URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Narapidana (Napi) dan Perugas Lembaga Permasyarakat (Lapas) Kelas II A Semarang tampil memukau dengan busana karyanya sendiri di fashion show busana dari desainer ternama.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Napi dan Petugas Lapas Perempuan Semarang Tampil Memukau dengan Busana Karya Sendiri

Napi dan Petugas Lapas Perempuan Semarang Tampil Memukau dengan Busana Karya Sendiri

Napi dan Petugas Lapas Perempuan Semarang Tampil Memukau dengan Busana Karya Sendiri

featured-img

SEMARANG – Narapidana (Napi) dan Perugas Lembaga Permasyarakat (Lapas) Kelas II A Semarang tampil memukau dengan busana karyanya sendiri di fashion show busana dari desainer ternama.

Ada Lima napi dan tiga petugas lapas yang ikut fashion show. Mereka berlenggak lenggok di area lapangan layaknya seorang model professional, Selasa (8/11/2022).

Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Perempuan Semarang, Rini Sulistyowati menerangkan fashion show kali ini merupakan ajang menunjukan karya dari napi perempuan. Ia mengaku karya napi ini hasil belajarnya yang kemudian ditularkan kepada para napi.

“Saya berguru terkait desain dengan desainer bu Entin. Lalu saya ajarkan kepada para napi,” terangnya kepada wartawan.

Menurutnya, dengan karya ini bisa menjadi modal bagi para napi ketika selesai menjalani masa pidana. Napi bisa memiliki bakat dalam membuat karya.

“Mereka jadi punya kompetensi diri untuk menyambung kehidupan setelah bebas,” paparnya.

“Nantinya masyarakat punya kepercayaan dengan napi bahwa dengan punya kompetensi, mereka tidak akan mengulangi kesalahannya,” tambahnya.

Dia berharap ilmu yang diberikan ini bisa dimanfaatkan oleh napi sehingga siap kembali di tengah masyarakat. “Perlu diingat, napi tidak selamanya di lapas. Hanya sementara. Pergunakan transfer ilmu dengan baik,” tandasnya

Desainer ternama dari Kanada, Entin Gartini mengapresiasi karya napi Lapas Perempuan Semarang.

“Saya mengapresiasi karya ini. Tidak menyangka karya napi bisa bagus sekali,” kata wanita Asal Semarang yang telah tinggal di Kanada selama 12 tahun tersebut.

Salah seorang napi, NR (25) mengakui kegiatan ini sangat bermanfaat bagi dirinya dan napi lain. Ia berharap kegiatan ini rutin dilakukan.

“Tentu senang ya ada fashion show, bisa explore fashion. Sangat bermanfaat untuk menghabiskan masa penjara,” kata terpidana kasus narkotika 7 tahun ini.

“Yang saya pakai adalah batik ecoprint. Itu karya saya sendiri. Kemampuan membuat karya ini sangat bermanfaat untuk saya ketika nanti selesai masa pidana,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara