URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seorang remaja asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, bernama Shely Visesa (19) ditemukan selamat di Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Minggu (2/8/2026) malam. Penemuan tersebut merupakan hasil koordinasi Polres Sukabumi dan Polres Demak setelah laporan orang hilang diterima melalui Call Center Polri 110, sehingga korban berhasil ditemukan dan dipertemukan kembali dengan keluarganya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sempat Hilang Sepekan, Remaja Asal Sukabumi Ditemukan Selamat di Demak

Sempat Hilang Sepekan, Remaja Asal Sukabumi Ditemukan Selamat di Demak

Sempat Hilang Sepekan, Remaja Asal Sukabumi Ditemukan Selamat di Demak

featured-img

DEMAK – Seorang remaja perempuan asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang dilaporkan hilang selama hampir sepekan akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat di wilayah Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Minggu (2/8/2026) malam.

Remaja bernama Shely Visesa (19) tersebut berhasil ditemukan setelah adanya koordinasi antara Polres Sukabumi dan Polres Demak menyusul laporan orang hilang yang diterima melalui layanan Call Center Polri 110.

Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra mengatakan, setelah menerima informasi tersebut, personel Polres Demak langsung menyebarkan identitas serta ciri-ciri Shely kepada seluruh Polsek jajaran untuk mempercepat proses pencarian.

“Sesaat setelah informasi kami terima, personel langsung bergerak dengan menyebarkan identitas dan ciri-ciri korban kepada seluruh Polsek jajaran. Langkah cepat itu akhirnya membuahkan hasil karena yang bersangkutan berhasil ditemukan dalam keadaan selamat,” kata AKBP Samel, Senin (3/8/2026).

Informasi dari Polres Sukabumi diterima operator Call Center 110 Polres Demak pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 19.10 WIB. Berdasarkan laporan tersebut, Shely diduga berada di wilayah Kabupaten Demak setelah hampir satu minggu tidak kembali ke rumah.

Piket Pamapta Polres Demak kemudian meneruskan informasi dan ciri-ciri Shely kepada seluruh Polsek jajaran.

Pencarian membuahkan hasil pada Minggu malam sekitar pukul 22.45 WIB. Seorang perempuan datang ke Mapolsek Mranggen dengan ciri-ciri yang sesuai dengan informasi orang hilang yang sebelumnya diterima petugas.

Anggota Polsek Mranggen kemudian berkoordinasi dengan piket Pamapta Polres Demak untuk melakukan verifikasi dan memastikan identitas perempuan tersebut.

Setelah identitasnya dipastikan sebagai Shely, polisi segera menghubungi pihak keluarga. Heri Kurnia, paman Shely yang saat itu tengah mencari keponakannya di wilayah Demak, kemudian datang ke Polsek Mranggen dan memastikan bahwa perempuan tersebut adalah anggota keluarganya yang dilaporkan hilang.

Menurut keterangan keluarga, Shely meninggalkan rumahnya di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (27/7/2026) dengan alasan hendak bekerja. Namun hingga malam hari, Shely tak kunjung kembali sehingga keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cibadak.

Pada Jumat (31/7/2026), Shely sempat menghubungi keluarganya dan mengaku berada di Kabupaten Demak dalam kondisi panik, lemas, serta belum makan.

Keluarga kemudian mengirimkan uang dan meminta Shely mendatangi kantor polisi terdekat sembari menunggu dijemput. Namun setelah itu komunikasi kembali terputus karena telepon selulernya tidak lagi aktif.

Setelah berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, Shely bersama pamannya untuk sementara berada di Polsek Mranggen sambil menunggu kedatangan anggota keluarga lainnya dari Sukabumi.

Kapolres Demak menyebut keberhasilan tersebut menunjukkan pentingnya koordinasi lintas wilayah dalam menindaklanjuti laporan masyarakat.

“Kami bersyukur Shely dapat ditemukan dalam kondisi selamat. Sinergi antarsatuan kepolisian menjadi kunci dalam setiap penanganan laporan, sehingga masyarakat bisa segera memperoleh kepastian dan bantuan. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor apabila mengalami kejadian serupa,” pungkasnya.

BACA JUGA :

Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Daihatsu Xenia bernopol D 1712 DW terbakar sekitar 100 meter setelah mengisi BBM di SPBU Kampung Kali, Jalan Mayjen Sutoyo, Semarang, Senin (17/8/2026) malam. Pertamina menyebut pengemudi diketahui merokok sebelum kendaraan terbakar, sementara penyebab pasti insiden masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dan keterangan resmi kepolisian.
Mobil Xenia Terbakar 100 Meter dari SPBU, Pertamina Soroti Empat Galon BBM
Pengemudi Toyota Innova berinisial SW, warga Ambarawa, diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat terlibat kecelakaan dengan Honda Vario di Jalan Fatmawati, Blotongan, Salatiga, Sabtu (16/8/2026) tengah malam. Korban mengalami luka ringan. Kedua pihak berdamai, sementara polisi tetap menilang SW karena mengemudi dalam pengaruh miras.
Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai
Musim kemarau menyebabkan tanaman padi berusia sekitar 20 hari setelah semai di Dusun Pluwang, Desa Wringin Putih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, mati akibat pasokan irigasi tidak mencukupi. Kondisi ini membuat petani penggarap mengalami kerugian jutaan rupiah setelah sebelumnya menghadapi gagal panen akibat serangan hama tikus pada musim tanam sebelumnya.
Kemarau Bikin Sawah Mengering, Petani Wringin Putih Tekor Jutaan Rupiah

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan