah hujan tinggi.

“Kita ambil contoh perahu wisata dan wahana jetski di Bukit Cinta, yang namanya jaket pelampung wajib ada dan dikenakan,” paparnya.

Selain itu, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang terkait dengan lalu lintas perairan sebagai antisipasi dari potensi kecelakaan air. (win)

 

BACA JUGA :

Polres Semarang mengamankan pelajar berinisial YA (16) yang diduga hendak melakukan duel satu lawan satu di Jalan Lingkar Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (26/8/2026) dini hari. Polisi menemukan celurit sepanjang sekitar 130 sentimeter yang dibawa YA setelah ajakan duel diduga disepakati melalui media sosial.
Viral Pelajar Bawa Celurit 1,3 Meter di Ambarawa, Polisi Gagalkan Rencana Duel
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon