KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pantau Pajak, Pemkab Kendal Pasang 100 Alat Perekam Transaksi

Pantau Pajak, Pemkab Kendal Pasang 100 Alat Perekam Transaksi

Pantau Pajak, Pemkab Kendal Pasang 100 Alat Perekam Transaksi

Warga menyetorkan pajak ke Kantor Bakeuda Komplek Perkantoran Setda Kendal . (fOTO: edi prayitno)

RASIKAFM – Badan Keuangan Daerah Kendal akan memasang 100 alat perekam transaksi di restoran, kafe dan hotel di Kabupaten Kendal. Pemasangan alat perekam transaksi ini untuk memberikan pengawasan terkait pungutan pajak yang ditarik pengusaha hotel, restoran dan kafe.

Badan Keuangan Daerah Kendal, Agus Dwi mengatakan, alat perekam ini untuk memantau transaksi belanja dari konsumen, dan alat ini akan merekam jumlah pajak restoran dan hotel yang dibayarkan konsumen yang ditarik pengusaha. Dengan alat ini diharapkan ada kesamaan antara pajak yang dipungut dari masyarakat melalui pengusaha hotel, restoran dan kafe dengan yang dibayarkan ke pemerintah. Nantinya mesin perekam transaksi ini akan bertahap di pasang.

Agus Dwi menambahkan, di Kendal saat ini jumlah hotel ada 46, retoran 86 dan tempat hiburan ada 49, sehingga masih ada kekurangan untuk alat perekamnya. Nantinya data yang sudah ada di alat perekam transaksi ini disinkronkan dengan data pajak pengusaha hotel, restoran dan kafe sehingga apa yang sudah dipungut dari pengunjung bisa disetorkan ke pemerintah dan dimanfaatkan untuk pembangunan.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]