[audio_player]
[adinserter name="Block 1"]
[adinserter name="Block 4"]
[posts_like_dislike]
Sebanyak 2.260 peserta Orientasi Mahasiswa Baru (OMB) 2025 Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti Inaugurasi OMB di Lapangan John Osok UKSW, Jumat (22/8/2025), sebagai simbol resmi bergabung dengan keluarga besar Kampus Indonesia Mini. Acara dihadiri Rektor UKSW Prof. Intiyas Utami bersama jajaran pimpinan kampus yang menandai puncak prosesi dengan pemakaian jas almamater kepada perwakilan mahasiswa baru, Ntadi Lassim Theodora dari Ghana dan Daffa Albaihaqi Mustafa dari Semarang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Meriah! Inaugurasi Mahasiswa Baru UKSW 2025: Pilihan Tepat PTS Kristen Terbaik Indonesia

Meriah! Inaugurasi Mahasiswa Baru UKSW 2025: Pilihan Tepat PTS Kristen Terbaik Indonesia

Meriah! Inaugurasi Mahasiswa Baru UKSW 2025: Pilihan Tepat PTS Kristen Terbaik Indonesia

Suasana penuh keakraban malam Inaugurasi tahun 2025 mahasiswa baru  UKSW.
Suasana penuh keakraban malam Inaugurasi tahun 2025 mahasiswa baru  UKSW.

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Antusiasme dan semangat dari 2.260 peserta Orientasi Mahasiswa Baru (OMB) 2025 Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mewarnai gelaran “Inaugurasi OMB 2025”, (22/08/2025) sore. Derap langkah peserta OMB 2025 yang penuh gairah menuju Lapangan John Osok UKSW mencerminkan kesiapan mereka menapaki awal perjalanan akademiknya di Kampus Indonesia Mini.

Kedatangan ribuan peserta OMB 2025 disambut dengan sebuah pertunjukan drama teatrikal dan dance persembahan kolaborasi peserta OMB dan mahasiswa UKSW. Mengangkat kisah perjalanan remaja Sekolah Menengah Atas (SMA) yang diliputi perjuangan dan kegalauan dalam menentukan pilihan menuju perguruan tinggi, hingga akhirnya menetapkan hatinya di UKSW. Kisah ini merupakan gambaran perjalanan setiap mahasiswa baru yang kini memilih UKSW sebagai rumah untuk bertumbuh dan mengejar cita-cita mereka.

Pertunjukan ini terasa istimewa karena puncak drama ditandai dengan pemakaian jas almamater oleh Rektor UKSW Profesor Intiyas Utami didampingi para Wakil Rektor, pimpinan fakultas, dan Ketua Panitia OMB 2025 Michael Bezaleel, S.Kom., M.Cs, kepada perwakilan mahasiswa baru. Mereka adalah Ntadi Lassim Theodora mahasiswa baru asal Ghana dan Daffa Albaihaqi Mustafa asal Semarang, keduanya mahasiswa baru dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi (FISKOM). Pemakaian jas almamater yang diikuti peserta OMB 2025 ini menjadi simbol bahwa mereka resmi menjadi bagian dari keluarga besar UKSW.

Ntadi Lassim Theodora adalah salah satu mahasiswa internasional asal Ghana yang mengikuti OMB UKSW tahun ini. Selain Ntadi Lassim Theodora, mahasiswa internasional lainnya berasal dari Bangladesh, Korea Selatan, Madagaskar, dan juga Timor Leste. Mereka adalah mahasiswa baru internasional di UKSW penerima beasiswa “Satya Wacana International Scholarship” (SWIS) sebanyak 18 orang.

Rektor Intiyas menyampaikan perjalanan panjang mahasiswa baru memilih kampus ini sebagai rumah dalam mengejar masa depan bukanlah hal yang mudah, namun rektor meyakinkan para mahasiswa bahwa di UKSW mereka akan bertumbuh menjadi versi terbaik dari diri mereka sendiri.

“Meski dalam proses memilih sempat ada kebimbangan, atau bahkan pilihan yang diambil tidak sama dengan cita-cita masa kecil, jangan pernah merasa gagal. Yakinlah, kalian adalah pejuang yang akan mampu menyelesaikan perjalanan ini hingga ke garis akhir,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Inaugurasi George Nicholas Huwae, S.Pd., M.I.Kom., berharap acara ini bisa menumbuhkan rasa percaya diri mahasiswa baru bahwa pilihan mereka untuk melanjutkan studi di UKSW merupakan keputusan yang benar. “Melalui acara ini, kami ingin menunjukkan suasana kampus yang hangat dan nyaman, sehingga para mahasiswa baru tidak ragu untuk memulai perjalanannya di UKSW,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) meraih penghargaan Most Impactful University for National Integration dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026 di Solo pada 17 Juli 2026. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi UKSW dalam menghadirkan pendidikan inklusif, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program di bidang kesehatan, lingkungan, pemberdayaan UMKM, serta penguatan ekonomi desa.
Berkat Akademi BUMDes, UKSW Raih Pengakuan Nasional atas Inovasinya
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani