KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Optimalkan Penilaian Kinerja Guru, Disdikbudpora Kabupaten Semarang Canangkan ‘Gula Kelappa’

Optimalkan Penilaian Kinerja Guru, Disdikbudpora Kabupaten Semarang Canangkan ‘Gula Kelappa’

Optimalkan Penilaian Kinerja Guru, Disdikbudpora Kabupaten Semarang Canangkan ‘Gula Kelappa’

Puluhan pengawas, guru, dan kepala sekolah tingkat TK, SD dan SMP se-Kabupaten Semarang mengikuti sosialisasi rancangan aksi perubahan kinerja organisasi sekaligus launching program Gula Kelappa di aula Kantor Disdikbudpora Kabupaten Semarang di Ungaran, Kamis (11/7/2024). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kepala Sekolah memiliki peran penting dalam pelaksanaan penilaian kinerja guru di tingkat satuan pendidikan. Melalui aplikasi yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) berupa Platform Merdeka Mengajar (PMM), penilaian kinerja tersebut diharapkan mendukung kapasitas guru serta tenaga kependidikan dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka.

Sebagai upaya mengoptimalkan penilaian kinerja melalui PMM tersebut, Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang berinovasi meluncurkan program ‘Gula Kelappa’ (Guru Lakukan Aksi Kinerja, Kepala Sekolah Laporkan Progres Penilaian Aksi Kinerja).

Menurut Kabid Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Disdikbudpora Kabupaten Semarang Sularsih, penilaian kinerja guru di Kabupaten Semarang saat ini belum optimal. Hal itu disebabkan beberapa faktor, di antaranya banyak Kepala Sekolah yang belum memahami fitur PMM, belum ada tim teknis yang mendampingi, serta belum adanya pemantauan penilaian kinerja.

“Melalui Gula Kelappa, kami bisa melakukan pemantauan dan analisis data PMM. Dari situ akan diketahui sejauh mana predikat kinerja guru,” kata Asih (sapaan akrabnya) usai launching Gula Kelappa di aula Kantor Disdikbudpora Kabupaten Semarang di Ungaran, Kamis (11/7/2024).

Setelah mengetahui kinerja guru, lanjut Asih, langkah selanjutnya adalah pengembangan kompetensi guru yang masih memiliki predikat kurang hingga cukup baik melalui pelatihan tambahan. Hingga saat ini pihaknya belum dapat memetakan berapa jumlah guru yang akan diberikan bimbingan teknis kaitannya dengan pengembangan kompetensi.

“Kalau untuk jangka pendek, sasaran kita melatih 260 guru SD dan SMP. Sedangkan jangka menengah ada 380 guru SD dan 120 guru SMP dengan predikat kinerja kurang hingga cukup,” urainya.

Untuk diketahui, penetapan predikat kinerja guru adalah langkah akhir dalam pengelolaan kinerja guru. Kepala Sekolah memiliki tanggung jawab penuh dalam menetapkan predikat ini setelah Kepala Dinas Pendidikan menetapkan Predikat Kinerja Organisasi untuk Satuan Pendidikan yang berada di bawah wewenangnya. Predikat tersebut mencakup istimewa, baik, butuh perbaikan, kurang, hingga sangat kurang. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Kepala Desa petahana Nyatnyono, Parsunto, mengembalikan formulir pencalonan Pilkades pada hari terakhir pendaftaran, Kamis (15/10/2026). Ia kembali maju untuk melanjutkan pembangunan desa dan pengembangan wisata religi yang dinilai belum maksimal. Panitia mencatat delapan orang mengambil formulir, sedangkan tiga bakal calon telah mengembalikannya hingga Kamis pagi.
Parsunto Pilih Hari Terakhir Kembalikan Formulir Pendaftaran Kades Nyatnyono, Berangkat Jalan Kaki Usai Minta Restu Sesepuh
Pilkades Serentak 14 Desember, Polres Semarang Siapkan Skenario Kontinjensi
Pilkades Serentak 14 Desember, Polres Semarang Siapkan Skenario Kontinjensi
[pekok2]