[adinserter name="Block 5"]
[adinserter name="Block 4"]

KABAR RASIKA

Aparat Bersatu Padu Padamkan Api yang Menghanguskan Pohon Bambu

Aparat Bersatu Padu Padamkan Api yang Menghanguskan Pohon Bambu

Aparat Bersatu Padu Padamkan Api yang Menghanguskan Pohon Bambu

Petugas padamkan api (Foto dok IST)

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Kebakaran pohon bambu itu terjadi di belakang rumah milik Rusman, RT 03 RW 06, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Berdasarkan informasi di lokasi, kebakaran bermula saat pemilik rumah membakar ban sepeda motor bekas di dekat rumpun bambu. Api dengan cepat kemudian merambat dan membakar pohon bambu sehingga membutuhkan penanganan untuk mencegah api meluas ke area sekitar.

Mendapat laporan tersebut, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Tegalrejo bersama warga sekitar segera melakukan upaya pemadaman dan evakuasi. Tak lama kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kota Salatiga tiba di lokasi untuk memadamkan api hingga situasi berhasil dikendalikan.

Proses pemadaman melibatkan berbagai unsur, di antaranya Tim Damkar Kota Salatiga, unsur Kecamatan Argomulyo, Kasi Pemerintahan, Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Pemtrantibum) Kecamatan, Kasi Pemtrantibum Kelurahan Tegalrejo, personel piket Polsek Argomulyo, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta warga sekitar.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian material hanya berupa pohon bambu yang terbakar.
Setelah proses pemadaman selesai, petugas memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan” . Ujar Tomi warga sekitar.

BACA JUGA :

Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau belum terdeteksi mencapai permukaan Jawa Tengah berdasarkan pemantauan dan uji paper test di sejumlah wilayah, termasuk Semarang, Tegal, dan Cilacap. Pemprov Jateng, BPBD, BMKG, dan Dinkes meminta masyarakat tetap waspada tanpa panik, terutama terhadap paparan PM2,5 dan debu selama musim kemarau yang dapat memicu gangguan pernapasan.
Imbas GAK, Pemkot Semarang Minta Warga tidak Panik
Sebanyak 31 sapi di Kota Salatiga terkonfirmasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang Januari hingga 4 September 2026. Dispangtan Salatiga menyebut lalu lintas sapi dari luar daerah menjadi faktor utama penyebaran penyakit. Dari jumlah tersebut, 30 sapi telah sembuh dan satu dipotong paksa, sementara saat ini tidak ada kasus aktif.
31 Sapi di Salatiga Terjangkit PMK, Dinas Pantau Lalu Lintas Ternak
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px