KABAR RASIKA

Pastikan Akurasi Data, BPJS Kesehatan Ungaran Gelar Rekonsiliasi dengan Pemda

Pastikan Akurasi Data, BPJS Kesehatan Ungaran Gelar Rekonsiliasi dengan Pemda

Pastikan Akurasi Data, BPJS Kesehatan Ungaran Gelar Rekonsiliasi dengan Pemda

RasikaFM, Ungaran – BPJS Kesehatan Cabang Ungaran bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal, dan Kota Salatiga menggelar rekonsiliasi iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) triwulan III tahun 2025 pada Selasa (23/09). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan akurasi data keuangan iuran peserta, khususnya Pekerja Penerima Upah (PPU) serta Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja (PBPU BP) yang iurannya ditanggung Pemda.

Kegiatan dibuka oleh Kepala BPJS Kesehatan Ungaran, Subkhan, yang menyampaikan capaian Universal Health Coverage (UHC) per 1 September 2025. Kabupaten Semarang mencapai cakupan 98,30% dengan keaktifan peserta 78,42%, Kabupaten Kendal 98,68% dengan keaktifan 74,62%, dan Kota Salatiga 99,96% dengan keaktifan 90,25%.

“Untuk mencapai UHC Non Cut Off, minimal 80% dari total penduduk harus berstatus peserta aktif. Kami harap pada Oktober mendatang data peserta PBPU BP Pemda yang masuk kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI) dapat segera dilakukan replace agar UHC prioritas tetap terjaga,” jelas Subkhan.

Selain itu, BPJS Kesehatan mencatat jumlah peserta PBPU yang menunggak masih cukup tinggi sehingga memengaruhi tingkat keaktifan. Namun demikian, penambahan peserta PBPU BP Pemda terus meningkat konsisten setiap bulan sejak awal tahun.

Subkhan menambahkan, kolaborasi dengan pemerintah daerah sangat penting untuk memastikan pembayaran iuran tepat waktu, sesuai jumlah, dan didukung regulasi serta alokasi anggaran yang memadai.

Untuk mendukung pelayanan, masyarakat dapat memanfaatkan berbagai kanal layanan seperti Mobile JKN, Virtual Office Layanan Peserta (VIOLA), BPJS Keliling, atau langsung ke kantor pelayanan. Layanan VIOLA memungkinkan peserta mengurus administrasi via Zoom tanpa harus datang ke kantor cabang.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Seksi Bank KPPN Semarang II Siswo Nugroho menekankan pentingnya rekonsiliasi iuran sebagai langkah meningkatkan sinergi dan mitigasi risiko temuan auditor.

“Ketersediaan anggaran jaminan kesehatan harus dipastikan agar sesuai dengan ketentuan APBD. Hal ini juga untuk mencegah pemotongan Dana Alokasi Umum akibat ketidaksesuaian data,” tegas Nugroho.

Ia menambahkan, jaminan kesehatan sebagai bagian dari sistem jaminan sosial nasional sangat penting untuk menjamin setiap orang mendapat akses layanan kesehatan sesuai segmentasinya.

BACA JUGA :

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan 31 Asuransi Kesehatan Tambahan
BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan 31 Asuransi Kesehatan Tambahan
Akses JKN Makin Luas, Mutu Layanan Faskes Jadi Perhatian
Akses JKN Makin Luas, Mutu Layanan Faskes Jadi Perhatian
BPJS Kesehatan memperkuat standar pelayanan publik melalui Customer eXcellence 126 atau CX126 yang mengukur kualitas layanan di 126 kantor cabang. Program ini menekankan pelayanan yang mudah, cepat, setara, dan solutif dengan melibatkan pengalaman peserta. Hasil penilaian diharapkan menjadi acuan perbaikan berkelanjutan agar kualitas layanan JKN lebih konsisten di seluruh Indonesia.
BPJS Kesehatan Uji Kualitas Pelayanan Lewat CX126: Peserta JKN Tak Cuma Butuh Cepat, Tapi Juga Kepastian
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Kebakaran melanda tiga rumah warga di Ngentak, Kelurahan Tingkir Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Sabtu (17/10/2026). Petugas Damkar Kota Salatiga bersama tim gabungan berhasil memadamkan api sekitar...
Prihatin Suryaningtyas, guru IPA SMP Muhammadiyah Plus Salatiga, lolos seleksi nasional Program Korean e-Learning Improvement Cooperation (KLIC) 2026, hasil kerja sama Kemendikdasmen RI dengan lembaga pendidikan Gangwon, Korea Selatan. Program ini bertujuan meningkatkan literasi digital dan keterampilan guru dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran. Prihatin dijadwalkan mengikuti pelatihan lapangan di Korea Selatan pada 17–24 Oktober 2026.
Prihatin Suryaningtyas, Guru SMP Muhammadiyah Salatiga Lolos Belajar Gratis ke Korea
Prihatin Suryaningtyas, guru IPA SMP Muhammadiyah Plus Salatiga, lolos seleksi nasional Program Korean e-Learning Improvement Cooperation (KLIC) 2026, hasil kerja sama Kemendikdasmen RI dengan lembaga...
Sidorejo Kidul Kekeringan, Pemkot Salatiga Distribusi 5
Sidorejo Kidul Kekeringan, Pemkot Salatiga Distribusi 5.000 Liter Air, Cukupkah?
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan meninjau penyaluran 5.000 liter air bersih bagi warga Druju, Kelurahan Sidorejo Kidul, Kecamatan Tingkir, pada 14 Oktober 2026. Bantuan dari PDAM Kota Salatiga tersebut...
Menjelang Pilkades Susukan, Kabupaten Semarang, pada 14 Desember 2026, kepala desa petahana Joni Anwar memberikan klarifikasi atas isu yang beredar di media sosial terkait kerja sama PT Wilbert dan penyewaan tanah kas desa. Joni membantah mengambil keuntungan pribadi, sementara praktisi hukum Muhammad Sofyan mengingatkan pentingnya menyampaikan informasi berdasarkan data dan fakta.
Diterpa Isu Miring, Joni Anwar Buka Suara, Tegaskan BPD dan Perangkat Desa tidak Ambil Keuntungan
Menjelang Pilkades Susukan, Kabupaten Semarang, pada 14 Desember 2026, kepala desa petahana Joni Anwar memberikan klarifikasi atas isu yang beredar di media sosial terkait kerja sama PT Wilbert dan penyewaan...
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang,...
Muat Lebih

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]