URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo menggelar khitan massal gratis bagi 32 anak di Terminal Tingkir, Salatiga, Jumat (3/4/2026). Kegiatan ini menjadi pembuka HUT ke-43, sebagai wujud pelayanan sosial kepada masyarakat dengan melibatkan berbagai pihak dan dukungan tenaga profesional.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ulang Tahun ke 43, RSUD Soebarkat Gelar Khitan Massal di Terminal Tingkir Salatiga

Ulang Tahun ke 43, RSUD Soebarkat Gelar Khitan Massal di Terminal Tingkir Salatiga

Ulang Tahun ke 43, RSUD Soebarkat Gelar Khitan Massal di Terminal Tingkir Salatiga

RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo menggelar khitan massal gratis bagi 32 anak di Terminal Tingkir, Salatiga, Jumat (3/4/2026). Kegiatan ini menjadi pembuka HUT ke-43, sebagai wujud pelayanan sosial kepada masyarakat dengan melibatkan berbagai pihak dan dukungan tenaga profesional.
Foto dok IST
Kegiatan Khitan di terminal Tingkir Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo menggelar khitan massal gratis di Convention Hall Terminal Tipe A Tingkir, Jumat (3/4/2026). Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-43 rumah sakit tersebut.

Sebanyak 32 anak dari berbagai wilayah di Kota Salatiga mengikuti kegiatan ini. Mereka tampak didampingi orang tua, dengan ekspresi tegang bercampur haru dan bahagia selama proses berlangsung.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga Prasit Al Hakim, Direktur RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo Ita Rima Rahmawati, Kepala Terminal Tipe A Tingkir Vicky Chandra Yanuar, serta perwakilan Baznas, Lazis, dan BSI.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga Prasit Al Hakim mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata pelayanan sosial rumah sakit kepada masyarakat.

“Ini menunjukkan RSUD ingin lebih dekat dengan masyarakat dan memberikan manfaat langsung. Ke depan, kegiatan seperti ini berpotensi menjadi program unggulan dengan dukungan tenaga khitan profesional,” ujar Prasit.

Direktur RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo Ita Rima Rahmawati menyampaikan bahwa khitan massal ini menjadi awal dari seluruh rangkaian kegiatan HUT yang akan berlangsung hingga puncaknya pada 1 Mei 2026.

Sementara itu, Kepala Terminal Tipe A Tingkir Vicky Chandra Yanuar mengapresiasi pelaksanaan kegiatan di area terminal. Ia menilai fungsi terminal kini tidak hanya sebagai tempat transit, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan sosial.

“Ini menjadi momen langka, terminal bisa digunakan untuk kegiatan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Vicky.

Dalam kegiatan ini, peserta juga mendapatkan sejumlah bantuan, antara lain souvenir dari Baznas dan Lazis, serta tabungan dari BSI, selain dukungan akomodasi lainnya.

Kegiatan ditutup dengan peninjauan proses khitan oleh para tamu undangan, kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah.(Rief)

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan