KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pekan Kedua Ramadan, Harga Beras dan Telur di Pasar Bandarjo Ungaran Mulai Turun

Pekan Kedua Ramadan, Harga Beras dan Telur di Pasar Bandarjo Ungaran Mulai Turun

Pekan Kedua Ramadan, Harga Beras dan Telur di Pasar Bandarjo Ungaran Mulai Turun

Foto: /IST

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Memasuki minggu kedua Ramadan, sejumlah harga bahan pokok di Kabupaten Semarang, terutama di wilayah Ungaran mengalami penurunan.

Dari pantauan di beberapa toko di Pasar Bandarjo Ungaran pada Selasa (26/3/2024), harga beras berbagai jenis dipatok antara Rp15 ribu hingga Rp16.500 per kilogramnya. Meskipun terbilang masih relatif tinggi, harga beras saat ini terbilang lebih rendah dibanding senelumnya yang bisa mencapai Rp18 ribu untuk beras premium.

Selain beras, telur ayam juga mengalami penurunan harga. Sebelumnya, harga telur ayam di pasar-pasar mencapai Rp31 ribu per kilogram.

Salah seorang pemilik toko Karti menyebutkan harga telur ayam per kilogramnya dipatok Rp26.500. “Sebelumnya sampai Rp30 ribu,” ujar Karti.

Meskipun terdapat penurunan harga pada beras dan telur ayam, minyak goreng curah justru mengalami kenaikan harga menjadi Rp16.000-18.000 per liter.

“Padahal umumnya harga (minyak goreng) antara Rp14.000 hingga Rp15.000,” imbuhnya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]