URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ditresnarkoba Polda Jateng berhasil mengungkap Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dari hasil penjualan mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu mencapai milyaran rupiah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Napi Di Lapas Semarang Bersama Pacarnya Jalankan Peredaran Narkoba Dan Pencucian Uang Mencapai Milyaran Rupiah

Napi Di Lapas Semarang Bersama Pacarnya Jalankan Peredaran Narkoba Dan Pencucian Uang Mencapai Milyaran Rupiah

Napi Di Lapas Semarang Bersama Pacarnya Jalankan Peredaran Narkoba Dan Pencucian Uang Mencapai Milyaran Rupiah

featured-img

“Dari hasil pengembangan itulah kita dapatkan rekening atau aset yang telah diberikan. Jadi diedarkan disana kita amankan rekening bank lewat pacarnya yang sudah kita tahan,” paparnya.

“Disitu ada rekening mencurigakan yang sudah melalui tahap-tahapan yaitu tahap pertama terkait tahap penempatan yaitu uang itu sendiri (hasil penjualan narkoba). Kemudian tahap transfer atau layering dimana uang itu telah ditransfer dan yang terakhir tahap integration dimana pemisahan antara penyatuan harta kekayaan yang menggunakan sarana bank,” ucap Luthfi.

Luthfi mengatakan, dari hasil pengungkapan kasus ini, pihaknya berhasil mengamankan uang senilai Rp. 4 milyar berupa uang tunai senilai sekitar Rp. 1,8 milyar dan aset yang dimiliki para tersangka.

“Ini merupakan suatu ungkap kasus yang luar biasa dimana tindak pidana narkoba menjadi prioritas utama dari pemerintah maupun jajaran kepolisian yang hasil ungkap ini adalah luar biasa,” tuturnya.

Saat ini Polda Jateng telah menyita barang bukti kajahatan para tersangka untuk proses lebih lanjut. Sementara itu, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka diancam dengan pasal 3, 4, dan 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang serta pasal 137 huruf (a) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 20 tahun dan denda maksimal 10 milyar rupiah.

Halaman 2 dari 2
✓ Selesai Dibaca

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon