KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pekerja Migran Asal Kabupaten Semarang Jadi Korban Kebakaran Apartemen di Hong Kong, Anak Kenang Percakapan Terakhir

Pekerja Migran Asal Kabupaten Semarang Jadi Korban Kebakaran Apartemen di Hong Kong, Anak Kenang Percakapan Terakhir

Pekerja Migran Asal Kabupaten Semarang Jadi Korban Kebakaran Apartemen di Hong Kong, Anak Kenang Percakapan Terakhir

Andre Mahrozi menunjukkan foto almarhumah ibunya Siti Fatonah, yang menjadi salah satu korban jiwa dalam musibah kebakaran apartemen Wang Fuk Court, Distrik Tai Po, Hong Kong, Jumat (12/12/2025). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN — Duka menyelimuti keluarga Siti Fatonah, pekerja migran Indonesia asal Dusun Krajan, Desa Krandon Lor, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, yang meninggal dunia dalam kebakaran apartemen di Hong Kong.

Korban diketahui menjadi satu di antara korban jiwa dalam kebakaran besar yang melanda kompleks apartemen Wang Fuk Court, Distrik Tai Po, Hong Kong, pada akhir November 2025.

Pada Jumat (12/12/2025) sore, rumah duka dipenuhi suasana haru. Putra almarhumah, Andre Mahrozi (25), tampak masih terpukul atas kepergian ibunya. Ia mengatakan, komunikasi terakhir dengan sang ibu terjadi pada pagi hari sebelum kebakaran.

“Sempat video call. Ibu cuma tanya saya sudah makan atau belum,” ujar Andre.

Menurut Andre, pada malam hari setelah kejadian, keluarga mendapat kabar dari rekan kerja ibunya bahwa Siti Fatonah tidak dapat dihubungi. Sejak saat itu, keluarga hanya bisa menunggu kepastian di tengah informasi kebakaran yang belum juga padam.

“Kami dapat kabar apinya besar dan belum bisa dipadamkan sampai beberapa hari,” katanya.

Kepastian mengenai nasib korban baru diterima keluarga pada Sabtu (29/11/2025) melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI). Almarhumah dipastikan meninggal dunia akibat peristiwa tersebut.

Andre menuturkan, ibunya telah bekerja sebagai PMI di Hong Kong selama sekitar tujuh tahun. Almarhumah sempat berencana pulang dan menetap di kampung halaman setelah kontrak kerjanya berakhir dua tahun ke depan.

“Rencananya ibu mau pulang dan tidak ke luar negeri lagi,” ujarnya.

Kebakaran di kompleks Wang Fuk Court tercatat sebagai salah satu insiden terburuk di Hong Kong. Api mulai muncul pada Rabu (26/11/2025) pukul 14.51 waktu setempat dan cepat merambat ke sejumlah blok. Status kebakaran dinaikkan hingga level tertinggi atau 5-alarm, dan baru berhasil dipadamkan setelah lebih dari 43 jam pada Jumat (28/11/2025). Ratusan orang dilaporkan meninggal dunia, termasuk sejumlah warga negara Indonesia.

Camat Suruh, Vega Lazuardi, yang datang melayat ke rumah duka, menyampaikan bahwa pemerintah melalui Kementerian P2MI dan Kementerian Luar Negeri tengah mengupayakan percepatan pemulangan jenazah ke Indonesia.

“Proses administrasi lintas negara memang membutuhkan waktu, namun negara memastikan seluruh tahapan pemulangan jenazah dilakukan tanpa biaya apa pun bagi keluarga,” kata Vega.

Pada kesempatan tersebut, rombongan dari Kementerian P2MI menyerahkan santunan sebesar Rp20 juta kepada keluarga korban. Santunan diterima oleh suami almarhumah, Triyono, didampingi kedua anaknya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
Toyota Land Cruiser LC 300 menjadi salah satu kendaraan yang menarik perhatian pengunjung GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Rabu (30/9/2026). SUV premium tersebut diperkenalkan kepada masyarakat Jawa Tengah dengan menawarkan perpaduan desain gagah, kabin mewah, performa kuat, serta kemampuan off-road.
Land Cruiser LC 300 Mencuri Perhatian di GIIAS Semarang 2026
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendorong peningkatan kesejahteraan anggota Linmas melalui perluasan kesempatan kerja sebagai tenaga keamanan dan kebersihan. Hal itu disampaikan saat Apel Besar Aslinmas dan Abpedmas se-Jawa Tengah di Stadion Pandanaran Wujil, Kabupaten Semarang, Rabu (30/9/2026), yang diikuti lebih dari 7.000 anggota Linmas.
Saat Peserta Apel Aslinmas Berebut Ajak Foto KDM dan Sherly Tjoanda
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
[pekok2]