KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pemkot Semarang Siap Sambut Perayaaan Nataru

Pemkot Semarang Siap Sambut Perayaaan Nataru

Pemkot Semarang Siap Sambut Perayaaan Nataru

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.

RASIKAFM.COM|SEMARANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memastikan siap untuk menyambut perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru). Sejumlah perencanaan untuk memperlancar dan mensukseskan perayaan tersebut akan dibahas oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Semarang.

Plt Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, salah satu fokus yang akan dipersiapkan Pemkot adalah terkait transportasi. Menurutnya, Kota Semarang pada saat Nataru akan menjadi lokasi singgah bagi warga dari luar Kota Semarang.

“Tadi sambutan yang disampaikan dari Kapolri menyampaikan memang harus dilakukan monitoring masalah transportasi karena pastinya khususunya Kota Semarang ini menjadi kota singgah sehingg bagaiamana pola lalu lintasnya,” ujar Mbak Ita sapaan akrabnya disela-sela Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka Pengamanan Nataru di Mapolrestabes Semarang, Jumat (16/12/2022).

Ita menambahkan, selain masalah transportasi, Pemkot Semarang juga akan mengupayakan stabilitas untuk harga bahan pokok. Ita menyebut, harga dari sejumlah komoditas bahan pangan mulai naik.

“Kemudian masalah pangan ini kan yang sudah mulai naik seperti cabai, telur dan beras. Ini yang juga perlu dibahas,” paparnya.

Disisi lain, terkait masalah pengamanan umat dalam merayakan ibadah Natal, pihaknya meminta aparat kepolisian untuk bisa menjamin keamanan dan kenyamanan. “Masalah terorisme yang juga harus diperhatikan juga,” tuturnya.

“Ada beberapa juga disebut yang harus menjadi prioritas bagi Nataru dan ini akan ditindaklanjuti hari Senin (19/12) akan rapat dengan Forkopimda kemudian teman-teman OPD (Organisasi Perangkat Daerah), Camat dan Lurah termasuk dari TNI-POLRI sampai ke bawah,” bebernya.

Sementara itu, Asisten Bidang Pemerintahan Sekda Kota Semarang, Mukhamad Khadik menerangkan, rapar koordinasi dengan Kepolisian terkait pengamanan Nararu di Kota Semarang rencananya akan dilaksanakan pada pukul 16.00 WIB di Mapolrestabes Semarang. Kesiapan pengamanan itu tentunya akan dihadiri oleh Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar dan Komandan Kodim 0733 Kota Semarang Letkol Inf Honi Havana.

“Jadi semua stakeholder yang ada di Kota Semarang akan memaparkan kesiapannya masing-masing. Sehingga harapannya menyangkut Nataru di Semarang betul-betul bisa kondusif apa yang menjadi kebutuhan masyarakat terkait kesiapan sembako, BBM, kemudian pengamanannya dan lainnya semuanya sudah siap dengan sebaiknya,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px