KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pantau Pajak, Pemkab Kendal Pasang 100 Alat Perekam Transaksi

Pantau Pajak, Pemkab Kendal Pasang 100 Alat Perekam Transaksi

Pantau Pajak, Pemkab Kendal Pasang 100 Alat Perekam Transaksi

Warga menyetorkan pajak ke Kantor Bakeuda Komplek Perkantoran Setda Kendal . (fOTO: edi prayitno)

RASIKAFM – Badan Keuangan Daerah Kendal akan memasang 100 alat perekam transaksi di restoran, kafe dan hotel di Kabupaten Kendal. Pemasangan alat perekam transaksi ini untuk memberikan pengawasan terkait pungutan pajak yang ditarik pengusaha hotel, restoran dan kafe.

Badan Keuangan Daerah Kendal, Agus Dwi mengatakan, alat perekam ini untuk memantau transaksi belanja dari konsumen, dan alat ini akan merekam jumlah pajak restoran dan hotel yang dibayarkan konsumen yang ditarik pengusaha. Dengan alat ini diharapkan ada kesamaan antara pajak yang dipungut dari masyarakat melalui pengusaha hotel, restoran dan kafe dengan yang dibayarkan ke pemerintah. Nantinya mesin perekam transaksi ini akan bertahap di pasang.

Agus Dwi menambahkan, di Kendal saat ini jumlah hotel ada 46, retoran 86 dan tempat hiburan ada 49, sehingga masih ada kekurangan untuk alat perekamnya. Nantinya data yang sudah ada di alat perekam transaksi ini disinkronkan dengan data pajak pengusaha hotel, restoran dan kafe sehingga apa yang sudah dipungut dari pengunjung bisa disetorkan ke pemerintah dan dimanfaatkan untuk pembangunan.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
[pekok2]