KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pemkot Semarang Wajibkan Pendatang Karantina 5 Hari

Pemkot Semarang Wajibkan Pendatang Karantina 5 Hari

Pemkot Semarang Wajibkan Pendatang Karantina 5 Hari

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi

RASIAFM – Pemerintah Kota Semarang mewajibkan warga pendatang menunjukkan surat bebas Covid-19. Jika tidak mampu, Pemkot Semarang mewajibkan warga pendatang menjalani karantina selama lima hari.

Aturan itu tercantum dalam Surat Edaran Wali Kota Semarang tentang pemberlakuan karantina/isolasi bagi warga pendatang pada masa mudik Lebaran dalam rangka pengendalian Covid-19. Bukan hanya berisi kewajiban karantina bagi warga pendatang, dalam surat edaran itu juga berisi larangan mudik atau berpergian ke luar daerah bagi warga Kota Semarang.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyebut, ada empat poin yang wajib diperhatikan dari surat edaran itu. Poin pertama, warga masyarakat termasuk ASN tidak boleh berpergian ke luar dareah. Kedua, jika ada warga pendatang yang masuk ke Kota Semarang wajib membawa surat keterangan sehat atau negatif Covid-19.

Sementara itu poin ketiga, Hendi meminta pendatang yang tidak mampu menunjukkan surat bebas Covid-19 untuk menjalani karantina minimal 5×24 jam. Sedangkan poin keempat, Hendi meminta kepala wilayah mulai dari tingkat RT, RW, lurah hingga camat turut aktif dalam memantau wilayahnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
[pekok2]