URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kebakaran dan ledakan terjadi saat pengisian gas oleh pekerja di PT Makro Prima Pangan Utama, Pringapus, Kabupaten Semarang, Rabu (1/4/2026) malam. Insiden dipicu kebocoran selang gas, menyebabkan enam pekerja luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ledakan Gas di Pringapus, Enam Pekerja Terluka Saat Proses Pengisian

Ledakan Gas di Pringapus, Enam Pekerja Terluka Saat Proses Pengisian

Ledakan Gas di Pringapus, Enam Pekerja Terluka Saat Proses Pengisian

Petugas Damkar melakukan upaya pendinginan di lokasi penyimpanan dan pengisian gas milik PT Makro Prima Pangan Utama, Dusun Bodean, Desa Klepu, Kecamatan Pringapus yang terbakar, Rabu (1/4/2026) malam. Foto: Satpol PP dan Damkar Kab. Semarang
Petugas Damkar melakukan upaya pendinginan di lokasi penyimpanan dan pengisian gas milik PT Makro Prima Pangan Utama, Dusun Bodean, Desa Klepu, Kecamatan Pringapus yang terbakar, Rabu (1/4/2026) malam. Foto: Satpol PP dan Damkar Kab. Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN — Kebakaran disertai ledakan terjadi di lokasi penyimpanan dan pengisian gas milik PT Makro Prima Pangan Utama, Dusun Bodean, Desa Klepu, Kecamatan Pringapus, Rabu (1/4/2026) malam. Insiden tersebut mengakibatkan enam orang pekerja mengalami luka-luka.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 20.30 WIB saat sebuah truk pengangkut gas dari vendor PT Bahtera Abadi Gas dengan nomor polisi S-9303-UH hendak melakukan pengisian atau penggantian tabung gas di lokasi tersebut.

Berdasarkan keterangan saksi, proses pengisian sempat mengalami kendala ketika selang gas tersangkut. Saat operator berupaya menarik selang tersebut secara paksa, selang justru terputus dan menyebabkan kebocoran gas.

“Dalam kondisi tersebut, muncul percikan api yang kemudian memicu ledakan,” ungkap Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang Anang Sukoco dalam keterangan tertulis, Kamis (2/4/2026).

Akibat kejadian itu, operator gas dan sopir truk mengalami luka, disusul beberapa pekerja lain yang berada di sekitar lokasi. Total terdapat enam korban luka dalam insiden tersebut.
Para korban antara lain Hanif Gilang Deni Irwan, Samsul (sopir), Muh Irzas, Aldi, Efendi (operator gas), dan Saeful.

“Korban mengalami luka pada bagian wajah, tangan, lutut, serta lecet. Mereka lalu dilarikan ke RS Ken Saras untuk mendapatkan penanganan medis,” sambung Anang.

Petugas pemadam kebakaran dari Regu B Pos Bergas dan Regu B Pos Ungaran diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan penanganan lebih lanjut.

“Begitu menerima laporan, petugas kami segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan pengamanan area. Dugaan sementara, kebakaran dipicu kebocoran gas saat proses penggantian tabung,” jelasnya.

Ia juga mengimbau seluruh pihak, khususnya pengelola dan pekerja di sektor penyimpanan gas, agar lebih memperhatikan prosedur keselamatan kerja.

“Kami mengingatkan agar standar operasional prosedur (SOP) benar-benar dijalankan, terutama dalam penanganan gas yang berisiko tinggi, guna mencegah kejadian serupa,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Daihatsu Xenia bernopol D 1712 DW terbakar sekitar 100 meter setelah mengisi BBM di SPBU Kampung Kali, Jalan Mayjen Sutoyo, Semarang, Senin (17/8/2026) malam. Pertamina menyebut pengemudi diketahui merokok sebelum kendaraan terbakar, sementara penyebab pasti insiden masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dan keterangan resmi kepolisian.
Mobil Xenia Terbakar 100 Meter dari SPBU, Pertamina Soroti Empat Galon BBM
Pengemudi Toyota Innova berinisial SW, warga Ambarawa, diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat terlibat kecelakaan dengan Honda Vario di Jalan Fatmawati, Blotongan, Salatiga, Sabtu (16/8/2026) tengah malam. Korban mengalami luka ringan. Kedua pihak berdamai, sementara polisi tetap menilang SW karena mengemudi dalam pengaruh miras.
Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai
Musim kemarau menyebabkan tanaman padi berusia sekitar 20 hari setelah semai di Dusun Pluwang, Desa Wringin Putih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, mati akibat pasokan irigasi tidak mencukupi. Kondisi ini membuat petani penggarap mengalami kerugian jutaan rupiah setelah sebelumnya menghadapi gagal panen akibat serangan hama tikus pada musim tanam sebelumnya.
Kemarau Bikin Sawah Mengering, Petani Wringin Putih Tekor Jutaan Rupiah
Toyota Innova diduga terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di kawasan Blotongan, Salatiga, Sabtu (15/8/2026) malam, sebelum meninggalkan lokasi. Polisi bersama warga mengejar kendaraan tersebut hingga Jetis dan berhasil menghentikannya. Korban kecelakaan dilarikan ke RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmojo untuk mendapat perawatan, sementara penanganan kasus diserahkan kepada Satlantas Polres Salatiga.
Mirip Film Laga, Polisi di Salatiga Kejar Pelaku Tabrak Lari
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah