URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kabupaten Semarang, yang melibatkan Wakil Bupati Semarang, jajaran Polres Semarang, KPU, Bawaslu, dan pemerintah daerah, melakukan pengecekan kesiapan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di sejumlah wilayah rawan bencana, seperti Dusun Borangan dan Sapen di Desa Candirejo serta Dusun Duren di Desa Duren, Kecamatan Sumowono, pada Selasa (26/11/2024).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Lokasi TPS Rawan Bencana dan Sulit Dijangkau, Pemilih di Kabupaten Semarang Ini Bakal Diantar Jemput Armada Khusus

Lokasi TPS Rawan Bencana dan Sulit Dijangkau, Pemilih di Kabupaten Semarang Ini Bakal Diantar Jemput Armada Khusus

Lokasi TPS Rawan Bencana dan Sulit Dijangkau, Pemilih di Kabupaten Semarang Ini Bakal Diantar Jemput Armada Khusus

Akses menuju TPS di Dusun Borangan dan Sapen, Desa Candirejo yang cukup ekstrem membuat Pemkab Semarang harus menyediakan kendaraan khusus untuk antar jemput warga yang hendak menggunakan hak pilihnya. Foto: win
Akses menuju TPS di Dusun Borangan dan Sapen, Desa Candirejo yang cukup ekstrem membuat Pemkab Semarang harus menyediakan kendaraan khusus untuk antar jemput warga yang hendak menggunakan hak pilihnya. Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kabupaten Semarang, yang terdiri dari Wakil Bupati Semarang, jajaran Polres Semarang, KPU, Bawaslu, dan pemerintah daerah, melakukan pengecekan kesiapan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di sejumlah wilayah rawan bencana pada Selasa (26/11/2024).

Lokasi yang ditinjau mencakup Dusun Borangan dan Dusun Sapen di Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, serta Dusun Duren di Desa Duren, Kecamatan Sumowono. Fokus utama adalah memastikan kesiapan TPS di daerah terpencil yang rawan bencana, termasuk ketersediaan logistik, keamanan, dan antusiasme warga.

“Hari ini, kami mengecek TPS di Dusun Borangan dan Sapen, yang merupakan lokasi paling jauh dan rawan bencana. Akses menuju ke sana cukup sulit karena medan yang berat,” ujar Wakil Bupati Semarang, Basari.

Basari menjelaskan, salah satu kendala utama di dua dusun tersebut adalah infrastruktur jalan yang buruk. Untuk menuju lokasi ini, perlu kendaraan khusus seperti mobil 4×4 karena kondisi jalan yang berlumpur, ditambah sedang ada proyek pembangunan Bendungan Jragung.

“Kendala ini telah diantisipasi Pemkab Semarang dengan menyiapkan armada khusus untuk mengantar jemput warga menuju TPS, memastikan hak pilih mereka tetap terjamin,” ujar Basari.

Dari hasil tinjauan, Forkompimda memastikan bahwa seluruh TPS di lokasi tersebut telah siap. Logistik pemilu, petugas KPPS, hingga tata letak TPS dinyatakan sesuai standar KPU. Selain itu, TPS Dusun Kedungglatik yang terdampak proyek Bendungan Jragung telah dipindahkan ke boro area, yang menjadi tempat relokasi warga demi mempermudah akses.

“Masyarakat sangat antusias menyambut pemilu. Kami optimistis semuanya berjalan lancar,” tambah Basari.

Kapolres Semarang, AKBP Ike Yulianto, menegaskan bahwa pengamanan di setiap TPS telah disiapkan. “Kami akan menempatkan dua anggota polisi di sembilan TPS yang ada, serta dua petugas Linmas di tiap TPS. Laporan kondisi lapangan akan dilakukan setiap jam melalui grup WhatsApp,” ungkapnya.

Sementara Kepala Desa Candirejo, Haryoto, mengapresiasi persiapan Forkompimda dalam memastikan kelancaran Pilkada di daerahnya.

“Semua sudah siap, termasuk logistik yang diangkut menggunakan armada proyek Bendungan Jragung. Semoga pemilu berlangsung aman dan sukses,” katanya. (win)

BACA JUGA :

Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”
Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved