URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pada Selasa (28/5/2024), ratusan pemuda antusias mendatangi Salatiga Job Fair 2024 yang diadakan oleh Pemkot Salatiga melalui Diperinnaker di aula UIN Salatiga. Acara dua hari ini diikuti oleh 62 perusahaan ternama dari berbagai sektor. Pj. Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, menyatakan bahwa job fair ini rutin diadakan dua kali setahun untuk mengurangi pengangguran dan menyejahterakan masyarakat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemkot Salatiga Gelar Job Fair, Upaya Tekan Angka Pengangguran, 62 Perusahaan Buka Lowongan

Pemkot Salatiga Gelar Job Fair, Upaya Tekan Angka Pengangguran, 62 Perusahaan Buka Lowongan

Pemkot Salatiga Gelar Job Fair, Upaya Tekan Angka Pengangguran, 62 Perusahaan Buka Lowongan

Para pencari kerja sangat antusias di acara Salatiga Job Fair 2024. ( foto ist).
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Ratusan orang yang rata-rata usia masih muda, antusias mendatangi Salatiga Job Fair 2024 yang digelar Pemkot Salatiga melalui Diperinnaker di aula UIN Salatiga, Selasa (28/5/2024).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 28-29 Mei 2024 ini diikuti oleh 62 perusahaan ternama dari berbagai sektor.

Penjabat Wali Kota Salatiga Yasip Khasani mengatakan, job fair ini dilaksanakan secara rutin oleh Pemkot Salatiga dua kali dalam satu tahun. Selain untuk mengurangi pengangguran, juga menjadi komitmen pemerintah untuk menyejahterakan masyarakat.

“Salatiga Job Fair ini merupakan wujud komitmen Pemkot Salatiga dalam membantu masyarakat mendapatkan pekerjaan yang layak dan sesuai dengan minat dan bakat mereka,” ujar Pj. Wali Kota, Yasip Khasani, M.M saat membuka acara Salatiga Job Fair, Selasa (28/5/2024).

Juga hadir dalam kesempatan ini Forkopimda plus Komandan Korem, Disnaker Prov. Jateng, Kepala OPD, segenap pimpinan perusahaan .

Karena efek positif yang ditimbulkan dari job fair ini, maka Yasip mengusulkan agar kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, sehingga akan lebih banyak yang bergabung.

“Kegiatan ini terbuka secara umum, jadi tidak hanya dari Kota Salatiga saja, melainkan dari wilayah di sekitarnya juga dipersilahkan mengikuti. Pada tahap pertama, pendaftar yang terdata sebanyak 4124 dan tahap kedua 4435, ini adalah jumlah pendaftar di tahun 2023 lalu. Andai saja kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, tidak menutup kemungkinan akan mencapai 10.000 pendaftar,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Disperinnaker, Susanto Adi Wibowo, S.T., M.T mengatakan, Pemkot Salatiga berhasil menurunkan angka pengangguran yang signifikan di tahun lalu.

“Data di tahun 2023, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Salatiga sebesar 4,57%. Angka ini memang sedikit di bawah angka TPT rata-rata kabupaten/kota di Prov. Jateng. TPT di Kota Salatiga telah mengalami penurunan yang cukup signifikan. Tahun 2021, TPT Salatiga sebesar 7,26%, kemudian pada data 2022 bisa kita tekan menjadi 5,58%. Dan Syukur Alhamdulillah, di tahun 2023 kita sudah berhasil menekan hingga di angka 4,57%,” jelasnya.

Dikatakannya, kegiatan ini merupakan momentum berharga yang difasilitasi Pemkot Salatiga dalam rangka mempertemukan para pencari kerja dan perusahaan yang sedang membutuhkan pekerjaan.

“ Kami berharap di tahun ini tingkat penggangguran terbuka di Salatiga dapat ditekan, salah satunya dengan Job Fair seperti ini,” katanya.

Kurnia, salah satu pencari kerja yang turut serta dalam Job Fair mengaku cukup senang dengan adanya kegiatan tersebut.

“Saya baru lulus SMA, dan ingin mencari kerja untuk membantu meringankan beban orang tua. Senang juga sih dengan acara ini, jadi kita tinggal milih mana yang sesuai. Semoga saja ada yang cocok, “ katanya.

BACA JUGA :

Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
WhatsApp Image 2026-09-01 at 21.14
Dalam Rangka Hari Lahir Kejaksaan Ke-81, Gelar Baksos, Penyaluran Beras di 3 Panti Asuhan
23e7e0c1-4d7c-444b-aaa2-1eea1177273b
Hari Lahir Kejaksaan Ke-81, Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang gelar Baksos, Salurkan Air Bersih.
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved