URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho melakukan survei di Tol Jakarta-Merak untuk memastikan kesiapan Operasi Ketupat 2025, khususnya bagi kendaraan yang menuju jalur penyeberangan ke Sumatera. Dalam survei tersebut, ia menerima paparan dari Kasat Lantas Polresta Tangerang AKP Riska Tri Arditia dan Kasat Lantas Polresta Serang Kota AKP Bevan Raga Utama mengenai kondisi lalu lintas serta strategi penguraiannya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pastikan Mudik Lancar, Kakorlantas Lakukan Survei Tol Jakarta – Merak

Pastikan Mudik Lancar, Kakorlantas Lakukan Survei Tol Jakarta – Merak

Pastikan Mudik Lancar, Kakorlantas Lakukan Survei Tol Jakarta – Merak

Kakorlantas Polri, Agus Suryo saat menjelaskan persiapan arus mudik didepan wartawan
featured-img

RASIKAFM.COM | JAKARTA – Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho melakukan survei di Tol Jakarta-Merak untuk memastikan kesiapan Operasi Ketupat 2025, khususnya bagi kendaraan yang akan menuju jalur penyeberangan ke Sumatera.

Dalam kesempatan tersebut, Kakorlantas menerima paparan dari Kasat Lantas Polresta Tangerang AKP Riska Tri Arditia dan Kasat Lantas Polresta Serang Kota AKP Bevan Raga Utama, terkait kondisi lalu lintas serta strategi penguraiannya.

Kakorlantas menjelaskan bahwa pihaknya akan menerapkan skema rekayasa lalu lintas berupa delaying system untuk memperlambat kendaraan menuju Merak jika terjadi kepadatan di pintu masuk pelabuhan.

“Ada rangkaian yang lebih optimal apabila ada kondisi merah ini akan dilakukan delaying system, kami cek langsung sekarang yang ada di Kilometer 68 tadi memperlambat kendaraan yang akan menuju ke Merak,” kata Kakorlantas melaui siaran persnya Sabtu (15/3/2025).

Ia menambahkan bahwa jika antrean di Merak semakin panjang, kendaraan akan dialihkan ke Rest Area Kilometer 43 untuk diterapkan delaying system kembali.

“Kalau kapasitas kendaraan cukup banyak dan terjadi antrean yang cukup panjang, kita akan tarik lagi ke Kilometer 43 Rest Area, di sana akan kita lakukan delaying system lagi,” sambungnya.

Lebih lanjut, jika kepadatan masih terjadi, kendaraan akan diarahkan ke Rest Area Kilometer 13 guna memastikan para pemudik tetap terlayani dengan baik.

“Sehingga harapan kita para pemudik atau duta-duta pemudik yang akan ke Sumatera bisa terlayani dengan baik. Baik itu penumpang dengan kendaraan pribadi, kendaraan berat, termasuk roda dua ini sudah dilakukan sistem yang baik,” ungkap Kakorlantas.

Selain itu, Kakorlantas menegaskan bahwa pihaknya telah memetakan jalur pemudik yang hendak menyeberang menuju pelabuhan-pelabuhan di Lampung untuk mengurai kepadatan kendaraan.

“Jadi ada tiga pelabuhan, yang ada di Merak sudah kita persiapkan menuju Pelabuhan Bakauheni, Pelabuhan Ciwandan menuju Pelabuhan Wika Beton, dan Pelabuhan BBJ akan mengarah ke Pelabuhan BBJ Lampung,” pungkasnya.

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga