KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Menolak Relokasi, PKL Bantaran Kali Es Datangi Kantor DPRD Kota Semarang

Menolak Relokasi, PKL Bantaran Kali Es Datangi Kantor DPRD Kota Semarang

Menolak Relokasi, PKL Bantaran Kali Es Datangi Kantor DPRD Kota Semarang

( Foto: Rmol )

RASIKAFM – Rencana normalisasi bantaran Kali Es yang berada di Kelurahan Sawah besar sejak tahun lalu, membuat cemas para Pedagang Kaki Lima di sana karena harus pindah ke Dargo dan Penggaron.

Pengurus Paguyuban PKL Manunggal Jaya Abadi, Bagus Novanto Bagaskara saat mengadu ke Komisi B DPRD Kota Semarang menyatakan, para pedagang tidak mau direlokasi karena merasa tidak mengganggu pembangunan normalisasi sungai. Di bantaran Kali Es ada sekitar 81 bangunan PKL yang akan direlokasi, untuk dilakukan normalisasi. Bahkan beberapa diantaranya sudah dipindahkan ke Rusunawa Pasar Waru.

Menurutnya, sosialisasi sudah dilakukan dari pihak kelurahan dan kecamatan sejak pertengahan tahun lalu, namun PKL tetap menolak jika harus direlokasi. Jika pindah ke Dargo dan Penggaron, penghasilan akan turun drastis karena dua lokasi tersebut terbilang kurang strategis.

Sementara Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Joko Susilo mengaku Dewan belum bisa mengambil keputusan apapun terkait audiensi yang dilakukan dari Paguyuban PKL. Namun Joko berjanji, pihaknya akan segera turun ke lapangan untuk melihat kondisi PKL dan bantaran Kali Es yang akan dilakukan normalisasi.

Kabar Terkini
Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang