KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Masuki Tahun 2026 Salatiga Terdapat 21 SPPG Siap Beroperasi

Masuki Tahun 2026 Salatiga Terdapat 21 SPPG Siap Beroperasi

Masuki Tahun 2026 Salatiga Terdapat 21 SPPG Siap Beroperasi

Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kota Salatiga dinilai berjalan baik dan kondusif. Penilaian disampaikan SPPI bersama Pemerintah Kota Salatiga pada 14 Januari 2026. Evaluasi dilakukan untuk memastikan kualitas kinerja SPPG tetap terjaga melalui koordinasi lintas OPD, peningkatan standar layanan, serta pengelolaan sampah organik.
Foto dok IST
Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Program MBG pada Rabu (14/01/2026)

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Kota Salatiga, Monica Henidar Syarief, mengungkapkan pelaksanaan MBG di Kota Salatiga sudah baik dan kondusif. Ia mengingatkan untuk tetap menjaga kualitas kinerja SPPG dalam menjalankan tugasnya.

“Alhamdulilah 2025 ini kemarin kami juga sudah evaluasi dengan atasan untuk Kota Salatiga masih dinilai baik dan kondusif. Ini juga tidak lepas dari koordinasi dengan Satgas MBG Salatiga,” ungkap Monica Hendrar Syarief, Rabu (14/1/2026).

Dijelaskan, saat ini jumlah SPPG yang sudah beroperasional ada 15 SPPG di mana ini ada satu yang saat ini berhenti operasional sementara. Kemudian yang sudah persiapan l operasional ada 6 SPPG, jadi ada 21 SPPG di Salatiga hingga awal tahun 2026 ini.

Guna menjamin terlaksananya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Salatiga secara maksimal, Wakil Walikota Salatiga, Nina Agustin, memimpin Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Program MBG.

Kegiatan ini diikuti oleh Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Organisasi Perangkat Daerah terkait, Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Kota Salatiga, dan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kota Salatiga.

‎Nina Agustin mengingatkan agar terus melakukan perbaikan dan melaksanakan prosedur sesuai standar yang telah ditetapkan. Nina juga berharap agar seluruh OPD dapat berkoordinasi dengan baik, tak hanya secara internal dalam pemerintahan, tetapi juga dengan SPPG yang ada di wilayah, sehingga program MBG ini dapat berjalan secara maksimal.

Pemerintah Kota Salatuga juga mengingatkan agar SPPG dapat menjaga dan meningkatkan kualitas produk MBG yang dibagikan untuk penerima manfaat hingga pengelolaan sampah organik sesuai dengan program Pemerintah Kota yakni STOP Sampah Organik dari sumbernya.

“SPPG juga menjadi salah satu penyumbang sampah organik terbanyak,” katanya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]