URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Aksi pencurian kembali terjadi di lingkungan satuan pendidikan di Kabupaten Semarang. Kali ini sasarannya adalah SDN 1 Beji, Ungaran Timur.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Maling Gasak Puluhan Alat Elektronik di SDN 1 Beji, Kerugian Capai Ratusan Juta

Maling Gasak Puluhan Alat Elektronik di SDN 1 Beji, Kerugian Capai Ratusan Juta

Maling Gasak Puluhan Alat Elektronik di SDN 1 Beji, Kerugian Capai Ratusan Juta

featured-img

UNGARAN – Aksi pencurian kembali terjadi di lingkungan satuan pendidikan di Kabupaten Semarang. Kali ini sasarannya adalah SDN 1 Beji, Ungaran Timur.

Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang Sukaton Purtomo Priyatmo saat dikonfirmasi rasikafm.com membenarkan peristiwa pencurian itu.

“Kira-kira sekitar jam 04.00 pagi tadi didapati pintu sudah jebol, teralis besi juga rusak,” ungkapnya melalui sambungan telepon, Senin (30/5/2022).

Mengetahui hal itu, penjaga sekolah segera melakukan pengecekan terhadap barang-barang yang ada di dalam ruangan. Ternyata banyak peralatan elektronik yang raib dibawa pencuri.

“Yang hilang ada 32 unit chromebook, 2 laptop dan 6 LCD proyektor. Total kerugian lebih kurang Rp250 juta,” ujarnya.

Kejadian itu segera dilaporkan ke Polsek Ungaran untuk ditindaklanjuti. Petugas yang datang ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan didampingi jajaran Disdikbudpora Kabupaten Semarang.

“Hari ini kami kirim surat ke seluruh sekolah untuk meningkatkan kewaspadaan. Karena minggu lalu juga kejadian di SDN 1 Jetis Bandungan meski tidak ada barang yang hilang,” urainya.

Terkait CCTV, pihaknya menegaskan setiap tingkat satuan pendidikan mulai dari PAUD, TK, SD dan SMP wajib memasang kamera pengintai tersebut meski sederhana.

“Tentu saja sebagai faktor pendukung keamanan, agar memudahkan penyelidikan jika sewaktu-waktu terjadi hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Katon menambahkan, khusus wilayah perbatasan, pihaknya mengimbau agar ditempatkan petugas keamanan tambahan. Hal itu sebagai upaya antisipasi terhadap aksi kejahatan berupa pencurian.

“Seperti wilayah Kaliwungu, kemudian perbatasan dengan Kendal, Grobogan dan Boyolali. Bukan apa-apa, melainkan sebagai bentuk tindakan preventif,” pungkasnya. (win)

 

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara