URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Rumah pompa pengendali banjir di Kaligawe, Kota Semarang, kini menjadi fokus perhatian setelah mengalami kerusakan. Kejadian ini menciptakan tantangan serius dalam menjaga kawasan tersebut dari potensi banjir. Dua rumah pompa, Kali Tenggang dan Kali Sringin, dilaporkan bermasalah, menyebabkan beberapa pompa tidak dapat beroperasi secara optimal. Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, telah menegaskan urgensi perbaikan cepat dan meminta BBWS Pemali-Juana untuk mempercepat proses tersebut.
Rumah pompa pengendali banjir di Kaligawe, Kota Semarang kini menjadi fokus perhatian setelah mengalami kerusakan.Kejadian ini menciptakan tantangan serius dalam menjaga kawasan tersebut dari potensi banjir.Dua rumah pompa Kali Tenggang dan Kali Sringin, dilaporkan bermasalah menyebabkan beberapa pompa tidak dapat beroperasi secara optimal.Menteri PUPR Basuki Hadimuljono telah menegaskan urgensi perbaikan cepat dan meminta BBWS Pemali-Juana untuk mempercepat proses tersebut.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Menteri PUPR Respon Cepat atas Kerusakan Pompa Banjir di Kaligawe, Semarang

Menteri PUPR Respon Cepat atas Kerusakan Pompa Banjir di Kaligawe, Semarang

Menteri PUPR Respon Cepat atas Kerusakan Pompa Banjir di Kaligawe, Semarang

Foto: Dok./IST
Menteri Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono saat mengecek pompa rusak di Kota Semarang, Jumat (1/12/2023).
featured-img

Semarang – Pompa pengendali banjir di kawasan Kaligawe, Kota Semarang, mengalami kerusakan. Dua rumah pompa, yaitu Kali Tenggang dan Kali Sringin, mengalami masalah, menyebabkan beberapa pompa tidak dapat beroperasi.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, segera meminta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juana untuk mempercepat perbaikan pompa. Beberapa pompa yang rusak akan segera diperbaiki oleh vendor. Basuki memastikan bahwa perbaikan pompa akan selesai pada 5 Desember mendatang.

“Tadi kita lihat dari lima pompa (di Kali Sringin) yang beroperasi penuh tiga. Ada dua sil-silnya rusak akan diperbaiki oleh yang pabriknya langsung di Semarang,”terang Basuki saat meninjau Rumah Pompa Kali Sringin Semarang, Jumat (1/12/2023).

Penanganan Banjir dengan Pompa Portable

Untuk menangani rob atau banjir di Kaligawe, pihaknya akan menerjunkan sejumlah pompa portable. Rencananya, dua mobil pam akan datang untuk membantu sementara pompa yang rusak diperbaiki. Basuki menyatakan bahwa ada sembilan pompa bantuan yang juga akan dipasang di Terboyo, dengan bantuan dari Solo dan Jakarta.

Menurut Basuki, kerusakan pompa disebabkan oleh pengadaan pada tahun 2018. Meskipun demikian, pihaknya memastikan bahwa perbaikan yang dilakukan hanya bersifat pemeliharaan.

Penanganan Banjir Jangka Panjang

Basuki menjelaskan bahwa banjir terjadi karena penurunan tanah di Kota Semarang mencapai 10-20 sentimeter per tahun. Untuk penanganan jangka panjang, pihaknya akan mengalihkan air ke KBT selain Kali Tenggang dan Kali Sringin. Proyek ini diharapkan bisa dimulai pada tahun 2024 dengan adanya Detailed Engineering Design (DED) yang sudah tersedia.

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Petani Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, mengembangkan budidaya padi semi organik melalui dem area seluas 10 hektare yang melibatkan 21 petani. Program yang telah berjalan hampir tiga tahun ini berhasil meningkatkan produktivitas hingga lebih dari 9 ton per hektare, sekaligus mendorong pengolahan hasil panen menjadi beras bernilai jual lebih tinggi serta pemanfaatan limbah pertanian untuk mendukung konsep zero waste.
Gunakan Great Farm, Petani Kemetul Mulai Bidik Pasar Premium Beras Sehat

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026