URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Kepala Sekolah memainkan peran penting dalam penilaian kinerja guru melalui Platform Merdeka Mengajar (PMM) yang diluncurkan oleh Kemendikbudristek untuk mendukung implementasi kurikulum merdeka. Di Kabupaten Semarang, Disdikbudpora berinovasi dengan meluncurkan program 'Gula Kelappa' (Guru Lakukan Aksi Kinerja, Kepala Sekolah Laporkan Progres Penilaian Aksi Kinerja) untuk mengoptimalkan penilaian kinerja guru.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Optimalkan Penilaian Kinerja Guru, Disdikbudpora Kabupaten Semarang Canangkan ‘Gula Kelappa’

Optimalkan Penilaian Kinerja Guru, Disdikbudpora Kabupaten Semarang Canangkan ‘Gula Kelappa’

Optimalkan Penilaian Kinerja Guru, Disdikbudpora Kabupaten Semarang Canangkan ‘Gula Kelappa’

Puluhan pengawas, guru, dan kepala sekolah tingkat TK, SD dan SMP se-Kabupaten Semarang mengikuti sosialisasi rancangan aksi perubahan kinerja organisasi sekaligus launching program Gula Kelappa di aula Kantor Disdikbudpora Kabupaten Semarang di Ungaran, Kamis (11/7/2024). Foto: win
Puluhan pengawas, guru, dan kepala sekolah tingkat TK, SD dan SMP se-Kabupaten Semarang mengikuti sosialisasi rancangan aksi perubahan kinerja organisasi sekaligus launching program Gula Kelappa di aula Kantor Disdikbudpora Kabupaten Semarang di Ungaran, Kamis (11/7/2024). Foto: win
Featured Image

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kepala Sekolah memiliki peran penting dalam pelaksanaan penilaian kinerja guru di tingkat satuan pendidikan. Melalui aplikasi yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) berupa Platform Merdeka Mengajar (PMM), penilaian kinerja tersebut diharapkan mendukung kapasitas guru serta tenaga kependidikan dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka.

Sebagai upaya mengoptimalkan penilaian kinerja melalui PMM tersebut, Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang berinovasi meluncurkan program ‘Gula Kelappa’ (Guru Lakukan Aksi Kinerja, Kepala Sekolah Laporkan Progres Penilaian Aksi Kinerja).

Menurut Kabid Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Disdikbudpora Kabupaten Semarang Sularsih, penilaian kinerja guru di Kabupaten Semarang saat ini belum optimal. Hal itu disebabkan beberapa faktor, di antaranya banyak Kepala Sekolah yang belum memahami fitur PMM, belum ada tim teknis yang mendampingi, serta belum adanya pemantauan penilaian kinerja.

“Melalui Gula Kelappa, kami bisa melakukan pemantauan dan analisis data PMM. Dari situ akan diketahui sejauh mana predikat kinerja guru,” kata Asih (sapaan akrabnya) usai launching Gula Kelappa di aula Kantor Disdikbudpora Kabupaten Semarang di Ungaran, Kamis (11/7/2024).

Setelah mengetahui kinerja guru, lanjut Asih, langkah selanjutnya adalah pengembangan kompetensi guru yang masih memiliki predikat kurang hingga cukup baik melalui pelatihan tambahan. Hingga saat ini pihaknya belum dapat memetakan berapa jumlah guru yang akan diberikan bimbingan teknis kaitannya dengan pengembangan kompetensi.

“Kalau untuk jangka pendek, sasaran kita melatih 260 guru SD dan SMP. Sedangkan jangka menengah ada 380 guru SD dan 120 guru SMP dengan predikat kinerja kurang hingga cukup,” urainya.

Untuk diketahui, penetapan predikat kinerja guru adalah langkah akhir dalam pengelolaan kinerja guru. Kepala Sekolah memiliki tanggung jawab penuh dalam menetapkan predikat ini setelah Kepala Dinas Pendidikan menetapkan Predikat Kinerja Organisasi untuk Satuan Pendidikan yang berada di bawah wewenangnya. Predikat tersebut mencakup istimewa, baik, butuh perbaikan, kurang, hingga sangat kurang. (win)

BACA JUGA :

Disdikbudpora Kabupaten Semarang memperketat verifikasi piagam prestasi pada pelaksanaan SPMB 2026 untuk memastikan keabsahan dokumen calon peserta didik jalur prestasi. Proses pemeriksaan dilakukan hingga malam hari karena tingginya jumlah piagam yang masuk, sekaligus mengantisipasi penggunaan dokumen tidak sesuai ketentuan dalam seleksi penerimaan siswa baru.
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Perketat Verifikasi Piagam Prestasi, Antisipasi Dokumen Aspal dalam SPMB 2026
Majelis Masyayikh di Sidang MK Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren
Majelis Masyayikh di Sidang MK: Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Semarang memicu kekhawatiran sejumlah orang tua karena status pendaftaran anak belum terverifikasi hingga hari kedua pelaksanaan, Rabu (3/6/2026). Banyak calon murid mendatangi SMP Negeri 2 Ungaran untuk memastikan proses seleksi, sementara pihak sekolah menyebut verifikasi dilakukan bertahap akibat tingginya jumlah pendaftar dan banyaknya kesalahan administrasi.
Cemas Status Pendaftaran Murid Belum Bergerak, Orang Tua Cari Kepastian ke Sekolah
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, resmi membuka pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula Ganesha Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Selasa (2/6/2026). Pembukaan SPMB menandai dimulainya persaingan ribuan calon siswa untuk masuk sekolah favorit melalui proses seleksi yang berlangsung secara daring pada 2–4 Juni 2026 dengan prinsip objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.
Pembukaan SPMB di Salatiga, 2.500 Siswa Bersaing Rebut Sekolah Bergengsi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Gubernur Ahmad Luthfi
Jalan Randublatung–Cepu Jadi Prioritas, Gubernur Ahmad Luthfi Janjikan Perbaikan Maksimal September 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan ruas jalan Randublatung–Cepu di Kabupaten Blora menjadi prioritas perbaikan melalui Anggaran Perubahan 2026 setelah kondisi jalan rusak memicu protes warga....
santri di era digital
Pesantren di Era Digital: Menjaga Akar Peradaban di Tengah Arus Perubahan Zaman
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan arus informasi, pesantren tetap bertahan sebagai lembaga pendidikan yang membentuk karakter, akhlak, dan spiritualitas santri. Tradisi mondok dinilai...
Disdikbudpora Kabupaten Semarang memperketat verifikasi piagam prestasi pada pelaksanaan SPMB 2026 untuk memastikan keabsahan dokumen calon peserta didik jalur prestasi. Proses pemeriksaan dilakukan hingga malam hari karena tingginya jumlah piagam yang masuk, sekaligus mengantisipasi penggunaan dokumen tidak sesuai ketentuan dalam seleksi penerimaan siswa baru.
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Perketat Verifikasi Piagam Prestasi, Antisipasi Dokumen Aspal dalam SPMB 2026
Disdikbudpora Kabupaten Semarang memperketat verifikasi piagam prestasi pada pelaksanaan SPMB 2026 untuk memastikan keabsahan dokumen calon peserta didik jalur prestasi. Proses pemeriksaan dilakukan hingga...
Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
Satresnarkoba Polres Salatiga menangkap dua pengedar sabu berinisial SSI alias Kecing dan AW alias Mento di Kecamatan Sayung, Demak, Selasa malam. Penangkapan dilakukan setelah pengembangan kasus pengguna...
Majelis Masyayikh di Sidang MK Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren
Majelis Masyayikh di Sidang MK: Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren
Ketua Majelis Masyayikh sekaligus Ketua Tanfidziyah PWNU, Abdul Ghaffar Rozin, menegaskan negara wajib membiayai pendidikan pesantren saat sidang uji materi UU Pesantren di Mahkamah Konstitusi, Rabu (3/6/2026)....
Muat Lebih

POPULER

Disdikbudpora Kabupaten Semarang Kaji Pembangunan SMP Baru di Pringapus dan Tuntang
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Kaji Pembangunan SMP Baru di Pringapus dan Tuntang
Grup hadroh modern Ukhti Salam Bernada (USB) yang beranggotakan 17 pensiunan pejabat Pemerintah Kota Salatiga tampil memukau dalam acara Patlikuran di rumah dinas wali kota, Sabtu (23/5/2026). Dibentuk pada Februari 2026 sebagai wadah silaturahmi dan berkarya, grup ini memadukan rebana dengan alat musik modern serta telah menerima sejumlah undangan pentas di berbagai daerah sekitar Salatiga.
Meriahkan Acara Patlikuran, Hadroh USB Tampil Memukau Ratusan Penonton di Rumdis Walikota
Siswi SD Negeri Salatiga 06, Kiandra Isna Aisha Anindhita, mencatat prestasi gemilang dengan meraih nilai sempurna pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Capaian tersebut mengantarkan Kiandra menjadi peraih nilai rata-rata tertinggi tingkat sekolah dasar di Kota Salatiga, sekaligus menunjukkan kualitas pendidikan dasar yang terus berkembang melalui kerja keras siswa, dukungan keluarga, dan sekolah.
Kiandra, Siswi SDN 06 Salatiga Raih Nilai Sempurna dalam TKA 2026

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved