Semarang (15/03) – Seiring dengan meningkatnya mobilitas kendaraan menuju wilayah Timur Trans Jawa, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi lalu lintas di Ruas Jalan Tol Semarang Seksi A,B,C. Berdasarkan data lalu lintas yang dihimpun dari sejumlah gerbang tol di wilayah Semarang, volume kendaraan tercatat mengalami peningkatan dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal dalam dua hari terakhir.
Senior Manager Representative Office 2 Ruas Jalan Tol PT Jasamarga Transjawa Tol, M. Faried Sulitamtama, menyampaikan bahwa peningkatan mobilitas kendaraan mulai terlihat di Ruas Jalan Tol Semarang Seksi A,B,C dalam dua hari terakhir. “Pada Jumat (13/03), total kendaraan yang melintas di Ruas Semarang ABC tercatat sebanyak 120.251 kendaraan, meningkat 9,89% dibandingkan lalu lintas normal yang mencapai 109.518 kendaraan. Sementara itu, pada Sabtu (14/03), volume kendaraan tercatat sebanyak 116.958 kendaraan atau meningkat 10,51% dibandingkan lalu lintas normal sebesar 105.831 kendaraan,” ujar Faried.
Faried menambahkan bahwa peningkatan volume kendaraan tersebut menunjukkan mulai meningkatnya mobilitas masyarakat yang melintas di wilayah Semarang, khususnya sebagai salah satu koridor utama yang menghubungkan arus kendaraan menuju wilayah Timur Trans Jawa.
Adapun data lalu lintas tersebut merupakan akumulasi kendaraan yang melintas di gerbang tol wilayah Semarang, meliputi GT Krapyak 1, GT Krapyak 2, GT Manyaran, GT Tembalang, GT Gayamsari, GT Muktiharjo, GT Jatingaleh 1, GT Jatingaleh 2, GT Srondol, GT Banyumanik, serta GT Kalikangkung.
Sementara itu, Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo menyampaikan bahwa peningkatan lalu lintas tersebut menunjukkan mulai meningkatnya mobilitas masyarakat yang melintasi wilayah Semarang. “Kami terus melakukan pemantauan kondisi lalu lintas di seluruh gerbang tol wilayah Semarang serta memastikan kesiapan operasional guna menjaga kelancaran perjalanan pengguna jalan,” ujar Ria.