KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Meresahkan Masyarakat, Ratusan Preman di Kota Semarang Diamankan Polisi

Meresahkan Masyarakat, Ratusan Preman di Kota Semarang Diamankan Polisi

Meresahkan Masyarakat, Ratusan Preman di Kota Semarang Diamankan Polisi

Ratusan preman diamankan oleh Polrestabes Semarang. Pengamanan ini dilakukan setelah adanya instruksi pencegahan premanisme dari Presiden Indonesia Joko Widodo. (Ayosemarang.com/Istimewa)

RASIKAFM – Sebanyak 281 orang yang terdiri dari juru parkir liar, pak ogah maupun preman pasar dan pelabuhan terjaring operasi premanisme. Operasi ini merupakan tindak lanjut dari merespon perintah kapolri atas perintah langsung dari Presiden Joko Widodo untuk memberantas praktis premanisme.

Kabag Ops Polrestabes Semarang AKBP Albertus Recky Robertho mengatakan, sejumlah tempat yang disinyalir terjadi praktik premanisme dilakukan penyisiran. Mulai dari terminal, pasar, stasiun hingga pelabuhan dan juga jalanan disapu bersih dari keberadaan para preman.

Operasi ini tentunya untuk mengamankan berbagai macam gangguan yang meresahkan warga Kota Semarang. Setelah diamankan ratusan preman yang terjaring razia langsung dibawa ke Mapolrestabes untuk dilakukan pendataan apakah terbukti melanggar atau tidak.
Pihaknynya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Semarang agar memanfaatkan aplikasi Libas, untuk melaporkan setiap ada tindak pidana kejahatan.

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengusulkan alokasi 300 liter air per detik dari Bendungan Jragung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Semarang. Air tersebut diharapkan mendukung kebutuhan air bersih, industri, pertanian, dan pariwisata, terutama di Pringapus, Bergas, dan Ungaran Timur. Pemkab juga mendorong pengembangan wisata dengan memprioritaskan Desa Candirejo.
Bendungan Jragung Mulai Diisi, Bupati Semarang Dorong Pemanfaatan untuk Sektor Intanpari
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama