URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memastikan siap untuk menyambut perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru). Sejumlah perencanaan untuk memperlancar dan mensukseskan perayaan tersebut akan dibahas oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Semarang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemkot Semarang Siap Sambut Perayaaan Nataru

Pemkot Semarang Siap Sambut Perayaaan Nataru

Pemkot Semarang Siap Sambut Perayaaan Nataru

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.
featured-img

RASIKAFM.COM|SEMARANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memastikan siap untuk menyambut perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru). Sejumlah perencanaan untuk memperlancar dan mensukseskan perayaan tersebut akan dibahas oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Semarang.

Plt Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, salah satu fokus yang akan dipersiapkan Pemkot adalah terkait transportasi. Menurutnya, Kota Semarang pada saat Nataru akan menjadi lokasi singgah bagi warga dari luar Kota Semarang.

“Tadi sambutan yang disampaikan dari Kapolri menyampaikan memang harus dilakukan monitoring masalah transportasi karena pastinya khususunya Kota Semarang ini menjadi kota singgah sehingg bagaiamana pola lalu lintasnya,” ujar Mbak Ita sapaan akrabnya disela-sela Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka Pengamanan Nataru di Mapolrestabes Semarang, Jumat (16/12/2022).

Ita menambahkan, selain masalah transportasi, Pemkot Semarang juga akan mengupayakan stabilitas untuk harga bahan pokok. Ita menyebut, harga dari sejumlah komoditas bahan pangan mulai naik.

“Kemudian masalah pangan ini kan yang sudah mulai naik seperti cabai, telur dan beras. Ini yang juga perlu dibahas,” paparnya.

Disisi lain, terkait masalah pengamanan umat dalam merayakan ibadah Natal, pihaknya meminta aparat kepolisian untuk bisa menjamin keamanan dan kenyamanan. “Masalah terorisme yang juga harus diperhatikan juga,” tuturnya.

“Ada beberapa juga disebut yang harus menjadi prioritas bagi Nataru dan ini akan ditindaklanjuti hari Senin (19/12) akan rapat dengan Forkopimda kemudian teman-teman OPD (Organisasi Perangkat Daerah), Camat dan Lurah termasuk dari TNI-POLRI sampai ke bawah,” bebernya.

Sementara itu, Asisten Bidang Pemerintahan Sekda Kota Semarang, Mukhamad Khadik menerangkan, rapar koordinasi dengan Kepolisian terkait pengamanan Nararu di Kota Semarang rencananya akan dilaksanakan pada pukul 16.00 WIB di Mapolrestabes Semarang. Kesiapan pengamanan itu tentunya akan dihadiri oleh Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar dan Komandan Kodim 0733 Kota Semarang Letkol Inf Honi Havana.

“Jadi semua stakeholder yang ada di Kota Semarang akan memaparkan kesiapannya masing-masing. Sehingga harapannya menyangkut Nataru di Semarang betul-betul bisa kondusif apa yang menjadi kebutuhan masyarakat terkait kesiapan sembako, BBM, kemudian pengamanannya dan lainnya semuanya sudah siap dengan sebaiknya,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum